Suprapti
Department Of Elementary Teacher Education, UIN Raden Mas Said Surakarta

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Flipped Learning Instruction to Enhance University Students’ Higher Order Thinking Skills Suprapti Suprapti; Arif Nugroho; Heldy Ramadan Putra Pembangunan
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 7, No 2 (2021): June
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.906 KB) | DOI: 10.33394/jk.v7i2.3320

Abstract

This study aims to shed some light on the significant impact of content videos in flipped learning classroom on students’ higher order thinking skills. The secondary aim of this study is to portray students’ perception toward the practice of flipped learning in assisting their higher order thinking skill development. A total of 36 elementary teacher education students at IAIN Surakarta are involved as participants in this pre-experimental study. Drawing on pre-test, post-test, and focus group discussion, the results of paired sample t-test show a significant difference on the students’ score of pre-test and post-test, meaning that flipped learning with content videos is effective to enhance the students’ higher order thinking skills. Furthermore, the focus group discussion reveals that the students positively perceive the practice of flipped learning instruction to enhance their higher order thinking skills. These results contribute to providing fruitful insights for teachers and school administrators as a teaching model to enhance students’ higher order thinking skills.
Pengembangan Produksi Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi Guru Bagi Mahasiswa PGMI UIN Raden Mas Said Surakarta Suprapti Suprapti
Jurnal Simki Economic Vol 4 No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jse.v4i2.121

Abstract

Learning media is a tool that can help the teaching and learning process so that the meaning of the message conveyed becomes clearer and the goals of education or learning can be achieved effectively and efficiently. Learning media serves as a learning resource for students to obtain messages and information provided by the teacher so that learning materials can further shape knowledge for students. But from the teacher's point of view, making learning media is for the needs of teaching in the classroom. In addition, learning media can contribute to improving teacher welfare. So it is necessary to develop the production of learning media that can be of economic value for the general public. This research was conducted using the ADDIE model, which is one of the development models of the Research and Development (R&D) method. The learning media used in the classroom are developed into products of economic value that can be sold to the free market using analysis and tests by experts. The results of the research are validations carried out by learning media experts who assess the feasibility of the media design display showing an 80% assessment percentage. Validation by material experts who assessed the presentation of material in the media showed a percentage of 90%. Tests conducted by students to determine student responses to the media showed a percentage of 95%.
Manajemen Kesiswaan dalam Pembentukan Karakter Religius Peserta Didik di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Sukoharjo Irwan Rilandi; Suprapti Suprapti
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i4.973

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan karakter religius peserta didik di madrasah sebagai respons terhadap perubahan sosial, perkembangan teknologi, dan tantangan pembinaan moral peserta didik. Manajemen kesiswaan memiliki peran strategis karena berkaitan langsung dengan pengaturan, pembinaan, pengawasan, dan evaluasi perilaku peserta didik dalam kehidupan madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan manajemen kesiswaan dalam pembentukan karakter religius peserta didik di MTs Negeri 2 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2025/2026, serta mengidentifikasi hasil, faktor pendukung, dan faktor penghambat dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kesiswaan dilaksanakan melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan dan evaluasi. Pelaksanaan tersebut tampak pada integrasi program pembiasaan religius, pembagian peran antarunsur madrasah, keteladanan guru, serta pemantauan perilaku peserta didik secara berkala. Pembentukan karakter religius peserta didik tampak pada ketaatan beribadah, kedisiplinan, tanggung jawab moral, dan kepatuhan terhadap tata tertib serta norma madrasah. Faktor pendukung meliputi komitmen kepala madrasah, keteladanan guru, kultur religius madrasah, dan kerja sama orang tua. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan guru pembina, pengaruh lingkungan luar, penggunaan gawai yang kurang terkontrol, dan heterogenitas latar belakang keagamaan peserta didik. Penelitian ini menegaskan bahwa pembentukan karakter religius memerlukan manajemen kesiswaan yang terencana, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Problematika Literasi dan Pembentukan Karakter Anak Usia Sekolah Dasar di Era Digital dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam Rifa Ardian Fahreza; Zakia Lutfiah Khoirun Nisa; Adinda Marsha Dwi Sukma; Suprapti Suprapti
Jurnal Bersama Ilmu Pendidikan (DIDIK) Vol. 2 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/didik.v2i2.665

