Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menjunjung Kebersamaan Dalam Perbedaan: Studi Moderasi Beragama di Indonesia Perspektif Tafsir Maudhu’i Nasher, Abdurrahman; Malihah, Nadia Rosikhoh; Fauziah, Salma; Luthfiyyah, Nayla Desiyana; Santoso, Muhammad Iqbal Firdaus; Saputra, Muhammad Ragil; Fauzi, Asep Muhammad; Muhyi, Asep Abdul; Chodijah, Siti
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 11 (2025): June, 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15568986

Abstract

This research article aims to understand religious moderation in the perspective of the interpretation of the Qur’an thematically/maudhu’I from various classical, modern, and contemporary interpretation books and to find out the existence of religious moderation in Indonesia. The method used is qualitative research by taking data from literature studies from books, scriptures, and journals that have a high H-index and citation rate based on the Publish or Perish application. In this study, it was found that there are five verses of the Qur’an that contain words that are in line with moderation, namely wasathan, wustha, awsath, and wasathan which have the meaning of middle, fair, good, and most important. The real contribution that can be made from this research is as a reference in implementing religious moderation from the interpretation perspective and can be socialized to the Indonesian people. This research focuses on the realm of interpretation related to religious moderation and to add to the intellectual treasury of Islam in facing the challenges of religious life and religiosity to welcome tolerance and peace among religious adherents.
Pelanggaran Terhadap Hukum Oleh Pemerintah Dalam Perspektif Hukum Tata Negara Maulana, Muslaili; Saputra, Muhammad Ragil; Rezki, M Kahfi; Zaki, Mhd
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat kadang merasa rugi akibat dari penerapan tugas dan fungsi pemerintah. Konsep negara Walker berimplementasi pada fungsi negara yang semakin meluas masyarakat kadang merasa dirugikan dengan adanya perluasan fungsi pemerintahan terutama pada masyarakat publik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana konsep dari pelanggaran hukum atas pemerintah dan bagaimana menyelesaikan hal tersebut dengan pendekatan hukum tata negara normatif ataupun syar'i . Perbuatan melanggar hukum pemerintah adalah keputusan pemerintah yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan dan asas-asas umum pemerintahan yang baik baik dalam bentuk melampaui wewenang ataupun bersifat sewenang-wenang. Hal itu merupakan menjadi tugas dari pengadilan umum yang menyelesaikan sengketa perbuatan melanggar hukum pemerintah kemudian bergeser menjadi kompetensi pengadilan tata usaha negara sejak berlakunya peraturan mahkamah agung nomor 2 tahun 2019 dalam hukum Islam . Pengertian ini menggunakan metode penelitian library research yaitu sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder perolehan sumber data menggunakan metode deduktif induktif dan kooperatif kemudian dianalisis secara kualitatif sehingga memperoleh kesimpulan yang diinginkan. Hasil dari penelitian ini adalah di Indonesia menyelesaikan sengketa diatur dalam peraturan mahkamah agung nomor 2 tahun 2019 dan dilakukan melalui proses litigasi di pengadilan umum lalu menjadi kompetensi pengadilan tata usaha negara.