Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Pembelajaran Kontekstual dipadu Model Pembelajaraan Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization terhadap Kemampuan pemecahan masalahsiswa kelas VIII MTsN Kota Padang Resti Komala Sari
Jurnal Equation: Teori dan Penelitian Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : IAIN BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.885 KB) | DOI: 10.29300/equation.v2i1.2306

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kontekstual yang dipadu dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) terhadap kemampuan matematis siswa kelas VIII MTsN di Kota Padang. Penelitian ini dilatar belakang karena peneliti mendapat data yang menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa masih rendah berdasarkan uji lapangan.Kemampuan pemecahan masalah sangat penting karenamerupakan kemampuan utama dalam pelajaran matematika. Pada penelitian ini dipilih pembelajaran kontekstual yang dipadukan dengan pembelajaran kooperatif tipe TAI karena pembelajaran ini memuat konten yang dapat membuat siswa aktif dan mengalami pembelajaran bermakna berdasarkan konten dan karakteristik penerapannya. Sesuai dengan permasalahan yang akan diteliti maka jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasy experiment). Penelitian ini melibatkan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen yang akan diberikan perlakuan yaitu pembelajaran konstektual dengan model pembelajaran kooperatif tipe TAI (Team assisted individualization) dan kelompok kontrol diberikan perlakuan dengan pembelajaran konvensional. Teknik yang akan digunakan dalam menganalisis data untuk menguji hipotesis adalah analisis variansi. Sebelum melakukan analisis data, terlebih dahulu perlu dilakukan uji normalitas data dan homogenitas variansi.Dari hasil penelitian dan data hasil analisis, rata-rata kemampuanpemecahan masalah kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol baik untuk siswa yang berkemampuan awal tinggi, sedang maupun rendah
PENGEMBANGAN E-MODULE AUDIOVISUAL BERBASIS SMARTPHONE UNTUK SISWA SMP/MTS PADA MATERI SEGITIGA DAN SEGIEMPAT Yusmia Rika Subekti; Fatrima Santri Syafri; Resti Komala Sari
ALGORITMA: Journal of Mathematics Education Vol 4, No 1 (2022): ALGORITMA Journal Of Mathematics Education
Publisher : Faculty of Educational sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajme.v4i1.24884

Abstract

Pengembangan dalam penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-module audiovisual berbasis smartphone pada materi segitiga dan segiempat yang efektif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan dalam pengembangan ini adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). Subjek penelitian uji keefektifan membuka 31 orang peserta didik dan 1 orang guru matematika. Berdasarkan uji pada uji keefektifan diperoleh hasil 88,4% dengan Kriteria “Sangat Efektif”, dan dengan nilai rata-rata uji sudah di atas 75 atau sesuai KKM. Dari hasil penelitian tersebut dapat dikatakan bahwa pengembang e-modul ini telah memenuhu Kriteria yang valid,
Eksplorasi Pada Kain Besurek Provinsi Bengkulu (Kajian Etnomatematika) Dewi Eva Riyanti; Resti Komala Sari; Poni Saltifa
Jurnal Equation: Teori dan Penelitian Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : IAIN BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/equation.v5i2.7855

