Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Puisi dengan Metode Jigsaw Berbasis Media Ajar Video Animasi di SDN Wungu 01 Rizqi Wulan Rohmawati; Anis Qurli Diana Sari; Esa Nurus Salasati; Noviana Nur Azizah
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 3 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media pembelajaran berbasis vidio animasi yang diaplikasikan dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi puisi dengan menggunakan metode jigsaw di SDN Wungu 01. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan subjek siswa kelas 5. Proses pengaplikasian media ajar berbasis video animasi di SDN Wungu 01 cukup efektif untuk menyampaikan materi puisi pada pembelajaran bahasa indonesia dengan menggunakan metode Jigsaw. Pembelajaran di mulai dengan pendidik membagi peserta didik menjadi 4 kelompok, setiap kelompok akan menunjuk salah satu anggota untuk mewakili dalam menerima materi yang di sampaikan oleh pendidik. Setelah itu perwakilan kelompok akan kembali ke kelompok masing-masing untuk menyampaikan materi yang telah dijelaskan sebelumnya. Metode jigsaw digunakan untuk meningkatkan keterampilan. Metode ini juga untuk mengantisipasi keterbatasan fasilitas sekolah. Di akhir pembelajaran ada refleksi dengan beberapa pertanyaan ringan. Vidio animasi di unggah di youtube sehingga dapat di akses oleh peserta didikĀ  untuk mempelajari kembali materi yang telah di sampaikan.
Konsep Misoginis dan Standar Kecantikan dalam Novel Imperfect Karya Meira Anastasia Noviana Nur Azizah; Devi Cintia Kasimbara; Dedy Richi Rizaldy
Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/adjektiva.v9i1.7079

Abstract

Fenomena misoginis dan standar kecantikan yang tidak realistis kerap memojokkan perempuan dalam tatanan budaya patriarki, sebuah realitas yang terekam dalam karya sastra populer. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi konsep misoginis dalam narasi dan dialog tokoh, serta menganalisis bagaimana standar kecantikan berfungsi memperkuat atau menantang konsep tersebut dalam novel Imperfect karya Meira Anastasia. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan kritik sastra feminis yang mengacu pada teori misoginis Kate Manne. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik studi dokumen dengan pembacaan intensif, kemudian dianalisis secara interpretatif untuk melihat manifestasi logika misoginis dalam teks. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa komentar negatif dan tekanan sosial terkait fisik dalam novel bukan sekadar hinaan personal, melainkan alat kontrol sistemik patriarki untuk menghukum perempuan yang tidak memenuhi ekspektasi ideal. Meskipun standar kecantikan awalnya digambarkan sebagai alat penindasan, narasi novel pada akhirnya menawarkan wacana perlawanan melalui proses penerimaan diri tokoh utama. Simpulannya, novel ini merepresentasikan kritik terhadap sistem misoginis sekaligus menegaskan bahwa nilai perempuan tidak semata ditentukan oleh kepatuhan terhadap standar fisik eksternal.