Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dampak Nikotin terhadap Gangguan Kecemasan pada Remaja: Ada Ancaman Tersembunyi di Balik Rokok ? Muhammad Fadhli; Abdul Hakim Farhan; Dwi Anugerah Cahaya Mukti; Uswatun Hasanah
Journal of Health and Medical Science Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Health and Medical Science
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jhms.v1i1.916

Abstract

Perilaku merokok di kalangan mahasiswa menjadi perhatian karena dampaknya terhadap kesehatan fisik dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh nikotin terhadap gangguan kecemasan pada mahasiswa psikologi. Dengan menggunakan desain one-group pretest-posttest, sembilan partisipan diukur tingkat kecemasannya sebelum dan sesudah paparan nikotin. Analisis menggunakan uji Paired Sample T-Test menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest (p = 0,557 > 0,05). Begitu pula, hasil uji Wilcoxon Signed Rank menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan tingkat kecemasan antara kelompok pengguna dan non-pengguna nikotin (p = 0,635 > 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan nikotin tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap gangguan kecemasan pada mahasiswa. Meskipun demikian, hasil ini tidak serta-merta meniadakan potensi dampak negatif nikotin terhadap aspek psikologis lainnya. Temuan ini memberikan implikasi bahwa faktor-faktor lain di luar konsumsi nikotin kemungkinan lebih dominan dalam memengaruhi tingkat kecemasan mahasiswa, seperti stres akademik, dinamika sosial, dan faktor kepribadian.
Student Engagement Reviewed Based on Gender and Academic Year Muhammad Fadhli; Zesi Aprillia; Ridzqie Dibyantari
TAUJIHAT: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 6 No. 2 (2025): TAUJIHAT: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah - Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/tj.v6i2.10545

Abstract

This study aims to determine differences in student engagement by gender and academic year. A quantitative approach with a comparative research design was chosen to answer the research objectives. A total of 379 active students participated in this study, selected using accidental sampling. Data were obtained using a student engagement scale and analysed using ANOVA. The results of the study found that: 1) There was no difference in student engagement based on gender (significance value = 0.400). 2) There was a significant difference in student engagement based on academic year (significance value = 0.001); further analysis showed that first-year students had the highest mean score compared to students in higher years. From these results, it can be concluded that there was no difference in student engagement by gender, whereas by academic year, there was a significant difference. This study provides new insights into the factors of gender and academic year that can impact student engagement. It is hoped that future studies can conduct in-depth analysis using confirmatory factor analysis (CFA) on related variables and involve a more diverse range of subjects.
TRANSFORMASI MINDSET DAN KAPASITAS KEWIRAUSAHAAN BAGI UMKM DI DESA PERMATA BARU Muhammad Teguh; Waldi Novi Yarsah; Imelda Imelda; Muhammad Fadhli; Selvia Wulan Hajijah
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i1.36450

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan mindset kewirausahaan, keterampilan manajerial, dan kapasitas pemanfaatan teknologi pelaku UMKM di Desa Permata Baru, Kabupaten Ogan Ilir. Kegiatan dilaksanakan pada 23 Oktober 2025 dengan melibatkan 25 pelaku UMKM melalui pendekatan partisipatif berbasis pelatihan, pendampingan, dan penerapan teknologi tepat guna. Metode pelaksanaan terdiri atas tahapan sosialisasi, pelatihan mindset kewirausahaan dan manajemen usaha, penerapan teknologi produksi dan pemasaran digital, serta pendampingan dan evaluasi berkelanjutan. Evaluasi program dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, observasi, serta wawancara dengan instrumen kuesioner skala Likert. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 84% peserta mengalami peningkatan pemahaman mindset kewirausahaan, 100% peserta mampu menerapkan pencatatan keuangan sederhana, 72% peserta mulai menyusun rencana usaha, dan 80% mengadopsi teknologi tepat guna dalam proses produksi dan pengemasan. Selain itu, terbentuk satu Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang melibatkan 15 pelaku UMKM aktif, serta 56% peserta mengalami peningkatan penjualan sebesar 10–25% pada tahap awal pascaprogram. Program ini terbukti efektif dalam mendorong transformasi UMKM dari usaha berorientasi survival menuju usaha yang lebih terencana, inovatif, dan berdaya saing. Keberlanjutan program perlu didukung melalui pendampingan lanjutan, penguatan kelembagaan, serta perluasan jejaring pemasaran berbasis potensi lokal.Kata kunci: Mindset Kewirausahaan; UMKM Desa; Teknologi Tepat Guna; Pendampingan Usaha; Pemberdayaan Masyarakat. ABSTRACTThis community service program aims to enhance the entrepreneurial mindset, managerial skills, and technological utilization capacity of MSME actors in Permata Baru Village, Ogan Ilir Regency. The activity was conducted on October 23, 2025, involving 25 MSME participants through a participatory approach based on training, mentoring, and the application of appropriate technology. The implementation method consisted of several stages, including socialization, training on entrepreneurial mindset and business management, application of production technology and digital marketing, as well as continuous mentoring and evaluation. Program evaluation was carried out using pre-test and post-test assessments, observations, and interviews employing a Likert-scale questionnaire. The results indicate that 84% of participants experienced an improvement in entrepreneurial mindset understanding, 100% were able to implement simple financial record-keeping, 72% began developing business plans, and 80% adopted appropriate technology in production and packaging processes. In addition, one Joint Business Group (KUB) involving 15 active MSME actors was established, and 56% of participants experienced an increase in sales ranging from 10–25% in the initial post-program period. The program proved effective in transforming MSMEs from survival-oriented businesses into more planned, innovative, and competitive enterprises. Program sustainability should be supported through structured follow-up mentoring, institutional strengthening, and the expansion of marketing networks based on local potential.Keywords: Entrepreneurial Mindset; Rural MSMEs; Appropriate Technology; Business Mentoring; Community Empowerment.