Muhammad Syafi’i
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pemanfaatan Limbah Cabe Kering, Wortel, Sawi, dan Kol dalam Pembuatan Pupuk Organik pada Masyarakat Desa Merek Kabupaten Karo Muhammad Faisal; Rahmadina Rahmadina; Nazwa Ramadhona; Dwi Khairani; Widya Rahayu; Nurul Hafizah Hasanah; Anjelita Sinaga; Rimsa Desela Putri; Nabila Az-Zahra; Muhammad Syafi’i
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6418

Abstract

Pupuk merupakan salah satu elemen penting dalam pertanian, berfungsi untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman. Dalam upaya menuju pertanian yang lebih berkelanjutan, penggunaan pupuk organik semakin mendapatkan perhatian. Salah satu sumber pupuk organik yang potensial adalah limbah sayuran, seperti cabe kering, sawi, kol dan wortel. Penelitian ini dilakukan di Desa Merek, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pembuatan pupuk organik dari olahan limbah sayuran, khususnya cabe kering, sawi, tomat, dan kol. Pelatihan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pupuk organik dari limbah sayuran ini kaya akan unsur hara esensial seperti nitrogen, fosfor, dan kalium, serta memiliki potensi untuk meningkatkan pertumbuhan pada daun. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah sayuran sebagai bahan baku pupuk organik tidak hanya mengurangi dampak limbah, tetapi juga berkontribusi pada praktik pertanian yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Development of an Integrated Islamic Religious Education Curriculum at Junior High School Integrated Islamic in Deli Serdang Regency Muhammad Syafi’i; Wahyudin Nur Nasution; Neliwati Neliwati
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 6 No 4 (2025): October
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v6i4.2236

Abstract

Purpose of the study: This study aims to analyze the development of an integrated Islamic Religious Education (IRE) curriculum across Islamic Junior High Schools, each of which employs distinct curriculum design models to strengthen the internalization of Islamic values in students’ learning experiences. Methodology: Using a descriptive qualitative approach, data were gathered from principals, vice principals for curriculum, and IRE teachers through in-depth interviews, observation, and documentation. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing, with validity ensured through triangulation and confirmability. Main Findings: The findings reveal three unique patterns of curriculum development: (1) Islamic Junior High School Al-Hijrah adopts Ralph Tyler’s curriculum model and applies the Integrated Subject Model, creating a cohesive fusion of Islamic content across disciplines; (2) Islamic Junior High School Nurul Fadhilah employs Taba’s Inverted Model and applies the Connected Model, strengthening inter-topic linkages within IRE learning to support conceptual coherence; and (3) Islamic Junior High School Nurul Ilmi utilizes the Rogers Interpersonal Relations Model and similarly adopts the Connected Model, emphasizing relational, student-centered integration of Islamic teachings. Novelty/Originality of this study: The novelty of this research lies in its comparative analysis of multiple curriculum development models within Islamic secondary education—an area rarely examined simultaneously. By mapping how different philosophical orientations and integration strategies shape IRE implementation, this study offers a multidimensional framework for schools to design contextually responsive, value-integrated curricula that enhance religious literacy, character formation, and holistic student development.