Nur Aisah Ibrahimiyah
Departemen Biokimia Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Minyak Atsiri Aetoxylon sympetalum terhadap Tingkat Ketahanan Fokus Mahasiswa Tahun Pertama Fakultas Kedokteran Nova Primadina; Nilam sari; Yelvi Levani; Nur Aisah Ibrahimiyah
Qanun Medika - Jurnal Kedokteran FK UMSurabaya Vol 9 No 01 (2025): Qanun Medika Vol 09 No 01 January 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jqm.v9i01.23675

Abstract

First-year medical students tend to experience stress, which can affect how they maintain focus on their work. One alternative treatment that can be done is through relaxation techniques using aromatherapy in the form of essential oils. Crocodile agarwood (Aetoxylon sympetalum) is one of the plants that can provide anxiolytic and antidepressant effects that can be associated with these problems. This study aims to determine the effect of giving Aetoxylon sympetalum essential oil on the level of ability to maintain the focus of first-year students of the medical faculty. This quasi-experiment research method with a nonequivalent control group design was conducted on 34 samples which were divided into control and treatment groups with the same number to see the effect of essential oil on both groups. The research data were analyzed using Spearman's rho test and showed a significance value of 0.004 and a correlation coefficient value of 0.661, meaning that a significant correlation was obtained, the level of correlation between variables was strong and unidirectional. So it can be concluded that the more often inhaling Aetoxylon sympetalum essential oil, the ability to maintain focus will increase.
Polymorphic CAG and GGN repeats in Cryptorchidism patient risk: A meta-analytical study Lutfiana, Nurul Cholifah; Purnomo, Athaya Febriantyo; Ibrahimiyah, Nur Aisah
Qanun Medika - Jurnal Kedokteran FK UMSurabaya Vol 8 No 02 (2024): Qanun Medika Vol 08 No 02 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jqm.v8i02.22603

Abstract

Genetic mutations in the androgen receptor (AR) gene have been identified as the cause of androgen insensitivity syndrome. These mutations are linked to inconsistent development of the Wolffian duct and may result in conditions such as micropenis, hypospadias, and cryptorchidism. The androgen receptor has two polymorphic sites located in exon 1, which consists of varying amounts of CAG and GGN repeats. These repetitions lead to the formation of polyglutamine and polyglycine stretches of varied lengths. Increased CAG repeats lead to a decrease in androgen receptor transcriptional activity, but the impact of GGN triplets is less well understood. This research examined the CAG and GGN repeat lengths in males who had a past medical record of cryptorchidism. Prospective and retrospective observational studies from PubMed, Science Direct, and Embase were systematically searched up to 15th November 2020. Primary outcomes were analyzed using a fixed or random effect model regarding its heterogeneity and continued with multilevel modeling of each polymorphism and ethnicity. CAG and GGN repeat polymorphism was found to be significantly different compared to control in contributing to cryptorchidism (CAG: 0.55 [CI 95%=0.19-0.91]; p-value=0.003 and GGN 0.90 [CI95%=0.65-1.15]; p value<0.000).  In conclusion, CAG and GGN repeat polymorphism have an essential role in the incidence of cryptorchidism.
Pengaruh Pemberian Minyak Atsiri Aetoxylon sympetalum terhadap Tingkat Ketahanan Fokus Mahasiswa Tahun Pertama Fakultas Kedokteran Primadina, Nova; sari, Nilam; Levani, Yelvi; Ibrahimiyah, Nur Aisah
Qanun Medika - Jurnal Kedokteran FK UMSurabaya Vol 9 No 01 (2025): Qanun Medika Vol 09 No 01 January 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jqm.v9i01.23675

Abstract

First-year medical students tend to experience stress, which can affect how they maintain focus on their work. One alternative treatment that can be done is through relaxation techniques using aromatherapy in the form of essential oils. Crocodile agarwood (Aetoxylon sympetalum) is one of the plants that can provide anxiolytic and antidepressant effects that can be associated with these problems. This study aims to determine the effect of giving Aetoxylon sympetalum essential oil on the level of ability to maintain the focus of first-year students of the medical faculty. This quasi-experiment research method with a nonequivalent control group design was conducted on 34 samples which were divided into control and treatment groups with the same number to see the effect of essential oil on both groups. The research data were analyzed using Spearman's rho test and showed a significance value of 0.004 and a correlation coefficient value of 0.661, meaning that a significant correlation was obtained, the level of correlation between variables was strong and unidirectional. So it can be concluded that the more often inhaling Aetoxylon sympetalum essential oil, the ability to maintain focus will increase.
HUBUNGAN ANTARA KADAR GLUKOSA DARAH DENGAN KEJADIAN DERMATOFITOSIS DI POLIKLINIK KULIT DAN KELAMIN RSUD DR. SOEGIRI LAMONGAN Risanti, Alisya Fitria; Rahmawati , Yuli Wahyu; Triastuti , Nenny; Ibrahimiyah, Nur Aisah
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 2 No 2 (2025): JurnalMU: Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i2.25675

