Isrok'atun Isrok'atun
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN GAMIFICATION METHOD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI SISWA KELAS III SD Nurul Meilina Azizah; Aah Ahmad Syahid; Isrok'atun Isrok'atun
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 9 No 2 (2026): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Juli 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v9i2.8291

Abstract

Penelitian ini berasal dari permasalahan kemampuan numerasi siswa sekolah dasar masih tergolong rendah sehingga diperlukan inovasi pembelajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan kemampuan numerasi siswa setelah diterapkan gamification method pada materi penyajian data di kelas III SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu, menggunakan desain non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas III SD Negeri di Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya. Sampel penelitian yaitu SDN Margamulya dan SDN Sukasirna. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes. Berdasarkan uji independent sample t-test terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara penerapan gamification method dan metode konvensional terhadap kemampuan numerasi siswa. Berdasarkan hasil perhitungan N-Gain, peningkatan kemampuan numerasi siswa pada kelas eksperimen termasuk pada kategori sedang (47%) sementara pada kelas kontrol termasuk ke dalam kategori rendah (22,5%). Dengan demikian, peningkatan kemampuan numerasi pada kelas yang menerapkan gamification method lebih tinggi dibandingkan kelas yang menggunakan metode konvensional. Sehingga gamification method dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa.
Improving understanding of place value of numbers through the STAD type cooperative learning model and media stick box Rika Luviana; Riana Irawati; Isrok'atun Isrok'atun
UNION : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 12 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/union.v12i3.17719

Abstract

The background of this research highlights that students often struggle to understand the place value of numbers, as each digit in a number represents a value based on its position. This challenge arises because the learning process lacks the use of engaging media and relies heavily on one-way interactions. To address this issue, a teaching approach that incorporates media and promotes active student involvement is required. This research implements the STAD-type cooperative learning model assisted by a stick box to enhance students' understanding of place value concepts. The study employs a quasi-experimental nonequivalent control group design method, with fifth-grade students from public elementary schools in North Sumedang District as the population. The primary research instrument is an essay test designed to measure conceptual understanding, supplemented by non-test instruments such as observations and questionnaires to collect additional data. The findings indicate that the STAD-type cooperative learning model assisted by a stick box significantly improves students' understanding of the place value concept, with a gain score of 0.746 categorized as high. In contrast, the conventional learning model resulted in a gain score of 0.178, categorized as low. Thus, it can be concluded that there is a significant difference in conceptual understanding of place value between students who learn using the STAD-type cooperative model with stick box assistance and those who engage in conventional learning methods.
Efektivitas Pendekatan Deep Learning dan Pendekatan Konvensional terhadap Pemahaman Konsep Operasi Perkalian Bilangan Desimal Peserta Didik Kelas IV SD Siti Nadila; M. Maulana; Isrok'atun Isrok'atun
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i2.5175

Abstract

Pemahaman konsep matematika peserta didik sekolah dasar yang masih rendah, terutama pada materi perkalian bilangan desimal, hingga kini masih menjadi persoalan yang perlu diperhatikan. Peserta didik kerap mengalami kesulitan dalam menentukan nilai tempat dan penempatan posisi tanda koma pada hasil perkalian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pendekatan deep learning yang memadukan pilar meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning dalam membangun pemahaman konsep secara lebih mendalam, dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 60 peserta didik kelas IV sekolah dasar, terbagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan masing-masing 30 peserta didik. Pengumpulkan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest, kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon, Mann-Whitney, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua pendekatan pembelajaran sama-sama mampu meningkatkan pemahaman konsep peserta didik secara signifikan. Kelas dengan pendekatan deep learning memperoleh nilai N-Gain sebesar 0,45, sementara kelas konvensional memperoleh 0,41 sehingga keduanya berada dalam kategori sedang. Uji Mann-Whitney pada skor posttest menghasilkan nilai Asymp. Sig. sebesar 0,652, yang berarti tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan secara statistik antara kedua pendekatan, meskipun pendekatan deep learning menunjukkan kecenderungan peningkatan yang lebih tinggi secara deskriptif. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendekatan deep learning berpotensi menjadi alternatif pembelajaran yang mendukung peningkatan pemahaman konsep operasi perkalian bilangan desimal. Namun, penerapannya perlu disesuaikan dengan karakteristik materi dan kebutuhan belajar peserta didik karena pendekatan konvensional juga terbukti mampu meningkatkan pemahaman konsep secara signifikan.