Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Efektivitas Media Digital Storytelling Terhadap Keterampilan Berbicara Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa iKelas iIII iSDN i01 iKlegen Riris Zatira Wira Hastuty; Fauzatul Ma’rufah R; Sri Budyartati
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 2 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Indonesia merupakan sebuah program pembelajaran yang di fokuskan intuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan berbahasa, dan sikap positif terhadap ibahasa Indonesia. Keterampilan Berbicara adalah kemampuan mengucapkan bunyi, artikulasi atau beberapa kata yang tersusun menjadi sebuah kalimat untuk mengungkapkan dan menyampaikan pikiran, gagasan, dan perasaan pada lawan bicara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media digital storytelling terhadap keterampilan berbicara pada pembelajaran bahasa indonesia siswa kelas III SDN 01 Klegen. Penelitian ini menggunakan pendekatan ijenis kuantitatif dengan metode eksperimen One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel diambil dengan cara total sampling yang berjumlah 28 isiswa di SDN 01 Klegen. Pengambilan data dilakukan dengan teknik pretest dan postest berupa tes lisan melalui metode bercerita. Data yang diperoleh kemudian dioalah dengan metode uji prasyarat dan uji hipotesis yang bertujuan 
Pengaruh Media Let’s Read Terhadap Kemampuan Literasi Digital Pada Pembelajaran Bahasa Indonesai Siswa Kelas IV Ulifa Khoiru Nikmatul Azwani; Fauzatul Ma’rufah R; Soeprijadi Djoko Laksono
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 2 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilandaskan pada hasil temuan berupa fakta rendahnya kemampuan literasi digital peserta didik di salah satu Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Sampung, terutama dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kendala ini berkaitan dengan kurangnya pendukung media dalam aktivitas literasi. Menghadapi tantangan ini, strategi yang dapat diadopsi guru untuk memanfaatkan media dalam meningkatkan literasi adalah menggunakan perpustakaan digital Let’s Read. Keberadaan Let’s Read membantu guru dengan menyediakan fitur-fitur dan bahan bacaan yang menarik, mendorong minat dan antusiasme siswa dalam membaca. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak penggunaan media Let’s Read terhadap kemampuan literasi digital dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Adapun metode dalam penelitian ini yakni metode penelitian kuantitatif. Populasi penelitian melibatkan seluruh siswa kelas IV di SDN 03 Carangrejo, yang berjumlah 44 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling dengan metode sampling jenuh karena jumlah populasi yang terbilang kecil. Data diperoleh melalui kuisioner/angket terkait kemampuan literasi digital, dan dianalisis menggunakan teknik tes tulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) dari dua data uji paired sample t-test adalah 0,000. Dari informasi tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa adanya perbedaan yang sangat signifikan antara nilai rata-rata sebelum dan sesudah perlakuan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa implementasi media Let's Read secara signifikan berkontribusi pada peningkatan kemampuan literasi siswa kelas 4 di SDN 03 Carangrejo.
Pengaruh Media Robingo Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran PKn Kelas III SDN 01 Klegen Madiun Trisna Aprillianti; Fauzatul Ma’rufah R; M. Soepriyadi Joko Laksono
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 2 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara penggunaan media robingo dengan media gambar terhadap keterampilan berpikir kritis siswa mata pelajaran PKn kelas III SDN 01 Klegen Madiun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi perlakuantal dalam bentuk nonequivalent control group design. Sampel terdiri dari 28 anak didik dalam kategori perlakuan dan 28 anak didik dalam kategori kontrol, dipilih dengan metode sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes tulisan dan dianalisis memakai uji Paired Sample T Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dalam keterampilan berpikir kritis anak didik antara penggunaan media robingo dan media gambar bidang studi PKn kelas III di SDN 01 Klegen Madiun. Nilai signifikansi (2-tailed) untuk kategori perlakuan dan kategori kontrol ialah 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan terdapat perbedaan antara penggunaan media robingo dan media gambar dalam mempengaruhi keterampilan berpikir kritis anak didik bidang studi PKn kelas III di SDN 01 Klegen Madiun.
PENGGUNAAN MEDIA ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS MATERI GAYA PADA PESERTA DIDIK KELAS IV SD Fuadah, Shofiyatul; Fauzatul Ma’rufah R; Erma Vismayanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.14128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran berupa ular tangga pada pembelajaran langsung dan peningkatan belajar peserta didik setelah belajar menggunakan media ular tangga. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada desain Kemmis dan Mc Taggart, yang terdiri dari (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi, (4) refleksi. Data penelitian berupa hasil pretest dan postest yang dianalisi menggunakan teknik kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I hasil belajar peserta didik masih kurang yaitu hanya 10 anak yang mencapai KKM dengan ketuntasan belajar sebesar 40%. Kemudian pada siklus II terdapat 22 anak yang mencapai ketuntasan belajar dengan 85% berpredikat baik. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran ular tangga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS materi gaya pada kelas IV sekolah dasar.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPAS MELALUI MEDIA WORDWALL PADA KELAS IV SDN 02 PANDEAN Risa Dwi Yuliana; Fauzatul Ma’rufah R; Erma Vismayanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.14904

Abstract

Pemanfaatan media Wordwall untuk meningkatkan hasil belajar dalam mata pelajaran ilmu pengetahuan alam dan sosial (IPAS) di sekolah dasar telah dieksplorasi dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi efektivitas Wordwall dalam meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa dalam mata pelajaran IPAS di kelas IV SDN 02 Pandean. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas, melibatkan dua siklus observasi, wawancara, dan kegiatan belajar-mengajar langsung. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari Siklus 1 ke Siklus 2 (Askana, 2023). Terdapat peningkatan yang mencolok dalam nilai rata-rata siswa baik pada tes awal maupun tes akhir, menunjukkan peningkatan pemahaman konsep IPAS, terutama pada materi Kegiatan Ekonomi Sebagai Salah Satu Pemenuhan Kebutuhan. Selain itu, keterlibatan siswa, keterampilan kolaborasi, dan motivasi belajar juga mengalami peningkatan yang signifikan pada Siklus 2 dibandingkan dengan Siklus 1. Integrasi media Wordwall menjadi lebih optimal, menawarkan berbagai aktivitas yang bervariasi dan menarik bagi siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa Wordwall dapat secara efektif berkontribusi dalam meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan siswa dalam mata pelajaran IPAS di tingkat sekolah dasar. Oleh karena itu, disarankan untuk terus mengintegrasikan Wordwall dan pelatihan guru yang sesuai untuk menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan IPAS di sekolah dasar.