Abstract

Latar belakang: Glukosa darah adalah gula yang terdapat dalam darah yang terbentuk dari karbohidrat dalam makanan dan disimpan sebagai glikogen di hati dan otot rangka, yang berfungsi untuk bahan bakar bagi proses metabolisme dan juga sumber energi utama bagi otak. Terjadinya kadar glukosa darah yang tinggi dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh akibatnya tubuh sulit untuk melawan infeksi. Selain itu juga, dapat meningkatkan virulensi beberapa patogen, penurunan produksi interleukin, pengurangan kemotaksis dan pengurangan aktivitas fagositosis, sehingga rentan terjadi infeksi salah satunya adalah Dermatofitosis. Dematofitosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh kolonisasi jamur dermatofita yang menyerang jaringan mangandung keratin seperti, kuku, rambut, dan stratum korneum pada epidermis. Di Indonesia prevalensi kejadian dermatofitosis sebanyak 52% dari seluruh kasus dermatomikosis. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui hubungan kadar glukosa darah dengan kejadian dermatofitosis di Poli Klinik RSUD Dr. Soegiri Lamongan. Metode: Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah semua pasien kulit kelamin dan menyetujui informed consent. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan fisik oleh dokter spesialis kulit kelamin, pemeriksaan KOH 10%, dan alat glukometer. Analisis statistik dilakukan untuk menentukan hubungan antara kadar glukosa darah dengan kejadian Dermatofitosis. Hasil: Berdasarkan hasil analisis statistik uji korelasi menunjukkan bahwa nilai chi-square p-value sebesar 0,164. Nilai signifikan tersebut menunjukan p>0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kadar glukosa darah dengan krjadian dermatofitosis di Poli Kulit dan Kelamin RSUD Dr. Soegiri Lamongan. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar glukosa darah dengan kejadian dermatofitosis di Poli Klinik Kulit dan Kelamin RSUD Dr. Soegiri Lamongan. Kata kunci: Dermatofitosis, Kadar Glukosa Darah, Infeksi Jamur
Hubungan Kebiasaan Konsumsi Kopi dengan Perceived Stress pada Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Surabaya Al Qassam, Izzuddin; Aisah Ibrahimiyah, Nur; Catur Prasetya, Era; Subagyo, Roni
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 2 No 3 (2025): JurnalMU: Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i3.28594

Abstract

Konsumsi kopi telah menjadi bagian dari kebiasaan harian civitas akademika sebagai respons terhadap tekanan akademik dan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konsumsi kopi dengan tingkat stress yang dirasakan (perceived stress) pada civitas akademika Universitas Muhammadiyah Surabaya. Studi ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 62 orang civitas akademika yang dipilih melalui teknik simple random sampling dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner konsumsi kopi dan Perceived Stress Scale (PSS-10). Hasil uji korelasi menunjukkan nilai r = -0,033 dan p = 0,796 yang mengindikasikan tidak terdapat hubungan signifikan antara konsumsi kopi dengan tingkat stress. Meskipun demikian, arah hubungan negatif menunjukkan potensi manfaat perlindungan kopi terhadap stress. Penelitian lebih lanjut dengan metode longitudinal dan kontrol terhadap variabel perancu disarankan untuk memperdalam temuan ini.
Perbandingan Rate Pressure Product (RPP) Pre dan Post Rehabilitasi Jantung Fase I pada Pasien Gagal Jantung di Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang Abdullah Abubakar Al Hadad; Muhammad Perdana Airlangga; Irma Kartikasari; Nur Aisah Ibrahimiyah
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 3 No 1 (2026): JurnalMU : Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v3i1.32616

Abstract

Latar Belakang : Gagal jantung adalah suatu sindrom klinis yang disebabkan oleh kelainan pada struktur jantung yang ditandai dengan tanda dan gejala yang berhubungan dengan tanda objektif kongesti paru maupun sistemik. Rate pressure product (RPP) adalah produk dari denyut nadi dan tekanan darah sistolik, yang biasa digunakan sebagai penanda fungsi jantung. Tujuan : Mengetahui perbandingan rate pressure product (RPP) pre dan post rehabilitasi jantung fase I pada pasien gagal jantung di Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang. Metode : Menggunakan metode kuantitatif analitik observasional. Sampel dari penelitian ini terdiri dari 40 pasien gagal jantung yang menjalani rehabilitasi jantung fase I di Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang. Data yang diambil berupa tekanan darah sistolik atau systolic blood pressure (SBP) dan denyut nadi atau heart rate (HR), kemudian menghitung rate pressure product (RPP) dengan rumus RPP = SBP x HR. Analisis data menggunakan paired t test. Hasil : Uji statistik menunjukkan p-value = 0,325 (p>0,05), yang berarti tidak terdapat perbandingan yang signifikan antara RPP sebelum dan sesudah rehabilitasi jantung fase I. Kesimpulan : Rehabilitasi jantung fase I tidak menunjukkan adanya perbandingan yang signifikan terhadap peningkatan RPP pada pasien gagal jantung. Diperlukan penelitian lebih lanjut dengan mempertimbangkan faktor lain yang dapat mempengaruhi nilai RPP.