Suprapti
Department Of Elementary Teacher Education, UIN Raden Mas Said Surakarta

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Flipped Learning Instruction to Enhance University Students’ Higher Order Thinking Skills Suprapti Suprapti; Arif Nugroho; Heldy Ramadan Putra Pembangunan
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 7, No 2 (2021): June
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.906 KB) | DOI: 10.33394/jk.v7i2.3320

Abstract

This study aims to shed some light on the significant impact of content videos in flipped learning classroom on students’ higher order thinking skills. The secondary aim of this study is to portray students’ perception toward the practice of flipped learning in assisting their higher order thinking skill development. A total of 36 elementary teacher education students at IAIN Surakarta are involved as participants in this pre-experimental study. Drawing on pre-test, post-test, and focus group discussion, the results of paired sample t-test show a significant difference on the students’ score of pre-test and post-test, meaning that flipped learning with content videos is effective to enhance the students’ higher order thinking skills. Furthermore, the focus group discussion reveals that the students positively perceive the practice of flipped learning instruction to enhance their higher order thinking skills. These results contribute to providing fruitful insights for teachers and school administrators as a teaching model to enhance students’ higher order thinking skills.
Pengembangan Produksi Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi Guru Bagi Mahasiswa PGMI UIN Raden Mas Said Surakarta Suprapti Suprapti
Jurnal Simki Economic Vol 4 No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jse.v4i2.121

Abstract

Learning media is a tool that can help the teaching and learning process so that the meaning of the message conveyed becomes clearer and the goals of education or learning can be achieved effectively and efficiently. Learning media serves as a learning resource for students to obtain messages and information provided by the teacher so that learning materials can further shape knowledge for students. But from the teacher's point of view, making learning media is for the needs of teaching in the classroom. In addition, learning media can contribute to improving teacher welfare. So it is necessary to develop the production of learning media that can be of economic value for the general public. This research was conducted using the ADDIE model, which is one of the development models of the Research and Development (R&D) method. The learning media used in the classroom are developed into products of economic value that can be sold to the free market using analysis and tests by experts. The results of the research are validations carried out by learning media experts who assess the feasibility of the media design display showing an 80% assessment percentage. Validation by material experts who assessed the presentation of material in the media showed a percentage of 90%. Tests conducted by students to determine student responses to the media showed a percentage of 95%.
Manajemen Kesiswaan dalam Pembentukan Karakter Religius Peserta Didik di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Sukoharjo Irwan Rilandi; Suprapti Suprapti
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i4.973

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan karakter religius peserta didik di madrasah sebagai respons terhadap perubahan sosial, perkembangan teknologi, dan tantangan pembinaan moral peserta didik. Manajemen kesiswaan memiliki peran strategis karena berkaitan langsung dengan pengaturan, pembinaan, pengawasan, dan evaluasi perilaku peserta didik dalam kehidupan madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan manajemen kesiswaan dalam pembentukan karakter religius peserta didik di MTs Negeri 2 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2025/2026, serta mengidentifikasi hasil, faktor pendukung, dan faktor penghambat dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kesiswaan dilaksanakan melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan dan evaluasi. Pelaksanaan tersebut tampak pada integrasi program pembiasaan religius, pembagian peran antarunsur madrasah, keteladanan guru, serta pemantauan perilaku peserta didik secara berkala. Pembentukan karakter religius peserta didik tampak pada ketaatan beribadah, kedisiplinan, tanggung jawab moral, dan kepatuhan terhadap tata tertib serta norma madrasah. Faktor pendukung meliputi komitmen kepala madrasah, keteladanan guru, kultur religius madrasah, dan kerja sama orang tua. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan guru pembina, pengaruh lingkungan luar, penggunaan gawai yang kurang terkontrol, dan heterogenitas latar belakang keagamaan peserta didik. Penelitian ini menegaskan bahwa pembentukan karakter religius memerlukan manajemen kesiswaan yang terencana, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Problematika Literasi dan Pembentukan Karakter Anak Usia Sekolah Dasar di Era Digital dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam Rifa Ardian Fahreza; Zakia Lutfiah Khoirun Nisa; Adinda Marsha Dwi Sukma; Suprapti Suprapti
Jurnal Bersama Ilmu Pendidikan (DIDIK) Vol. 2 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/didik.v2i2.665

