Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Genangan Bahaya Tsunami di Kawasan Pantai Palabuhanratu, Geopark Ciletuh Ar-rouf, Ferdian Budi; Rosana, Mega Fatimah; Endyana, Cipta
JURNAL GEOLOGI KELAUTAN Vol 20, No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32693/jgk.20.1.2022.754

Abstract

Daerah Selat Sunda masuk dalam segmentasi Sumatera dan Jawa dari Busur Sunda, yang memiliki karakteristik sangat aktif dalam aktivitas vulkanik, kegempaan, dan pergerakan tektonik. Patahan naik busur Sunda menimbulkan Gempa bumi yang kuat hingga 8.8Mw yang dapat memicu tsunami. Kawasan Palabuhanratu masuk dalam kategori yang terdampak dalam bahaya tsunami dari Busur Sunda. Kajian pembuatan peta zona bahaya genangan tsunami model ketinggian 5 meter, 10 meter, dan 30 meter berdasarkan periode ulang tsunami dikawasn Selat Sunda. Metode penelitian dengan menggunakan data sekunder dari NASA yaitu ASTER GDEM untuk menunjukkan elevasi dan Sentinel 2B untuk menunjukkan penggunaan lahan. Tools Pengolahan data citra satelit dengan Software QGIS. Hasil kajian menunjukkan bahwa bahaya genangan tsunami dengan ketinggian 5 meter memiliki luasan keterpaparan 113,65 ha, 10 meter keterpaparan 720,27 ha, dan 30 meter sebesar 1531.78 ha. Dengan cakupan desa yang terdampak Citepus, Palabuhanratu, Jayanti, Citarik dan Tonjong.
Analisis Kesesuaian Penggunaan Lahan dengan Rencana Pola Ruang di Kabupaten Ogan Ilir Ar-Rouf, Ferdian Budi; Adianto, Muhammad Obby; Gustama, Muhammad Agni; Utami, Nyimas Ulfatry
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i1.1732

Abstract

Abstract Ogan Ilir Regency is included in the development program as a buffer zone for Palembang City, which is part of the Sriwijaya Megaregion, due to its distance of approximately 35 km. Ogan Ilir Regency has established a Spatial Planning (RTRW) Plan for 2023–2024. This RTRW serves as the basis for policy direction and the development of urban areas. Therefore, research on spatial analysis is necessary to evaluate existing development. This study uses descriptive analysis with a spatial approach, namely a Geographic Information System (GIS). The software used is QGIS, which is open-source. The data sources include Sentinel satellite imagery and the Spatial Planning Map of Ogan Ilir Regency. The analysis applies supervised classification to identify existing land use. The results show that 11,461.4 hectares of land use are not in accordance with the Ogan Ilir RTRW. The largest area of inconsistency is found in North Indralaya District, which is planned as an urban area but is still predominantly used for oil palm agricultural land.