Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Teknik Batuk Efektif Pada Pasien Anak Dengan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Aura Risky Putri Ilyas; Armenia Diahsari
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2025): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v3i2.1633

Abstract

Latar belakang: Batuk berdahak merupakan salah satu gejala utama yang timbul pada pasien dengan tuberkulosis paru pada anak . Kondisi ini memerlukan perhatian serius karena berisiko menimbulkan gangguan sistem pernapasan, khususnya bersihan jalan napas tidak efektif akibat akumulasi sekret. Teknik batuk efektif salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk membantu mengeluarkan sputum pada pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas penerapan teknik batuk efektif untuk meningkatkan bersihan jalan napas pada pasien anak. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dan subjek yang digunakan adalah pasien anak TB Paru dengan masalah bersihan jalan efektif di Rumah Sakit X Yogyakarta. Hasil: Penelitian ini dilakukan dengan cara dilakukan implementasi keperawatan selama 3x24 jam menunjukkan adanya peningkatan kemampuan anak dalam mengeluarkan sekret, penurunan frekuensi napas dari 25x/menit menjadi 22x/menit, serta peningkatan skor kemampuan batuk berdasarkan SLKI dari skala 2 menjadi skala 4. Kesimpulan: Studi kasus teknik batuk efektif terbukti menjadi intervensi non farmakologis yang efektif dan aman dalam membantu membersihkan jalan napas pada pasien anak dengan TB paru, serta dapat meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup pasien.
Penerapan Latihan ROM Pada Pasien Anak Regurgitasi Mitral Dengan Intoleransi Aktivitas Yunita Prihandani; Armenia Diahsari
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2025): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v3i2.1667

Abstract

Mitral Regurgitation (MR) terjadi ketika adanya kebocoran pada katup mitral, yaitu katup yang terletak di bagian kiri jantung sehingga menyebabkan aliran balik darah dari ventrikel kiri ke atrium kiri jantung sehingga membuat jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Dampaknya yaitu dapat menyebabkan menurunnya suplai nutrisi dan oksigen ke jaringan sehingga pasien dengan regurgitasi mitral mengalami gangguan kebutuhan dasar menurut Maslow yaitu kebutuhan fisiologis, terutama oksigenasi, nutrisi, dan aktivitas. Salah satu penatalaksanaan yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan manajemen energi yaitu dengan latihan ROM. Tujuan dari laporan kasus ini yaitu untuk mengetahui efektivitas latihan ROM terhadap penurunan tingkat kelelahan pada anak dengan regurgitasi mitral. Metode yang digunakan pada laporan kasus ini yaitu deskriptif dari hasil observasi dan wawancara kepada pasien. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan asuhan keperawatan yang komprehensif. Subjek penelitian pada studi kasus ini satu pasien anak dengan regurgitasi mitral. Hasil: Dari hasil pengkajian dan pemeriksaan fisik didapatkan data bahwa pasien lemas, sesak napas ketika aktivitas berlebih, dan ketidaknyamanan saat beraktivitas. Diagnosis keperawatan utama adalah intoleransi aktivitas berhubungan dengan ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan oksigen. Berdasarkan hasil implementasi keperawatan selama 3x24 jam, intoleransi aktivitas teratasi sesuai target dengan latihan ROM aktif asistif setiap pagi dan sore. Kesimpulan: Latihan ROM terbukti efektif untuk mengurangi kelelahan dan meningkatkan kemampuan manajemen energi pada pasien dengan regurgitasi mitral.
The Influence of Animated Video Media on Dietary Pattern Knowledge in Grade VI School-Age Children Busroh, Khafiatun; Armenia Diahsari; Istinengtiyas Tirta Suminar
Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Vol. 9 No. 2 (2026): Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute
Publisher : Institut Citra Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33862/citradelima.v9i2.580

Abstract

Nutritional knowledge refers to the ability to select food as a source of nutrients and to make appropriate eating choices. A child's positive attitude on health may not directly influence their behavior positively; yet, a negative attitude on health definitely affects their behavior adversely. One aspect is the knowledge of dietary patterns. Currently, some children continue to struggle with selecting healthy and nutritious food for their bodies. Consequently, health education through animated videos is necessary to enhance children's understanding of healthy dietary patterns. This study aims to determine the effect of animated video media on the knowledge of dietary patterns among sixth-grade students at SD (State Elementary School) Sonosewu, Bantul, Yogyakarta. This study employed a quantitative research methodology, specifically utilizing a Pre-Experimental Design characterized by a One Group Pre-Test - Post-Test framework. The sample comprised of 47 respondents selected by the Total Sampling Technique. The research utilized a knowledge questionnaire as its instrument. The analysis employed the Wilcoxon Signed Ranks Test for statistical evaluation. The results indicated that the Wilcoxon Signed Ranks Test obtained a value of 0.000 (p < 0.05), indicating an effect of animated video media on the awareness of dietary patterns among elementary school children. The utilization of animated video media significantly impacts the dietary patterns of sixth-grade students at SD Sonosewu, Bantul, Yogyakarta. Students are expected to anticipate dietary patterns and learn to mitigate the negative effects of insufficient knowledge regarding these dietary patterns before and after meals.
Hubungan Status Imunisasi dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Gamping II Siska Setyaningrum; Armenia Diahsari; Siti Arifah
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.121

Abstract

Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama kematian menular pada anak-anak di seluruh dunia. Penyakit ini menyerang anak-anak di seluruh dunia, namun angka kematian tertinggi ditemukan di wilayah Asia Selatan dan Afrika Sub- Sahara. Tahun 2021, tercatat sebanyak 278.261 kasus pneumonia pada balita di Indonesia, menurun 10,19% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 309.838 kasus (Sumarni, 2023). Hal ini menunjukkan bahwa pneumonia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius, khususnya pada kelompok usia rentan seperti balita.Tujuan Penelitian ini mengetahui hubungan antara status imunisasi dengan kejadian pneumonia pada balita. Desain penelitian ini menggunakan kuantitatif korelasi dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Teknik sampling menggunakan Cluster Total Sampling dengan sampel sebanyak 43 anak yang berusia 12-59 bulan. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi kelengkapan imunisasi dan lembar observasi untuk kejadian pneumoni. Teknik Analisa data mengunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi ρ < 0,05. Dari hasil uji Chi-Square menghasilkan nilai (p=0,000) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara status imunisasi dengan kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja puskesmas Gamping II. Kesimpulan dan saran : ada hubungan antara status imunisasi dengan kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja puskesmas Gamping II.  penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu sumber referensi yang memperkaya kajian ilmiah terkait hubungan antara status imunisasi dengan kejadian pneumonia pada balita