Abstract

This study aims to analyze literacy challenges and character development issues among elementary school students in the digital era from the perspective of Islamic education. A qualitative approach was employed through a library research method by examining various scientific publications related to literacy, character education, digital culture, the alpha generation, and Islamic educational values. Data sources consisted of academic journals, books, and relevant scholarly articles selected based on predetermined inclusion criteria. The analysis revealed that literacy problems are influenced by multiple interconnected factors, including students’ reading habits, teachers’ literacy competencies, parental involvement, and the increasing exposure of children to digital technology. In addition, the widespread use of digital media has contributed to challenges in fostering responsibility, self-control, and moral awareness among children. To address these issues, this study proposes the Islamic Character-Based Literacy Model (LIBSI), which integrates three core components: role modeling, habit formation, and digital guidance. The model is further supported by the principles of Islamic Digital Citizenship that emphasize ethical behavior, responsibility, and spiritual awareness in digital environments. Several strategic recommendations are generated from the model, including strengthening Islamic value-based digital literacy, enhancing teachers’ literacy competencies, promoting family literacy programs, and encouraging the constructive use of technology in learning activities. The LIBSI model is expected to serve as a conceptual framework for improving literacy skills while simultaneously nurturing students’ moral, social, and spiritual character in the contemporary digital era.
Hubungan antara Tingkat Perhatian Orang Tua dengan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas I MI Al-Islam Kartasura Tahun Ajaran 2023/2024 Lisnaini Pangestika; Suprapti Suprapti
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 1 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i1.85710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya Hubungan positif antara Tingkat Perhatian Orang Tua dengan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas I MI Al-Islam Kartasura Tahun Ajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional di MI Al-Islam Kartasura pada bulan November 2023-Januari 2024. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas IA, IB, IC sebanyak 61 siswa. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik proportionate random sampling dengan teknik perhitungan teknik slovin, dihasilkan sampel sebanyak 53 sampel. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan tes unjuk kerja kemampuan membaca dan penyebaran angket perhatian orang tua, analisis data dengan uji prasyarat (uji normalitas), serta uji hipotesis menggunakan teknik analisis product moment. Berdasarkan hasil perhitungan hipotesis menunjukkan bahwa rhitungrtabel yaitu sebesar 0,5880,271, dapat disimpulkan terdapat hubungan positif antara Tingkat Perhatian Orang tua dengan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I MI Al-Islam Kartasura Tahun Ajaran 2023/2024, menunjukkan bahwa semakin tinggi tinggi tingkat perhatian orang tua, semakin tinggi kemampuan membacanya.
Deepening Understanding of Specific Issues through Structured Academic Controversy: A Perspective of Cooperative Learning Ryan Purnomo; Nur Nafisatul Fitriyah; Suprapti Suprapti; Muhammad Muharrom Al Haromainy
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 11, No 3 (2023): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v11i3.79550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menekankan pemanfaatan kontroversi akademik terstruktur sebagai model teknik pembelajaran kooperatif bagi mahasiswa universitas. Meskipun pentingnya berpikir kritis dan pembelajaran kooperatif dalam pendidikan tinggi semakin meningkat, kurangnya teknik yang efektif menghambat perkembangan keterampilan penting ini. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan efektivitas kontroversi akademik terstruktur dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan mempromosikan pembelajaran kolaboratif di kalangan mahasiswa universitas yang mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL). Melalui tinjauan komprehensif terhadap literatur yang ada dan studi kasus, penelitian ini menyoroti implementasi sukses kontroversi akademik terstruktur dalam beragam pengaturan kelas EFL, menampilkan adaptabilitas dan efektivitasnya dalam memfasilitasi pembelajaran kooperatif dan keterampilan berpikir kritis di antara mahasiswa.Temuan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan mahasiswa untuk menganalisis secara kritis isu-isu kompleks, mengembangkan pandangan yang nuansat, dan berinteraksi secara konstruktif dengan sudut pandang yang berlawanan, mengindikasikan potensi kontroversi akademik terstruktur dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang kokoh. Sebagai kesimpulan, integrasi sistematis kontroversi akademik terstruktur dalam lingkungan pembelajaran EFL dapat secara signifikan berkontribusi pada pengembangan keterampilan berpikir kritis dan mempromosikan suasana pendidikan yang kolaboratif dan intelektual yang merangsang.
Membangun Akhlak Mulia melalui Pendidikan Agama Islam Nafisatul Laila; Citra Lestari; Salwa Nafiah; Suprapti Suprapti
Jurnal Bersama Ilmu Pendidikan (DIDIK) Vol. 2 No. 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/didik.v2i3.662

