Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Penggunaan LPG Sebagai Bahan Bakar Untuk Motor Bakar Pallawagau La Puppung
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 20 No. 2 (1986): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan LPG sebagai bahan bakar tidak hanya untuk membantu substitusi bensin dan minyak solar serta pertimbangan-pertimbangan masalah lingkungan, tetapi titik berat terletak pada penghematan energi yang baik. Penyebarannya sebagai bahan bakar kendaraan bermotor menuntut beberapa hal yang harus diperhatikan misalnya penyimpanan, distribusi dan keselamatan. Perhatian terhadap keamanan merupakan masalah utama, hal ini dihubungkan dengan keselamatan umum yang disebabkan oleh sifat khusus LPG yang mudah menguap dan terbakar.
Pelumas Untuk Motor Diesel Pallawagau La Puppung
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 19 No. 2 (1985): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini harga bahan bakar motor diesel lebih murah dari pada moyot bensin. Selanjutnya bahan bakar motor diesel mempunyai berat jenis yang lebih tinggi dari pada bahan bakar bensin, dan umumnya bahan bakar dijual dalam satuan volume, sehingga jumlah kilogram per liter yang diperoleh pada pembelian bahan bakar diesel lebih banyak dari bahan bakar bensin.
MINYAK JARAK MEMILIKI POTENSI SEBAGAI BAHAN DASAR MINYAK LUMAS Pallawagau La Puppung
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 20 No. 3 (1986): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak lumas yang digunakan untuk melunasi mesin-mesin teridri dari bahan dsar minyak lumas dan aditif. Bahan dasar minyak lumas ini dapat dibuat dari minyak mineral, lemak hewani atau minyak nabati. Aditif ditambahkan ke dalam minyak lumas untuk meningkatkan mutu minyak lumas sesuai dengan kebutuhan diperbaharui.
PELUMASAN UNTUK TURBIN Pallawagau La Puppung
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 19 No. 3 (1985): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mayoritas dari penggerak mula pada pembangkit tenaga listrik stasioner yang besar menggunakan turbin air, turbin uap atau turbin gas sebagai penggerak generator Pemberian nama turbin ini tergantung Kepada jenis fluida kerja yang digunakan, apakah air, uap atau gas. Pada tulisan ini hanya akan diuraikan tentang pelumasan turbin uap dan turbin gas. Pembahasan akan meliputi prinsip kerja, sistem pelumasan, fungsi, sifat-sifat klasifikasi dan pembersihan minyak lumas untuk turbin.
Kapok Seed Oil As Viscosity Index Improved Pallawagau La Puppung
Scientific Contributions Oil and Gas Vol 10 No 3 (1987)
Publisher : Testing Center for Oil and Gas LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/SCOG.10.3.897

Abstract

Production, supply and development of hubricating oils for domestic use are carried out in Indonesia using domestie bate ofls and imported additives. Research on the use of kapok seed oill as a viscosity index improver for lubricating oll is as an effort for supply and development of lubricating oll additive which is produced in the country. Resuls of physical and chemical properties analysis indicate that kapok seed oil can be used Ea viscosity index improver.
BIODIESEL AS A LUBRICITY ADDITIVE FOR DIESEL FUEL Pallawagau La Puppung
Scientific Contributions Oil and Gas Vol 30 No 2 (2007)
Publisher : Testing Center for Oil and Gas LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/SCOG.30.2.984

Abstract

Sulfur in diesel fuel will influence particulate matter emission either in exhaust gasflow or in atmosphere. The other effect of sulfur it can cause corrosion and engine wear.Further, sulfur also can influence on catalytic system in exhaust pipe. Due to this reasonsulfur level in diesel fuel should be set as lower as possible. The process can be used toreduce sulfur level is desulfurization process (hydrotreatment). At the hydrotreatment todesulfurize diesel fuel, lubricity can decrease, it is cause by reduction of fuel componentswhich have good natural lubricity.Lubricity, is very relevant to the satisfactory operation of diesel fuel engines whichrelay on the fuel to lubricate many of the moving and rubbing metal parts of the fuelinjection equipment. Some injection equipment may be at risk if operated on fuels of lowlubricity.Biodiesel as results of transesterification has a good lubricity, the test results of addingbiodiesel into a lower lubricity of diesel fuel indicate that biodiesel can be used to increasediesel fuel lubricity.