Abstract

This study aims to analyze literacy challenges and character development issues among elementary school students in the digital era from the perspective of Islamic education. A qualitative approach was employed through a library research method by examining various scientific publications related to literacy, character education, digital culture, the alpha generation, and Islamic educational values. Data sources consisted of academic journals, books, and relevant scholarly articles selected based on predetermined inclusion criteria. The analysis revealed that literacy problems are influenced by multiple interconnected factors, including students’ reading habits, teachers’ literacy competencies, parental involvement, and the increasing exposure of children to digital technology. In addition, the widespread use of digital media has contributed to challenges in fostering responsibility, self-control, and moral awareness among children. To address these issues, this study proposes the Islamic Character-Based Literacy Model (LIBSI), which integrates three core components: role modeling, habit formation, and digital guidance. The model is further supported by the principles of Islamic Digital Citizenship that emphasize ethical behavior, responsibility, and spiritual awareness in digital environments. Several strategic recommendations are generated from the model, including strengthening Islamic value-based digital literacy, enhancing teachers’ literacy competencies, promoting family literacy programs, and encouraging the constructive use of technology in learning activities. The LIBSI model is expected to serve as a conceptual framework for improving literacy skills while simultaneously nurturing students’ moral, social, and spiritual character in the contemporary digital era.
Hubungan antara Tingkat Perhatian Orang Tua dengan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas I MI Al-Islam Kartasura Tahun Ajaran 2023/2024 Lisnaini Pangestika; Suprapti Suprapti
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 1 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i1.85710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya Hubungan positif antara Tingkat Perhatian Orang Tua dengan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas I MI Al-Islam Kartasura Tahun Ajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional di MI Al-Islam Kartasura pada bulan November 2023-Januari 2024. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas IA, IB, IC sebanyak 61 siswa. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik proportionate random sampling dengan teknik perhitungan teknik slovin, dihasilkan sampel sebanyak 53 sampel. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan tes unjuk kerja kemampuan membaca dan penyebaran angket perhatian orang tua, analisis data dengan uji prasyarat (uji normalitas), serta uji hipotesis menggunakan teknik analisis product moment. Berdasarkan hasil perhitungan hipotesis menunjukkan bahwa rhitungrtabel yaitu sebesar 0,5880,271, dapat disimpulkan terdapat hubungan positif antara Tingkat Perhatian Orang tua dengan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I MI Al-Islam Kartasura Tahun Ajaran 2023/2024, menunjukkan bahwa semakin tinggi tinggi tingkat perhatian orang tua, semakin tinggi kemampuan membacanya.
Deepening Understanding of Specific Issues through Structured Academic Controversy: A Perspective of Cooperative Learning Ryan Purnomo; Nur Nafisatul Fitriyah; Suprapti Suprapti; Muhammad Muharrom Al Haromainy
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 11, No 3 (2023): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v11i3.79550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menekankan pemanfaatan kontroversi akademik terstruktur sebagai model teknik pembelajaran kooperatif bagi mahasiswa universitas. Meskipun pentingnya berpikir kritis dan pembelajaran kooperatif dalam pendidikan tinggi semakin meningkat, kurangnya teknik yang efektif menghambat perkembangan keterampilan penting ini. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan efektivitas kontroversi akademik terstruktur dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan mempromosikan pembelajaran kolaboratif di kalangan mahasiswa universitas yang mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL). Melalui tinjauan komprehensif terhadap literatur yang ada dan studi kasus, penelitian ini menyoroti implementasi sukses kontroversi akademik terstruktur dalam beragam pengaturan kelas EFL, menampilkan adaptabilitas dan efektivitasnya dalam memfasilitasi pembelajaran kooperatif dan keterampilan berpikir kritis di antara mahasiswa.Temuan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan mahasiswa untuk menganalisis secara kritis isu-isu kompleks, mengembangkan pandangan yang nuansat, dan berinteraksi secara konstruktif dengan sudut pandang yang berlawanan, mengindikasikan potensi kontroversi akademik terstruktur dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang kokoh. Sebagai kesimpulan, integrasi sistematis kontroversi akademik terstruktur dalam lingkungan pembelajaran EFL dapat secara signifikan berkontribusi pada pengembangan keterampilan berpikir kritis dan mempromosikan suasana pendidikan yang kolaboratif dan intelektual yang merangsang.