Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Sosialisasi Balita Dan Dapur Sehat Di Kelurahan Kanigoro Kusumawati, Desi; Afifah, Sofia Nur; Salsabila, Sintiya Oktavia; Widyawati, Emma; Rohmania, Elly; Primiani, Cicilia Novi
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Stunting merupakan permasalahan kesehatan global yang mempunyai dampak negatif yang cukup signifikan terhadap suatu negara. Pemberdayaan masyarakat melalui peran kader posyandu dan ibu mertua sangat diperlukan dalam upaya pencegahan stunting. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pendidikan kesehatan melalui sosialisasi surat kabar sehat dan dapur sehat tentang stunting serta pemberian gizi seimbang yang tepat pada anak usia dini. Melalui program sosialisasi, bayi sehat akan membuka kesadaran masyarakat tentang pencegahan stunting dan pemberian makanan gizi seimbang pada anak. Salah satu untuk menurunkan angka stunting adalah dengan penerapan DASHAT (Dapur Sehat) dengan pemberian makanan sehat dan bergizi, sosialisasi kepada ibu muda dan keluarga yang memiliki anak dibawah usia dua tahun. (baduta). Metode: Kota Madiun menempati angka prevalensi stunting sebesar 12,4%, jauh di bawah target nasional sebesar 14%. Di wilayah Kanigoro RW 01 Kartoharjo masih tersedia data berita stunting. Diharapkan masyarakat mampu memberikan tekanan dan edukasi kepada ibu-ibu muda di Lembah Kanigoro. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program yang kami laksanakan mampu memberikan hasil positif terbukti dari kuesioner pasca sosialisasi berita sehat dan dapur sehat melawan stunting (DAHSAT) terakumulasi dengan persentase sebesar 98,46%. Hal ini menunjukkan bahwa program pelayanan publik di Kecamatan Kanigoro berjalan dengan baik dalam menekan peningkatan angka prevalensi stunting. Kesimpulannya masyarakat yang mendapatkan edukasi stunting dan gizi yang baik pada balita sebagai upaya pencegahan stunting dengan program sosialisasi berita sehat dan demo dapur sehat dapat meningkatkan pengetahuan 100% kader posyandu dan ibu-ibu dengan berita
An Analysis of Window Dressing Practices in ASEAN Healthcare Companies in 2023 Sulistiyowati, Liliek Nur; Setyahety, Ririh Anggraini; Salsabila, Sintiya Oktavia
Widya Cipta: Jurnal Sekretari dan Manajemen Vol. 10 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/widyacipta.v10i1.11247

Abstract

Window dressing practices have become a significant phenomenon in the ASEAN healthcare sector following the COVID-19 pandemic, particularly in 2023. Uncertainty in financial reporting and pressure to demonstrate positive performance have driven management to employ manipulation strategies, including cash management, leverage, and increased liquidity ratios, toward the end of the reporting period. The healthcare sector, with its high capital requirements and strict regulations, has the potential to influence investor decisions and market stability. This study employed an associative quantitative approach, targeting healthcare companies in Indonesia, Malaysia, Thailand, and Vietnam. The population was 90 companies, with purposive sampling as the data collection technique, resulting in a sample of 55 companies. Quarterly financial data for 2023 were collected from public reports and analyzed using multiple regression analysis with SPSS version 25. The results indicate that cash holdings and leverage significantly influence window dressing practices, while company size and managerial ownership vary across countries. Increased liquidity ratios at the end of the reporting period reinforce the indication of year-end effects. Differences in financial structures and characteristics of ASEAN capital markets result in different practice patterns across countries. These findings expand the earnings management literature and provide practical implications for investors and regulators in improving transparency, oversight, and harmonizing capital market policies across countries.