Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Effect Of The Project Based Learning (PJBL) Model On Students' Creative Thinking Abilities In The Subject Of Science Class IV Swi Halizah Opranti; Aprido B. Simamora; Imelda Sabrina Sibarani
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i1.1401

Abstract

This study aims to determine the effect of the Project Based Learning (PjBL) model on students’ creative thinking skills in the Science and Social Studies (IPAS) subject for fourth-grade students at SD Negeri 124394 Pematangsiantar. This research employed a quantitative method with a One Group Pretest-Posttest design. The participants were 23 fourth-grade students. The research instrument consisted of six essay questions validated by experts. Data were analyzed using the N-Gain test to measure the improvement in creative thinking skills. The results showed a significant increase in students’ creative thinking skills after the implementation of PjBL, with the average pretest score of 35.95 rising to 84.60 in the posttest. The N-Gain calculation indicated a high category with an average score of 0.72 (72.18%). Thus, thePjBL model has a positive effect on enhancing students’ creative thinking skills in IPAS subject
SOSIALISASI PENGGUNAAN TEKNOLOGI INOVASI DALAM MENINGKATKAN USAHA MIKRO, MAKRO, DAN MENENGAH (UMKM) Imelda Sabrina Sibarani; Tabita Rouli Sianturi; Sondang Rodearni Sinaga; Nesa Purba; Mey Shintia Daniella Sitohang; Ramces Hotmartua Situmorang; Maria Delaviana Sijabat; Sehat Silaban; Renata Novianti Siboro; Ria Yosi Sirait
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.13579

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in supporting the community’s economy; however, some business actors still face limitations in utilizing digital technology to support marketing and business management activities. This Community Service (PKM) activity aims to improve the understanding and readiness of Rumah Makan Ibu Situmorang in utilizing digital technology to support business development. The activity was carried out through four stages: observation, interviews, socialization and practice, and evaluation. Observation and interviews were conducted to identify the partner’s initial conditions and needs, while the socialization and practice activities focused on MSME digitalization, the use of social media as a promotional tool, the use of WhatsApp Business as a communication medium with customers, and digital transaction recording. Evaluation was conducted through discussions, question-and-answer sessions, and observation of the partner’s involvement throughout the activity. The results showed that the partner gained an understanding of the benefits of digital technology for supporting marketing, customer communication, and business transaction management. The partner also demonstrated active participation during the practice sessions and readiness to begin utilizing digital technology independently. This activity serves as an initial step in supporting the partner’s digital transformation and needs to be followed by further assistance to ensure that technology can be implemented consistently and sustainably. ABSTRAK Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, tetapi sebagian pelaku usaha masih menghadapi keterbatasan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung kegiatan pemasaran dan pengelolaan usaha. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan Rumah Makan Ibu Situmorang dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pengembangan usaha. Mitra pada kegiatan ini adalah Ibu Situmorang selaku pemilik rumah makan. Kegiatan dilaksanakan pada 23 Juni 2026. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu observasi, wawancara, sosialisasi dan praktik, serta evaluasi. Observasi dan wawancara dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi awal dan kebutuhan mitra, sedangkan sosialisasi dan praktik difokuskan pada digitalisasi UMKM, pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, penggunaan WhatsApp Business sebagai media komunikasi dengan pelanggan, serta pencatatan transaksi secara digital. Evaluasi dilakukan melalui diskusi, tanya jawab, dan pengamatan terhadap keterlibatan mitra selama kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra memperoleh pemahaman mengenai manfaat teknologi digital untuk mendukung pemasaran, komunikasi dengan pelanggan, dan pengelolaan transaksi usaha. Mitra juga menunjukkan keterlibatan aktif selama praktik serta kesiapan untuk mulai memanfaatkan teknologi digital secara mandiri. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mendukung transformasi digital mitra dan perlu dilanjutkan melalui pendampingan agar penerapan teknologi dapat dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.