Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KERUPUK IKAN DI DESA PESANGGRAHAN, LAREN, LAMONGAN Desrina Yusi Irawati; Agrienta Bellanov; Armadeo Ruben Canariesa; Teofilus Valentino
Jurnal Pengabdian Masyarakat : BAKTI KITA Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Bakti Kita
Publisher : LPPM Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/baktikita.v5i2.6591

Abstract

Pesanggrahan Village is one of the villages in the Lamongan district, located on the banks of the Bengawan Solo River. The fish caught by local fishermen inspires residents to innovate in producing crackers. One of the fish crackers in Pesanggrahan village is the cracker produced by Afisfa Kitchens. Afisfa Kitchen's crackers have drawbacks, namely that the crackers quickly go "rancid," the packaging label is straightforward, and the business does not have good financial management. The service programs at Afisfa Kitchen's crackers include developing spinner machines, changing label designs, and training in business financial management. Service activities include discussions, preparing spinner machines, counseling, and training. The result of the service program that has been carried out is that using a spinner machine can reduce oil so that the crackers can last longer. Label designs were made for three types of crackers: labels for tilapia, gabus, and milkfish. Labels look more attractive and informative. The results of financial management training produce monthly financial reports. All community service activities ran smoothly and were attended with enthusiasm.
Pemberdayaan pembuat jamu seduh dengan inovasi masin pengaduk/ kristalisasi sederhana Nyoman Sri Widari; Agrienta Bellanov; Ony Kurniawati; Teofilus Valentino; Brahmana Duta Pramaraja Kusuma; Ivang Eden Septian Lourent Kaka
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.34416

Abstract

AbstrakTren gaya hidup sehat mendorong peningkatan konsumsi produk herbal, termasuk jamu serbuk berbasis rempah lokal. Namun, pelaku UMKM seperti SN3 Rempah di Kabupaten Trenggalek menghadapi kendala dalam proses produksi manual, kualitas produk yang belum konsisten, serta strategi pemasaran yang belum optimal. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi, kualitas, dan daya saing produk mitra melalui penerapan teknologi tepat guna dan pelatihan digital. Mitra sasaran merupakan unit usaha rumah tangga dengan lima peserta aktif yang terlibat langsung dalam kegiatan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan penggunaan mesin pengaduk kristalisasi jamu cair menjadi sebuk, praktik pengeringan dan pengemasan, pelatihan manajemen keuangan sederhana, serta pendampingan strategi pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi dari 10 kg menjadi 25 kg per minggu, penurunan kadar air produk hingga di bawah 3%, serta peningkatan penjualan dari 40 menjadi 100 botol per bulan. Selain itu, mitra mampu menyusun laporan keuangan sederhana dan mengelola akun digital secara mandiri. Program ini memberikan dampak nyata dalam peningkatan efisiensi produksi, kualitas produk, dan akses pasar, serta memperkuat keberlanjutan usaha mitra. Kata kunci: pemberdayaan masyarakat; jamu serbuk; teknologi tepat guna; pelatihan digital; UMKM Trenggalek AbstractThe healthy lifestyle trend has led to increased demand for herbal products, including powdered herbal drinks made from local spices. However, micro-enterprises like SN3 Rempah in Trenggalek Regency face challenges in manual production, inconsistent product quality, and limited marketing strategies. This community engagement program aimed to enhance production capacity, product quality, and competitiveness through appropriate technology and digital training. The target partner was a home-based business involving five active participants. The methods included socialization, training on the use of a crystallization mixer for liquid herbal processing, hands-on drying and packaging practices, basic financial management workshops, and digital marketing assistance via social media and online marketplaces. The results showed an increase in production capacity from 10 kg to 25 kg per week, reduced moisture content to below 3%, and a rise in monthly sales from 40 to 100 bottles. Additionally, the partner successfully developed simple financial reports and managed digital accounts independently. The program delivered tangible improvements in production efficiency, product quality, and market access, while strengthening the sustainability of the partner’s business. Keywords: community empowerment; powdered herbal drink; appropriate technology; digital training; Trenggalek MSMEs
Kombinasi Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) dan Value Stream Mapping (VSM) pada proses produksi Medical System Vacuum PT. INTIDAYA DINAMIKA SEJATI Teofilus Valentino; Desrina Yusi Irawati; Lasman Parulian Purba
Industrial & System Engineering Journals (ISEJOU) Vol. 4 No. 1 (2025): ISEJOU, Vol 4, No 1 Desember 2025
Publisher : Universitas Katolik Darma Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/isejou.v4i1.885

Abstract

PT. Intidaya Dinamika Sejati adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan distribusi peralatan industri, dengan salah satu produk utamanya adalah Medical System Vacuum. Studi ini menganalisis permasalahan di Departemen Purchasing terkait proses produksi, dengan mengidentifikasi tantangan utama seperti keterlambatan dalam pembuatan Bill of Materials (BOM) akibat antrean analisis kerusakan serta ketidakefisienan dalam alur kerja dari Sales Order (SO) ke Work Order (WO). Melalui pengamatan langsung,analisis data kegagalan, dan wawancara dengan ahli, ditemukan bahwa waktu produksi normal per unit adalah tiga minggu. Untuk meningkatkan efisiensi, beberapa solusi diusulkan, termasuk digitalisasi dan otomatisasi analisis BOM, optimalisasi pengadaan material melalui kerja sama dengan pemasok, penerapan sistem persediaan Just-In-Time (JIT), serta pemantauan pengiriman material secara real-time. Peningkatan koordinasi antar divisi juga menjadi faktor penting melalui penyederhanaan prosedur, penerapan sistem komunikasi digital, dan pelatihan lintas divisi. Selain itu, untuk mengatasi keterlambatan proyek, diperlukan penjadwalan ulang dengan waktu buffer yang lebih realistis, pemantauan progres secara berkala, dan penerapan analisis risiko secara proaktif. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi biaya dan waktu, serta meningkatkan kepuasan pelanggan, sehingga pada akhirnya memperkuat posisi kompetitif PT. IDS di pasar.
Implementasi Digital Marketing untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM di Lingkungan Gereja Redemptor Mundhi Surabaya Agrienta Bellanov; Nyoman Sri Widari; Lasman Parulian Purba; yosep krispinus dwi Laksono; Teofilus Valentino; Magdalena Triyoga; Brahmana Duta Pramaraja Kusuma
The Center for Sustainable Development Studies Journal (Jurnal CSDS) Vol. 4 No. 2 (2025): Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal CSDS Vol 4, No 2 (2025) ISSN 2964-1683 (media onlin
Publisher : Darma Cendika Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/csds.v4i2.949

Abstract

Perkembangan digitalisasi menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mampu beradaptasi dalam kegiatan pemasaran berbasis teknologi. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan media digital secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam mengimplementasikan digital marketing. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 21 Januari 2026 di Gereja Redemptor Mundhi Surabaya dengan melibatkan 30 peserta yang merupakan anggota komunitas UMKM gereja. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi dan pelatihan praktik, yang mencakup materi pentingnya digitalisasi pemasaran, pemanfaatan media sosial, serta pembuatan konten kreatif dan desain media promosi seperti postingan, banner, dan poster. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep digital marketing serta peningkatan keterampilan dasar dalam pembuatan konten digital. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dan kesiapan untuk menerapkan strategi pemasaran digital dalam kegiatan usaha mereka. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa perbedaan tingkat literasi digital dan keterbatasan waktu pelatihan. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan lanjutan untuk mengoptimalkan implementasi hasil pelatihan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan daya saing UMKM serta mendorong pertumbuhan ekonomi komunitas secara berkelanjutan.