Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Identifikasi Etnomatematika Rumah Adat Kota Bengkulu Sebagai Media Penyampaian Konsep Bangun Ruang Limas Indah Sari; Monna SatriaYunita; Betti Dian Wahyuni
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuna untuk mengidentifikasi etnomatematika rumah adat kota bengkulu yang dapat dijadikan sebagai media penyampaian konsep bangun ruang limas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode etnografi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa bagian – bagian atau bentuk dari bangunan rumah adat kota Bengkulu memiliki nilai etnomatematika yang berkaitan dengan konsep matematika diantaranya yaitu mengenal bentuk bangun ruang limas yang dapat dijadikan media penyampaian konsep bangun ruang
Ekplorasi Etnomatematika Pada Budaya Malam Nujuh Likur Atau Malam Ke 27 Ramadhan Masyarakat Seluma Anggita Metia Nopikasari; Novi Ayu Ramadhan Harahap; Betti Dian Wahyuni
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 4 No 3 (2023): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v4i3.871

Abstract

This study aims to determine the process or activities of the night of Nujuh Likur in Seluma, the meaning of the night of Nujuh Likur activities for the people of Seluma, and the mathematical elements contained in the night of Nujuh Likur activities. The night of Nujuh Likur activities are usually carried out in the holy month of Ramadan or are often carried out when commemorating the night of Nuzulul Qur'an and the night of Lailatul Qadar, the meaning contained in this activity is seen from a religious perspective, and there are mathematical aspects in the night of seven likur activities. Aspects that exist include arithmetic sequences, the mention of the number twenty by the Serawai community and the concept of Measurement.
Pengembangan Instrumen Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Pada Materi Pythagoras Siswa Kelas VIII SMPN 11 Bengkulu Tengah Indah Sari; Buyung Surahman; Betti Dian Wahyuni
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 16 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v2i16.1450

Abstract

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan pengganti Ujian Nasional (UN) yang diberikan kepada siswa guna meningkatkan mutu pendidikan. Akan tetapi, pelatihan soal – soal AKM yang diberikan di sekolah belum mencakup berbagai aspek secara keseluruhan. Untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut, peneliti mencoba untuk mengembangkan soal AKM numerasi yang dapat digunakan untuk melatih kemampuan siswa kelas VIII. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembanga, tingkat validasi, tingkat reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda soal AKM. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini mengahasilkan 20 butir soal AKM dalam materi pythagoras. Berdasarkan hasil analisis data hasil validasi oleh para ahli diperoleh total persentase penilaian dan dinyatakan layak diuji cobakan. Berdasarkan hasil validasi empiris diperoleh bahwa terdapat 19 butir soal valid dimana nilai dan 1 butir soal tidak valid. Pada tahap uji reliabilitas diperoleh nilai Cronbach Alpha soal pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, dan isian singkat adalah 0,874 dan untuk soal uraian panjang menunjukkan angka 0,928 sehingga soal dalam kategori reliabel. Sedangkan dalam tahap uji tingkat kesukaran terdapat 17 soal memiliki tingkat kesukaran sedang dan 3 butir soal memiliki tingkat kesukaran mudah. Dalam tahap uji daya pembeda terdapat 17 soal memiliki daya pembeda baik, 2 soal memiliki daya pembeda cukup dan 1 soal memiliki daya pembeda baik sekali.
Efektivitas Penggunaan Model Project Based Learning (PJBL) Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Kelas VII SMPN 2 Tebat Karai Dhea Lisa Arianti; Buyung Surahman; Betti Dian Wahyuni
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 16 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v2i16.1451

Abstract

Siswa masih mengalami kesulitan dalam penalaran matematis, dikarenakan penggunaan model pembelajaran belum efektif dan masih bersifat konvensional, sehingga siswa kurang mampu berpikir kritis. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas dari penggunaan model Project Based Learning (PJBL) terhadap kemampuan penalaran matematis siswa. Menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai hitung pada kemampuan penalaran matematis Asymp.Sig (2- tailed) sebesar 0,000 < 0,05 pada taraf signifikansi 5% yang berarti ada perbedaaan efektivitas antara model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) dengan pembelajaran konvensional. Hasil perhitungan rata-rata N-Gain pada kelas eksperimen diperoleh sebesar 59, 4547 dan kelas kontrol sebesar 16, 0504 artinya model Project Based Learning (PJBL) lebih efektif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) efektif terhadap kemampuan penalaran matematis siswa kelas VII di SMPN 2 Tebat Karai. Oleh karena itu, dapat disarankan bahwa untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa, maka gunakan model pembelajaran peoject based learning (PJBL) di sekolah.
Pengaruh Media Audio Visual Terhadap Kemampuan Representasi Matematis Siswa Kelas VII SMP 19 Rejang Lebong Amelia; Buyung Surahman; Betti Dian Wahyuni
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 16 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v2i16.1452

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi berdasarkan hasil observasi awal di SMPN 19 Rejang Lebong dengan melakukan wawancara kepada beberapa siswa mengenai proses pembelajaran matematika bahwa selama ini mereka masih jarang belajar menggunakan metode berbasis teknologi seperti media audio visual berbentuk video, power point dan lainnya, dan wawancara kepada guru matematika mengenai permasalahan yang berkaitan dengan kemampuan representasi matematis siswa, sehingga diperoleh data bahwa sekolah ini telah menggunakan kurikulum merdeka, selain itu juga disekolah ini masih menggunakan metode ceramah sedangkan peserta didik menjadi pelajar yang pasif. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh media audio visual terhadap kemampuan representasi matematis siswa kelas VII SMPN 19 Rejang Lebong. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode pendekatan quasi eksperimen desaign. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik sampel random sampling, jadi sampel dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIIB 25 siswa dan VIIC 25 siswa dengan jumlah keseluruhan terdapat 50 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes tertulis dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji sampel indenpenden t test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil uji hipotesis yang menggunakan uji indenpenden sampel t test dengan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000. Apabila menggunakan tabel signifikansi 5% maka 0,000 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audio visual (video) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan representasi matematis siswa pada materi segiempat kelas VII SMPN 19 Rejang Lebong.
Perbandingan Pembelajaran STEM dan Konvensional dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Tivany Pebiola; Fatrima Santri Syafri; Betti Dian Wahyuni
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2025): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi, Volume 4 Nomor
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0402.04

Abstract

Rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP masih menjadi permasalahan utama dalam pembelajaran matematika, yang ditandai dengan rendahnya minat belajar, kesulitan memahami konteks soal, serta hasil belajar yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis STEM dan pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Sampel penelitian terdiri atas 58 siswa kelas VII SMP Negeri 18 Kota Bengkulu, yang terbagi menjadi kelas eksperimen (29 siswa) dan kelas kontrol (29 siswa). Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis yang diberikan pada tahap pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada kelas yang menggunakan pembelajaran berbasis STEM lebih tinggi dibandingkan dengan kelas yang menggunakan pembelajaran konvensional. Rata-rata nilai siswa pada kelas eksperimen meningkat dari 61,24 menjadi 75,44, sedangkan pada kelas kontrol meningkat dari 67,58 menjadi 72,48. Hasil uji hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan bahwa nilai lebih besar dari , sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, pembelajaran berbasis STEM lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP dibandingkan pembelajaran konvensional.