Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan PECS-PB Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Inggris Bagi Guru-Guru TK Tarbiyatul Athfal 03 Pengkol Aliva Rosdiana; Amalia, Dina; Attalina, Syailin Nichla Choirin; Awan, Amna Falak; Awaliyah, Siti Nur Intan; Danadyaksa, Laela Sitarusmi
KUAT : Keuangan Umum dan Akuntansi Terapan Vol 7 No 1 (2025): Edisi Maret
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/kuat.v7i1.2923

Abstract

Picture Exchange Communication System Phonic Board (PECS-PB) adalah media interaktif pembelajaran Bahasa Inggris yang dirancang bagi guru-guru di TK Tarbiyatul Athfal 03 Pengkol Jepara. Media ini dilengkapi gambar phonic flash card dengan papan magnet untuk memudahkan para siswa menyusun kata menjadi kalimat. PECS-PB berbasis digital ini dilengkapi QR-Code yang memudahkan siswa menerapkan pelafalan kata dalam Bahasa Inggris secara tepat. Tujuan PkM ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan bagi guru TK Tarbiyatul Athfal 03 Pengkol Jepara untuk membuat PECS-PB sebagai media interaktif berbasis Augmented Reality (AR). Metode yang digunakan adalah kerjasama kemitraan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan pembuatan media interaktif PECS-PB melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pembuatan, pendampingan, dan evaluasi. Solusi dan target pendampingan ini adalah untuk meningkatkan kreativitas guru membuat media interaktif melalui pembuatan PECS-PB berbasis AR. Hasil pengabdian ini diperoleh bahwa 1) sebanyak 35 guru terlibat dalam pembuatan PECS-PB berbasis AR, 2) peningkatan 85% dari 35 guru terbantu dalam praktik penerapan PECS-PB; 15% dari 35 guru menganggap media ini mudah digunakan dalam pembelajaran dan 75% dari 35 guru mengatakan media PECS-PB sangat mudah diterapkan dalam pembelajaran; dan 40% dari 35 guru menyatakan PECS-PB cocok diterapkan untuk kelompok usia pra-sekolah atau taman kanak-kanak (TK). Sementara itu, hasil evaluasi peserta didik melalui wawancara membuktikan efektivitas media PECS-PB dalam meningkatkan pembelajaran Bahasa Inggris ditunjukkan bahwa lebih dari 80% anak menikmati pengalaman belajar dengan media PECS-PB dan 100% anak ingin kembali belajar dengan media PECS-PB.
Pelatihan Pembuatan Komik Digital Menggunakan Aplikasi Pixton bagi Guru Sekolah Dasar Amalia, Dina; Faidlon, Ahmad; Awaliyah, Siti Nur Intan; Basyar, Ahmad Azhar
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4199

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru di SD 1 Prambatan Kidul Kudus, dalam pembuatan media pembelajaran berbasis komik digital menggunakan aplikasi Pixton. Media komik digital dipilih karena dapat menyajikan materi pembelajaran secara menarik, interaktif, dan mudah dipahami siswa. Metode dalam kegiatan pengabdian meliputi sosialisasi, pelaksanaan, praktik dan pendampingan, serta evaluasi. Pelatihan ini meliputi pemahaman konsep dasar komik digital, penggunaan aplikasi Pixton, serta pengintegrasian komik digital ke dalam pembelajaran. Hasil dari pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan guru, dengan hasil pre-test rata-rata sebesar 46% dan post-test meningkat menjadi 84%. Guru mampu membuat komik digital secara mandiri dan mengaplikasikannya dalam proses pembelajaran di kelas, yang berdampak pada peningkatan keterlibatan siswa. Kegiatan ini berhasil memberikan solusi inovatif bagi pengembangan media pembelajaran di sekolah, meskipun masih ada tantangan dalam hal infrastruktur teknologi. Pelatihan ini diharapkan dapat diperluas ke sekolah lain guna meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi digital.
Penerapan Kegiatan Fieldtrip pada Kualitas Tidur Anak Awaliyah, Siti Nur Intan; Pratiwi, Dewi
JANACITTA Vol. 9 No. 1 (2026): JANACITTA (Journal of Primary and Children’s Education)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v9i1.5077

Abstract

This study discusses children's poor sleep schedules, and found that children are often late for school. Previous researchers have suggested that enjoyable activities before bed can help children sleep well and regularly. Enjoyable activities for children are those that bring them joy without any pressure or coercion. One such enjoyable activity at school is a field trip. A field trip is a learning activity outside the classroom where children visit a place so they can learn in real life and experience firsthand. The purpose of this study is to describe the enjoyable activities of a field trip in relation to children's organized sleep schedules and in accordance with the child's motor development. The location and subject of this study are the TPA Labschool Unisnu Jepara. The research method used is qualitative case study approach by systematically describing the data found through observation and interviews. The results show that fieldtrip activities can be a meaningful learning strategy and form healthy sleep habits for children. Abstrak Penelitian ini membahas tentang waktu tidur anak yang kurang baik, ditemukan adanya masalah bahwasanya anak sering terlambat untuk berangkat ke sekolah. Dari beberapa peneliti terdahulu mengatakan bahwa kegiatan menyenangkan sebelum tidur dapat membantu anak untuk tidur dengan baik dan teratur. Kegiatan menyenangkan bagi anak merupakan kegiatan yang membuat senang tanpa adanya tekanan dan paksaan. Salah satu kegiatan menyenangkan disekolah adalah fieldtrip. Fieldtrip merupakan suatu kegiatan pembelajaran diluar kelas dengan cara anak mengunjungi sebuah tempat agar anak dapat belajar secara nyata dan mengalami pengalaman langsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kegiatan menyenangkan fieldtrip terhadap waktu tidur anak yang teratur dan sesuai dengan perkembangan motorik anak. Lokasi dan subjek anak yang akan menjadi penelitian saya adalah TPA Labschool Unisnu Jepara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif pendekatan study kasus dengan menggambarkan secara sistematis mengenai data yang ditemukan dalam observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan fieldtrip dapat menjadi strategi pembelajaran yang bermakna dan membentuk kebiasaan tidur yang sehat untuk anak.