Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Telaah kesulitan belajar Bahasa Indonesia siswa sekolah dasar: A Case Study Qualitative Laksmi Evasufi Widi Fajari; Umalihayati Umalihayati; Puji Rahayu Ningsih; Icha Tantri Lestari; Milawaty Sihombing; Salma Rodiyatul Adawiyah; Fera Hanifatunnufus
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91793

Abstract

Bahasa Indonesia pada hakikatnya mengajarkan manusia tentang keterampilan bahasa yang baik dan benar sesuai fungsi dan tujuannya. Penelitian dilakukan untuk menganalisis kesulitan belajar bahasa Indonesia dan upaya guru mengatasi kesulitan belajar bahasa Indonesia pada siswa. Metode penelitian menggunakan kualitatif studi kasus dengan subjek penelitian guru dan 4 siswa kelas 5 yang berkesulitan belajar melalui purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan 4 tahapan meliputi mengumpulkan data, reduksi data, menyajikan data, serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan permasalahan kesulitan belajar bahasa Indonesia pada siswa sekolah dasar yang meliputi kesulitan belajar membaca, menulis, berbicara dan menyimak yang dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. (1) Kesulitan membaca disebabkan karena faktor internal yaitu siswa sakit/ kurang fokus pada isi bacaan yang terlalu formal. (2) Kesulitan belajar menulis disebabkan karena faktor internal kesulitan dalam memegang pensin/pena sedangkan faktor ekternal kurangnya motivasi dari guru maupun orangtua. (3) Kesulitan belajar berbicara disebabkan karena faktor internal kurang percaya diri. (4) Kesulitan belajar menyimak disebabkan karena faktor internal tidak fokus pada isi bacaan. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar bahasa Indonesia pada siswa sekolah dasar dapat dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi kurangnya fokus pada mata pelajaran tertentu. Faktor eksternal meliputi kurangnya motivasi dari orang tua atau teman sebaya.
Upaya Mencegah Tindakan Kekerasan Remaja dengan Peringatan Bahaya Narkoba dan Perundungan dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMAN 1 Cinangka Ana Utami Fatoni; Rina Andriani; Umalihayati Umalihayati; Fera Hanifatunnufus; Qoyimah Qoyimah; Deni Herdiyansah; Mutiara Anisa Titian Trisna
Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): September : Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/kolaborasi.v2i3.220

Abstract

The writing focused on supporting school program for Kurikulum Merdeka by providing an event namely Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) on warning the students for drugs and bullying as parts of juvenile delinquency. The writers highlighted on how to prevent the acts and the impact might come. A live workshop including presentation, discussion, problem-solving, and role-play was held to engange students more involved. The participants were 202 students in the 11th graders, 7 representative teachers, and 2 counseling teachers.