Abstract

This study aims to analyze the role of Islamic Religious Education (PAI) in building noble character (akhlak mulia) amid the challenges of modern society. This research employs a qualitative approach using a library research method by examining various relevant scientific literatures, including journals, articles, and academic documents. The findings indicate that Islamic Religious Education plays a strategic role not only in transferring knowledge but also in shaping moral, spiritual, and social values of learners. The formation of noble character can be achieved through several methods such as exemplary behavior (uswah hasanah), habituation, advice, and the internalization of Islamic values in daily life. In the digital era, the development of technology presents both opportunities and challenges in character building, requiring adaptive strategies from educators. Furthermore, the success of moral education is influenced by the synergy between schools, families, and communities. Therefore, Islamic Religious Education serves as a fundamental instrument in developing individuals who are intellectually competent, spiritually strong, and morally upright, enabling them to face the complexities of modern life.
Transformasi Pendidikan Islam Dalam Pendekatan Manajemen Di Era Super Smart Society (Society 5.0) Suprapti
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 1 No. 1 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam merupakan sarana yang diharapkan mampu menjembatani berbagai cabang ilmu pengetahuan dengan perspektif Islam. Secara konseptual, pendidikan Islam sebenarnya sangat kaya namun cenderung normative. Sehingga dibutuhkan paradigm baru agar pendidikan Islam itu lebih membumi. Oleh karena itu, perubahan pengelolaan pendidikan Islam diharapkan lebih praktis dan adaptif terhadap perkembangan jaman. Di era super smart society (society 5.0) yang menuntut semua keilmuan berbasis teknologi, pendidikan Islam harus bertransformasi menuju konsep pendidikan yang lebih bersentuhan dengan realitas. Melalui manajemen tansformasi ini pendidikan Islam melakukan transformasi secara masif terhadap organisasi pendidikan Islam melalui pendekatan-pendekatan yang ada dalam manajamen transformatif atau manajemen perubahan mulai dari perumusan orientasi pendidikan Islam, pembaruan kurikulum, penyiapan sumber daya manusia, strategi pembelajaran, perubahan model evaluasi, evaluasi kebijakan, dan perubahan manajemen di semua satuan pendidikan Islam.
Muhammadiyah Dan Nahdlatul Ulama Dalam Konsep Pendidikan Di Indonesia Ayep Rosidi; Suprapti; Irwanto; Ngalimun
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 1 No. 2 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v1i2.242

Abstract

Penelitian ini menggunakan diskriptif kualitatif dengan metode kepustakaan (library research), dengan hasil bahwa: Peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu kunci utama dalam menanggulangi problem ini juga telah dilancarkan oleh Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. Lembaga Pendidikan Muhammadiyah dan NU bergerak mencerdaskan bangsa berupaya mencapai sebuah kesejahteraan sejak awal pendiriannya. Rupanya problem utama bukan cuma masalah kemampuan kognisi dan skill, tetapi juga munculnya problematika degradasi akhlaq yang mendera. Pendidikan di kedua lembaga ini berkonsentrasi pada pembentukan manusia yang utuh baik materiil maupun spiritual. Muhammadiyah dan NU Tidak semata mengajarkan gagasan kecerdasan intelektualitas semata, tetapi lembaga pendidikan yang mereka dirikan mulai sekolah dasar hingga perfuruan tinggi dan pondok pesantren mengajarkan nilai-nilai kecerdasan spiritual. Bahwa sisi akhlaq manusia dibangun terlebih dahulu, untuk memahami posisi dirinya dihadapan Allah, sesama manusia, dan alam semesta. Memahamkan bahwa manusia harus mampu menjadi khalifah yang memakmurkan bumi sebagai amanah dari Allah kepadanya.
Analisis Pilihan Strategi Manajemen Humas Berdasarkan Analisis Swot Di Fakultas Ekonomi Bisnis Islam Uin Raden Mas Said Surakarta Suprapti
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2024): Januari-Maret 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v2i1.730

Abstract

UIN Raden Mas Said Surakarta selanjutnya disingkat UIN RMS Surakarta merupakan pergururuan tinggi keagamaan Islam negeri yang berbeda dengan UIN lain yang sudah dewasa seperti UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan yang lainnya. UIN RMS Surakarta baru berubah yang sebelumnya berstatus IAIN pada akhir tahun 2020. Hal ini jelas akan berpengaruh pada pemilihan strategis dalam manajemen lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan strategi-strategi yang digunakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Ilam UIN RMS Surakarta dalam manajemen humas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, penelitian kualitatif ini memperoleh data berupa data yang langsung tercatat dari kegiatan dilapangan dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Febi memiliki peluang dan potensi yang banyak dalam berkompetisi dengan lulusan fakultas ekonomi perguruan tinggi umum. Yang masih perlu dilakukan dalam bersaing adalah melakukan banyak promosi dan bekerjasama dengan lembaga-lembaga keuangan bank atau nonbank konvensional maupun syariah. Promosi merupakan bagian dari fungsi humas. Manajemen humas perlu dikuatkan kembali sehingga berfungsi sesuai dengan tujuan yakni membangun citra positif lembaga.