Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN METODE IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK MINYAK BERAT HASIL EKSTRAKSI OIL SAND ILIRAN HIGH DENGAN FORMULA PERHITUNGAN BERDASARKAN KOMPOSISI ELEMENTER Muhammad Fuad; Dwi Endah Rachmawati; Leni Herlina; Daliya Indra Setiawan; Rezky Iriansyah Anugrah
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 56 No. 2 (2022): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampai saat ini, minyak bumi masih memiliki peran strategis sebagai sumber energi bagi aktivitas kehidupan manusia. Akan tetapi, kebutuhan minyak bumi tidak diimbangi dengan cadangan yang ada. Oleh karena itu, minyak non-konvensional seperti minyak berat Iliran High perlu dikembangkan lebih jauh sebagai salah satu sumber cadangan minyak masa depan. Identifikasi sifat karakteristik minyak ini sangat penting karena menjadi tolok ukur mutu dan potensi umpan kilang minyak bumi. Namun identifikasi minyak hasil ekstraksi oil sand tidak mudah, karena sifatnya yang berat, sulit mengalir serta hasil (yield) yang sedikit. Minyak Iliran High diperoleh dengan mengekstrak oil sand menggunakan berbagai pelarut organik. Larutan hasil ekstraksi lalu dipisahkan dari padatan dengan proses filtrasi (penyaringan). Untuk merekoveri minyak dari pelarut dilakukan proses evaporasi sehingga diperoleh ekstrak berupa minyak berat dan rafinat (pelarut yang sudah tidak mengandung minyak) yang dapat digunakan kembali (diregenerasi) untuk proses ekstraksi selanjutnya. Kemudian dilakukan pengujian laboratorium untuk mengetahui specific gravity, gross heat value dan komposisi elementer. Berdasarkan data tersebut, dapat dilakukan identifikasi minyak berat Iliran High denfgan pendekatan rumus perhitungan untuk menentukan sifat karakteristik minyak berat seperti: rasio H/C, nilai kalor, bobot molekul, titik didih rerata, nilai faktor KUOP, titik anilin, titik tuang, viskositas, residu karbon, kandungan aspalten dan kadar aromatik. Karakterisasi minyak Iliran High menunjukkan komposisi elementer C, H, O, N dan S masing-masing sebesar 85,39 – 88,12%wt, 11,34 – 12,26%wt, 0,10 – 0,12%wt, 0 – 2,55%wt, dan >0,01%wt. Minyak Iliran High merupakan minyak berat, sweet crude dan dikategorikan sebagai minyak naftenik, dengan kadar aromatik ~40%.
MODIFIKASI SERAT RAYON SEBAGAI ADSORBEN LOGAM BERAT Dwi Endah Rachmawati; Novita Elia; Endang Asijati; Helmiyati
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 53 No. 2 (2019): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Logam berat merupakan permasalahan serius untuk lingkungan. Salah satu solusi mengatasinya yaitu dengan pemisahan menggunakan adsorben berbahan dasar serat selulosa. Penelitian ini bertujuan untuk memodifi kasi serat rayon dan mengaplikasikannya pada ion logam berat untuk mengetahui kemampuan adsorpsi dan regenerasinya. Proses modifi kasi diawali dengan teknik ozonisasi, proses ikat silang dengan N,N-metilenbisakrilamida (NBA), pencangkokan glisidil metakrilat (GMA), dan fungsionalisasi dietilentriamin (DETA). Karakterisasi yang dilakukan meliputi analisis spektrofotometri Fourier Transform Infrared (FTIR), derajat pengembangan, dan ketahanan terhadap asam dan basa. Serat termodifi kasi kemudian diaplikasikan untuk mengadsorpsi ion logam berat Cu(II), Cd(II) dan Pb(II) pada variasi kondisi pH 3-7. Pencangkokan GMA pada serat rayon terikat silang melalui teknik ozonisasi dilakukan pada temperatur 70C, waktu reaksi 150 menit, dan konsentrasi GMA 5% menghasilkan persen pencangkokan sebesar 202,76%. Serat rayon tercangkok ini memiliki derajat pengembangan lebih kecil dibandingkan serat rayon awal, namun memiliki ketahanan asam dan basa yang lebih baik. Keberhasilan pembukaan cincin epoksi GMA ditunjukkan oleh spektrum FTIR dan diperoleh persen DETA yang terfungsionalisasi sebanyak 76,59% mol. Hasil aplikasi adsorpsi ion logam berat menunjukkan bahwa serat rayon termodifi kasi efektif untuk menurunkan kandungan ion logam berat terutama ion Cu(II) hingga 1,438 mmol/gram adsorben pada pH 5. Serat rayon termodifi kasi ini juga dapat diregenerasi dan digunakan kembali.