Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Upaya Kepala UPT SMP Negeri 18 Medan dalam Meningkatkan Mutu Lulusan melalui Pencapaian 8 (Delapan) Standar Nasional Pendidikan Kusuma, Dewi Sri Indriati; Lubis, Wildansyah; Rahman, Arif; Joharis, M.
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mkd.v8i2.9382

Abstract

This qualitative study examines the achievement of eight national education standards among state secondary schools in Medan. Data collection involved observation, documentation, and interviews with relevant informants. The research found that there were no significant differences between public and private schools in terms of content and process standards, with both meeting the required standards. However, differences were observed in graduate competency standards, educator and education personnel standards, facilities and infrastructure standards, asset management standards, lighting standards, and assessment standards. Specifically, graduate competency standards differed in terms of the specific characteristics of graduates, while educator and education personnel standards were primarily under the authority of the school principal. Facilities and infrastructure standards included procedures for acquisition, asset management standards were more flexible, lighting standards focused on the source of lighting, and assessment standards were well accommodated. Overall, this research provides valuable insights into the achievement of national education standards among state secondary schools in Medan.
Upaya Kepala UPT SMP Negeri 18 Medan dalam Meningkatkan Mutu Lulusan melalui Pencapaian 8 (Delapan) Standar Nasional Pendidikan Kusuma, Dewi Sri Indriati; Lubis, Wildansyah; Rahman, Arif; Joharis, M.
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mkd.v8i2.9382

Abstract

This qualitative study examines the achievement of eight national education standards among state secondary schools in Medan. Data collection involved observation, documentation, and interviews with relevant informants. The research found that there were no significant differences between public and private schools in terms of content and process standards, with both meeting the required standards. However, differences were observed in graduate competency standards, educator and education personnel standards, facilities and infrastructure standards, asset management standards, lighting standards, and assessment standards. Specifically, graduate competency standards differed in terms of the specific characteristics of graduates, while educator and education personnel standards were primarily under the authority of the school principal. Facilities and infrastructure standards included procedures for acquisition, asset management standards were more flexible, lighting standards focused on the source of lighting, and assessment standards were well accommodated. Overall, this research provides valuable insights into the achievement of national education standards among state secondary schools in Medan.
ANALISIS PENGARUH DUKUNGAN ORANG TUA DAN PROSES PEMBELAJARAN TERHADAP LITERASI NUMERASI SISWA SEKOLAH DASAR DI SD NEGERI 104219 TANJUNG ANOM Siboro, Taestin Glorya Grace Gift; Gadisa, Nazwa; Sitepu, Miyana Dewi Elisabet; Joharis, M.
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.44293

Abstract

Literasi numerasi merupakan keterampilan esensial yang wajib dimiliki oleh siswa sekolah dasar guna mendukung pemahaman matematika dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Namun, hasil Asesmen Nasional menunjukkan bahwa banyak siswa masih memiliki tingkat literasi numerasi yang rendah. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan orang tua dan proses pembelajaran terhadap literasi numerasi siswa di SD Negeri 104219 Tanjung Anom. Metode penelitian yang dipakai adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket dan tes numerasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa minat belajar, kebiasaan belajar, dorongan orang tua, metode pembelajaran, dan kemandirian siswa berpengaruh signifikan terhadap literasi numerasi mereka. Siswa yang memiliki minat tinggi terhadap matematika dan kebiasaan belajar yang baik memperoleh hasil numerasi lebih tinggi dibandingkan mereka yang kurang memiliki kebiasaan tersebut. Sokongan orang tua yang lebih dinamis dalam mendampingi belajar siswa juga berkontribusi dalam mengoptimalkan pemahaman numerasi siswa. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan pembelajaran yang interaktif, keterlibatan orang tua, serta strategi peningkatan motivasi siswa perlu dioptimalkan untuk meningkatkan literasi numerasi mereka
MENINGKATKAN LITERASI NUMERASI MELALUI KEGIATAN USAHA DEPOT AIR TIRTA NAULI DI DESA SELAMBO MEDAN AMPLAS Zebua, Mesti Herniat Permata; Siahaan, Thesaloni Octapia; Sipahutar, Rio Hamongan; Joharis, M.
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.44295

Abstract

Literasi numerasi merupakan keterampilan penting dalam pengelolaan usaha, terutama bagi pelaku usaha kecil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan literasi numerasi dalam kegiatan usaha Depot Air Tirta Nauli di Desa Selambo, Medan Amplas, serta mengidentifikasi kendala dan strategi peningkatannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi numerasi diterapkan dalam berbagai aspek usaha, seperti pencatatan transaksi, penghitungan keuntungan, dan pengelolaan stok. Namun, pemilik usaha masihmenghadapi kendala dalam pencatatan keuangan yang kurang terstruktur dan minimnya pemanfaatan teknologi. Untuk meningkatkan literasi numerasi, disarankan penerapan sistem pencatatan yang lebih sistematis, penggunaan alat bantu seperti kalkulator atau aplikasi pencatatan keuangan, serta pelatihan dasar pengelolaan keuangan bagi pemilik dan karyawan. Dengan peningkatan literasi numerasi, usaha depot air ini tidak hanya dapat berjalan lebih efisien, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan numerasi masyarakat sekitar.
Peran Literasi Numerasi Dalam Kemandirian Ekonomi Pedagang Di Daerah Patumbak Azzahra, Naila; Joharis, M.; Auliya, Nurul Dwi Dara; Barus, Einjelia Sovany Br
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 9.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi numerasi dalam kemandirian ekonomi pedagang di daerah Patumbak, Deli Serdang, Sumatera Utara. Literasi numerasi merupakan kemampuan penting bagi pedagang dalam mengelola keuangan usaha, menghitung modal, laba, serta menetapkan harga jual yang tepat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan kuesioner terhadap 10 pedagang yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pedagang telah memiliki kemampuan berhitung dasar, tetapi masih banyak yang belum mencatat keuangan usaha dengan baik (40%), mengalami kesulitan dalam menghitung laba (70%), dan kurang memahami sistem pinjaman (60%). Kendala-kendala tersebut dapat menghambat kemandirian ekonomi pedagang. Oleh karena itu, diperlukan strategi peningkatan literasi numerasi, seperti pelatihan pencatatan keuangan, edukasi perhitungan laba, pendampingan dalam memahami sistem pinjaman, dan pemanfaatan alat bantu hitung. Dengan meningkatnya literasi numerasi, pedagang diharapkan dapat mengelola usaha mereka dengan lebih mandiri dan meningkatkan stabilitas ekonomi keluarga mereka.