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengeksplorasi konsep matematika yang terdapat pada kain besurek Provinsi Bengkulu, 2) Untuk mengetahui nilai filosofi pada setiap kain besurek Provinsi Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan sumber data diperoleh dari observasi, dokumentasi dan wawancara yang berkaitan dengan kain batik besurek dengan Kain Batik Besurek Dony Kota Bengkulu. Hasil penelitian ditemukannya etnomatematika pada kain besurek Provinsi Bengkulu yaitu dengan menghubungkan budaya kain batik besurek dengan konsep matematika. Pada motif kain besurek terdapat konsep matematika geometri diantaranya ada konsep refleksi, konsep translasi, bangun belah ketupat, garis horizontal, garis vertikal, garis sejajar, sudut lancip, sudup siku-siku, sudut tumpul, sudut pelurus dan konsep kekongruenan. Selain konsep matematika ditemukannya manfaat setiap motif kain besurek Provinsi Bengkulu. Kain besurek memiliki 8 motif, motif kain besurek menggambaran tentang kekayaan alam hayati dan sebagai bentuk simbolisasi tentang alam ini. Dahulunya kain besurek hanya digunakan pada upacara-upacara adat saja yaitu seperti upacara pernikahan, upacara cukur bayi, dan upacara mengikir gigi atau berdabuh, warna yang digunakan pada kain batik besurek hampir semua berwarna merah. 
Pendampingan Belajar Tambahan Mata Pelajaran Matematika Di Desa Bakal Dalam Kec. Talo Kecil Kab. Seluma Nelva; Nelvi; Resti Komala Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 7 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pendamping belajar tambahan di desa bakal dalam merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang hal ini dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Program Studi Tadris Matematika. Dengan adanya bimbingan pendamping belajar tambahan peserta didik merasa terbantu dalam memahami mata pelajaran matematika dengan meningkatkan prestasi dan memberikan motivasi belajar disekolah diselengarakan pelaksanaan pendamping belajar tambahan ini dikarenakan faktor dalam pelaksanaan pembelajaran disekolah belum cukup untuk memberikan pemahaman yang baik kepada peserta didik .Metode yang digunakan adalah memberikan pendamping belajar tambahan matematika kepada peserta didik di desa bakal dalam. Populasi dalam penelitian ini adalah anak-anak di desa Bakal Dalam Kec. Talo kecil Kab. Seluma . jumlah sampel 10 orang anak. Hasil kegiatan menunjukkan prestasi dan motivasi belajar siswa mengalami perkembangan yang baik . adapun yang menjadi harapan penulis adalah di perlukan dukungan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendamping belajar melalui bimbingan yaitu perlunya perbaikan fasilitas dalam keberkelanjutan pelaksanaan program kegiatan bimbingan belajar sehingga siswa lebih nyaman dalam belajar
Eksplorasi Etnomatika pada Masyarakat Petani Padi di Desa Padang Cekur Oka Sumanto; Revi Yuliani; Gita Lavenia; Resti Komala Sari
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 4 No 3 (2023): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v4i3.876

Abstract

This research problem is based on the question of how the ethnomathematics of rice farmers in Padang Cekur village. This study aims to explore the mathematical aspects related to the rice farming community in Padang Cekur village and also to identify them as one of the many learning resources in mathematics schools. The method used in this study is descriptive research. The techniques applied are interviews and documentation. The subjects are rice farmers. The results show that: There are mathematical aspects in the rice farming community in Padang Cekur village, they measure, discover, design, and explain aspects. Mathematical aspects found in the community can be categorized as elementary school mathematics and junior high school students. This discovery can help students to represent the knowledge they have obtained from class to be applied in everyday life. The conclusion that can be drawn is that there is ethnomathematics in the rice farming community in Padang Cekur village
ANALISIS KESIAPAN GURU ERA MERDEKA BELAJAR PADA KOMPONEN TPACK DI SEKOLAH DASAR Heny Friantary; Marsila; Maryam; Ranti Anggraini; Resti Komala Sari
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 3 (2024): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i3.3127

Abstract

  Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan analisis kesiapan guru di era pembelajaran mandiri dalam hal komponen TPACK di Sdislam al Kiswah. TPACK adalah model pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan teknologi, pedagogi, dan konten, yang dianggap penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di era pembelajaran mandiri, dan untuk mengetahui kendala apa yang dihadapi guru dalam mempersiapkan pembelajaran di era pembelajaran mandiri dalam hal komponen TPACK (Teknologi, Pedagogi, Konten, Pengetahuan). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, subjek/informan adalah guru dan siswa kelas I, II, III, IV, dan V yang telah menerapkan kurikulum pembelajaran mandiri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesiapan guru kelas I, II, IV, dan V di era pembelajaran mandiri dalam hal komponen TPACK di SDN 66 Bengkulu telah berjalan dengan baik. Para guru tersebut memahami konsep TPACK serta strategi dan model pembelajarannya. Para guru ini juga telah beradaptasi dengan kurikulum pembelajaran bebas, tetapi fasilitas komputer dan proyektor masih sangat minim sehingga guru mengalami kesulitan dan tidak mampu mengintegrasikan teknologi secara optimal dalam proses pembelajaran. Namun, siswa di SDN 66 Kota Bengkulu pandai memahami konsep pembelajaran di era pembelajaran bebas yang disampaikan oleh guru.   Kata Kunci: Kesiapan Guru, Merdeka Belajar, TPACK, Teknologi Pendidikan, Pedagogi, Konten Pembelajaran.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS DI SELUMA Hanipa Soleha Noptami; Heny Friantary; Lara Sari; Maryam; Resti Komala Sari
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 3 (2024): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i3.3128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 28 siswa kelas III SDN 03 Seluma yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket motivasi belajar dan dokumentasi nilai prestasi belajar siswa. Analisis data dilakukan dengan uji validitas, reliabilitas, dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,580 dan nilai signifikansi sebesar 0,002 (< 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi motivasi belajar siswa, maka semakin tinggi pula prestasi belajar yang dicapai. Kata kunci: motivasi belajar, prestasi belajar, IPAS, sekolah dasar
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Siti Nur Khalimah; Zinea Lazuardi Azra; Fega Kumala Sari; Selta Sari; Resti Komala Sari
Journal of Primary Education (JPE) Vol 4, No 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/jpe.v4i1.7135

