Vivi Khoerunnissa
Universitas Pelita Bangsa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN GURU DALAM MENDUKUNG PEMBELAJARAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI KELAS: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR Vivi Khoerunnissa; Ira Restu Kurnia; Alvina Damayanti; Dinda Putri Sekarwangi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5135

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan kesempatan untuk anak berkebutuhan khusus untuk belajar selayaknya anak-anak biasa yang sekitarnya. Namun, dalam penerapannya pendidikan inklusi memiliki berbagai tantangan, terutama terkait denan peran guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif peran guru dalam mendukung pembelajaran anak berkebutuhan khusus di dalam kelas, Mengkaji tantangan yang dihadapi guru dan Menemukan strategi yang efektif untuk meningkatkan keberhasilan pembelajaran ABK. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kepustakaan berupa buku, artikel serta jurnal yang berkaitan dengan peran guru dalam pembelajaran anak berkebutuhan khusus, wawancara dan observasi disebuah sekolah khusus anak berkebutuhan khusus. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa guru memiliki peran yang sangat dibutuhkan dalam keberhasilan pembelajaran anak berkebutuhan khusus. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing bagi anak berkebutuhan khusus. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan guru dalam mendukung pembelajaran ABK, seperti pengetahuan tentang ABK, sikap guru terhadap inklusi, dan dukungan dari pihak sekolah. Juga, penelitian ini mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru dalam pembelajaran anak berkebutuhan kusus serta strategi pembelajarang yang efektif untuk anak berkebutuhan kusus
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournamen (TGT) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar IPAS Kelas III SD Vivi Khoerunnissa; Edora
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 4 (2026): November (In Press)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i4.3087

Abstract

Motivation to learn is an important factor that influences students’ success in learning. Learning motivation plays an important role in encouraging students to participate actively, maintain interest, and persist in completing learning activities. However, conventional learning activities that provide limited opportunities for interaction and active participation may reduce students’ enthusiasm and motivation, particularly in IPAS learning. Low motivation to learn at SDN Sukarukun 01 has caused students to be less active and enthusiastic during the learning process. This study aimed to determine the effect and effectiveness of the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model on the learning motivation of third-grade students in Science and Social Studies (IPAS) at SDN Sukarukun 01. This study employed a quasi-experimental method using a Nonequivalent Control Group Design. The population consisted of 150 third-grade students in the 2025/2026 academic year. The sample comprised 63 students, including 32 students in the experimental class and 31 students in the control class, selected through purposive sampling. The research instruments were a learning motivation questionnaire and observation sheets. Data were analyzed using validity, reliability, normality, homogeneity, Independent Samples t-test, Eta Squared, and Effect Size (Cohen's d). The results showed that the TGT model had a significant effect on students’ learning motivation, with a significance value (Sig. (2-tailed)) of 0.024 (<0.05). The effect contribution measured by Eta Squared was 6.52%, while the effectiveness was indicated by a learning motivation achievement percentage of 85.50% and a Cohen's d value of 0.52 (medium category). Therefore, the TGT cooperative learning model significantly affects and effectively improves elementary students’ learning motivation in IPAS.