Kesehatan sebagai aspek krusial dalam pembangunan bangsa, karena individu yang sehat mampu berkontribusi lebih baik terhadap komunitasnya. Salah satu kontribusi yang diinisiasi di Padukuhan Kramen, Sidoagung, Godean, Yogyakarta adalah penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Program ini dirancang untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui akses yang lebih mudah terhadap obat herbal, serta membantu menambah pendapatan keluarga. Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat tanaman obat, teknik penanaman, dan penggunaannya untuk kesehatan, serta menekankan pentingnya aktivitas fisik melalui kegiatan seperti senam produktif. Kegiatan penanaman TOGA dan senam produktif dilakukan dengan metode focus group discussion (FGD) yang melibatkan mahasiswa KKN, warga setempat, dan pejabat desa. Diskusi kelompok ini membahas rencana pelaksanaan kedua kegiatan tersebut, memastikan partisipasi aktif dari semua pihak yang terlibat. Kegiatan penanaman TOGA berfokus pada peningkatan akses masyarakat terhadap obat-obatan herbal yang dapat digunakan untuk berbagai penyakit ringan hingga sedang. Sementara itu, kegiatan senam produktif bertujuan untuk meningkatkan kesehatan fisik dan kesejahteraan mental masyarakat, serta memperkuat kebersamaan komunitas melalui olahraga teratur. Kesimpulannya, kegiatan penanaman TOGA dan Senam Produktif di Padukuhan Kramen berhasil meningkatkan kesehatan, kesejahteraan, dan kebersamaan masyarakat. Melalui akses yang lebih baik terhadap obat herbal dan olahraga teratur, inisiatif ini berperan penting dalam mempromosikan gaya hidup sehat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Padukuhan Kramen. Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan langsung, tetapi juga mendukung pembangunan sosial dan ekonomi di tingkat komunitas. Kegiatan yang sudah terlaksana dapat dilakukan dalam jangka panjang. Masyarakat perlu menumbuhkan jiwa gotong royong agar kesehatan dan lingkungan selalu diutamakan agar tercipta persatuan dan kesatuan