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Independent Curriculum in improving the quality of learning at Al-Azhar Elementary School in Bengkulu City. This study will examine how the implementation of the Independent Curriculum and its impact at Al-Azhar Elementary School in Bengkulu City, including in terms of learning planning, learning implementation, and assessment of learning outcomes. This study uses a qualitative research method with a case study approach. Data will be collected through interviews, observations, and documentation. The participants in this study were teachers, students, and principals at Al-Azhar Elementary School in Bengkulu City who have implemented the Independent Curriculum. The results of the study provide a comprehensive of the Independent Curriculum implementation at Al-Azhar Elementary School in Bengkulu City which has a positive impact on the quality of learning such as increasing student learning motivation, increasing student learning outcomes, and developing student competencies that are relevant to the needs of the 21st century.
Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Tematik untuk Meningkatkan Literasi Budaya Siswa Madrasah Ibtidaiyah: Penelitian Diana Lestari; Sri Sugita Styo Wati; Wiwinda; Resti Komala Sari; Yosi Yulizah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran tematik serta dampaknya terhadap peningkatan literasi budaya siswa Madrasah Ibtidaiyah. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya literasi budaya siswa akibat pengaruh globalisasi yang menggeser eksistensi budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru dan siswa kelas IV dan V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal melalui cerita rakyat, permainan tradisional, kegiatan seni budaya, serta konteks kehidupan sehari-hari mampu meningkatkan pemahaman budaya, kesadaran identitas, dan sikap menghargai keberagaman siswa. Selain itu, peran guru sangat menentukan dalam keberhasilan implementasi melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran berbasis budaya. Faktor pendukung meliputi lingkungan budaya yang kuat dan dukungan sekolah, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan media, bahan ajar, dan kompetensi guru. Dengan demikian, integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran tematik terbukti efektif dalam meningkatkan literasi budaya siswa serta membentuk karakter yang berakar pada nilai budaya bangsa.
Kemampuan Mahasiswa Calon Guru Dalam Project Based Learning Pembuatan Video Pembelajaran Resti Komala Sari; Poni Saltifa; Pratiwi Disha Stanggo
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2540

Abstract

Penelitian untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan yang telah dimiliki mahasiswa calon guru setelah melaksanakan Project Based Learning (PjBL) video pembelajaran di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Dalam pelaksanaannya, PjBL memiliki langkah-langkah dalam pelaksanaannya yang meliputi: (1) Merumuskan pertanyaan pemandu, (2) Perencanaan proyek, (3) Pelaksanaan proyek, (4) Monitoring dan umpan balik, (5) Penyusunan produk akhir dan (6) Presentasi serta refleksi.  PjBL secara alami mengakomodasi seluruh jenjang kemampuan kognitif dalam Taksonomi Bloom, mulai dari kemampuan berpikir tingkat rendah (C1–C2) hingga kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS) (C3–C6).  Subjek penelitian sebanyak 30 orang mahasiswa. Data-data penelitian dikumpulkan dalam bentuk file video pembelajaran hasil karya mahasiswa dan laporan pelaksanaan proyek. Penilaian dilakukan dengan menyusun instrument angket dengan skala likert dengan skala 1 hingga 4 (dengan nilai maksimum yakni 4 dan nilai minimum yaitu 1).  Penilaian disesuaikan dengan indicator-indikator yang berkenaan dengan taksonomi bloom. Berdasarkan penelitian diperoleh bahwa hampir 50% mahasiswa mencapai kriteria sangat baik untuk level C1-C6. Perolehan yang paling rendah dilevel C3 karena mahasiswa dinilai terlalu menggunakan bahasa buku dalam eksekusi proyek sehingga dirasa kurang improvisasi dalam penyajian materi. Namun untuk laporan kegiatan, 71% mahasiswa sudah mencapai kriteria sangat baik.