Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penentuan Kualitas Batubara dengan Menggunakan Analisis Proksimat dan Perbandingannya dengan Nilai Kalor di Daerah Pertambangan Banko, Sumatera Selatan Nurlaili, Jesica; Wibowo, Rahmat Catur
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v6i1.100

Abstract

Batubara berperan penting dalam industri pertambangan Indonesia karena merupakan kebutuhan energi nasional karena cukup berlimpah dan ekonomis dibandingkan sumber energi lain di Indonesia. Pembentukan batubara memerlukan waktu yang lama dan proses kompleks, terbentuk dari sisa tumbuhan purba yang tersedimentasikan lalu ter-coalification pada kondisi fisika, kimia dan geologi tertentu sehingga mempengaruhi kualitas batubara. Pemanfaatan batubara akan tergantung pada kualitas batubaranya, sehingga penting untuk mengetahui kualitas batubara serta mengetahui klasifikasi batubara tiap seam batubara. Dalam penelitian ini analisis proksimat digunakan sebagai pendekatan dalam mengetahui kualitas batubara yang berfokus pada beberapa parameter diantaranya total moisture, ash content, volatile matter dan fixed carbon. Dimana untuk nilai total moisture pada seam E1 yaitu 25,8%ar sedangkan 23,5%ar untuk seam E2. Kemudian untuk kadar ash content dengan nilai rata-rata tertinggi adalah seam E2 yaitu 25,58%adb, lalu untuk nilai rata-rata volatile matter dan fixed carbon pada seam E1 lebih tinggi dibandingkan seam E2. Kualitas batubara pada daerah penelitian berdasarkan klasifikasi ASTM D388-05 memiliki variasi peringkat batubara yaitu High volatile C bituminous coal hingga Subbituminous A coal sehingga dapat dikategorikan sebagai batubara peringkat menengah.
ANALISIS KARAKTERISTIK LAPISAN TANAH DI DAERAH PATAHAN LOKAL BERDASARKAN DATA MIKROTREMOR DI KABUPATEN PESAWARAN Hesti, Hesti; Mulyasari, Rahmi; Hidayatika, Akroma; Haerudin, Nandi; Nurlaili, Jesica
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 9 No. 3 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v9i3.33599

Abstract

Kabupaten Pesawaran merupakan wilayah yang rawan terhadap gempabumi karena dekat dengan Patahan Semangko Segmen Lampung dan keberadaan Patahan lokal yaitu Patahan Menanga yang melewati Gunung Pesawaran di Kabupaten Pesawaran. Keberadaan Patahan di suatu wilayah harus diwaspadai karena pergerakannya dapat menyebabkan gempabumi, ditambah dengan kondisi lapisan tanah yang tebal dan lunak dapat menyebabkan efek guncangan dipermukaan bumi yang lebih kuat. Oleh karena itu sangat penting dilakukan penelitian mengenai karakteristik tanah pada wilayah ini sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana gempabumi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik lapisan tanah di daerah sekitar Patahan Menanga. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode geofisika mikrotremor dan analisis pendekatan geologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa daerah penelitian memiliki nilai frekuensi dominan tanah yang bervariasi yaitu 1 – 11,8 Hz yang menunjukkan kondisi geologi permukaan yang bervariasi yaitu terdiri dari batuan tersier yang cenderung tipis dan batuan alluvial yang cenderung tebal. Daerah penelitian memiliki nilai amplifikasi tanah yang bervariasi yaitu antara 1 – 3,6 kali yang menunjukkan daerah penelitian memiliki resiko rendah hingga sedang terhadap guncangan gempabumi.
Subsurface Interpretation of the Panjang Fault Area, Lampung, Based on Geomagnetic Method Rasimeng, Syamsurijal; Fahruddin, Fahruddin; Valentin, Ferdio; Aurora, Theressia Githa; Nurlaili, Jesica
JURNAL GEOCELEBES Vol. 8 No. 1: April 2024
Publisher : Departemen Geofisika, FMIPA - Universitas Hasanuddin, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/geocelebes.v8i1.28303

Abstract

Research on the area along the Panjang Fault - Lampung, the area from the Teluk Betung to Tanjung Karang Barat area using the 19-T GSM PPM tool with base rover acquisition on 2 tracks 2 kilometers apart obtained 40 acquisition points with a spacing of 0.3 kilometers. This study aims to determine the type of lithology and subsurface rock structure by utilizing the susceptibility value of rocks from magnetic anomalies. In the process of processing magnetic anomaly data, upward continuation is carried out as high as 350 m which is intended to reduce the total anomaly with the upward anomaly results so that a residual anomaly is obtained. Next, make a 2D subsurface model on the incision A - B in the residual anomaly map. Based on the results of qualitative interpretation, the total magnetic anomaly of the research area illustrates positive to negative anomaly values with a tighter contour pattern that indicates the presence of a fault structure. While based on quantitative interpretation, the 2D modeling in incision A - B shows a susceptibility value of 0.100 cgs which can be identified as breccia tuff rock, a susceptibility value of 0.0391 cgs is thought to be rhyolitic tuff rock, pumice tuff rock, and sandstone tuff, and a susceptibility value of 0.150 cgs is a rock from the intrusion of Mount Betung in the form of andesite-basalt lava. In addition, rocks with a susceptibility value of 0.0024 cgs are metamorphic rocks. The correlation between 2D modeling and regional geology is seen in the research area, which is in the Tarahan Formation (Tpot), which is suspected to be a fault structure in the Bumi Waras area with a strike direction of NW - SE which is the course of geothermal manifestations or minerals.