Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Internalisasi Nilai-Nilai Keagamaan Pada Pengasuh di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak ST. Khadijah Jakarta Selatan Sahrul, Muhammad; Rahman, Irhamni; Ramdoni, Alfan
Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan Vol 5, No 1 (2024): SOCIAL INTERVENTION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jisp.v5i1.17450

Abstract

St Khadijah Children's Social Welfare Centre (LKSA) South Jakarta provides services and care to children from underprivileged families to support the family economy. As a non-formal institution under Muhammadiyah, this LKSA involves neglected children, such as orphans, school dropouts, and underprivileged children. This research adopts a qualitative approach with primary and secondary data collection from various documents and literature. The results show that St Khadijah's LKSA is active in embracing and meeting the needs of foster children, offering social services to meet children's needs and supporting the family economy. This LKSA integrates religious values through worship activities, memorising hadith, reciting the Qur'an, dhikr, reading tahlil, and surat yasin, as well as holding Islamic studies. Value internalisation involves value transformation, value transaction, and value internalisation. Value transformation explains and rationalises the values of worship, value transactions are conducted through interactive learning, and value transinternalisation involves verbal communication as well as the development of children's mental attitudes and personalities during prayers, briefings, and discussions.Keywords; internalisation, values, religion
PENGARUH INTERVENSI PENYULUHAN SOSIAL TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA TENTANG PERUNDUNGAN DI SMP MUHAMMADIYAH PURASEDA Alfan Ramdoni; Adi Fahrudin
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkah laku anak yang menunjukan perilaku bullying sering terjadi di likungan sekolah, tempat tinggal ataupun di lingkungan bermainnya. Hal ini sangat menyedihkan, mengingat anak seharusnya mendapatkan keamanan dan kenyamanan di lingkungannya. media masa saat ini banyak memberitakan mengenai tindakan bullying yang dilakukan oleh anak-anak maupun remaja pada zaman sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh intervensi berupa penyuluhan terhadap pengetahuan dan sikap siswa terhadap perundungan. Penelitian ini dilakuan pada bulan januari 2018 di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah Puraseda Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Eksperiment menggunakan desain penelitian Non Randomized Control Group Pretest Postest. Sampel pada penelitian ini Sebanyak 104 siswa kelas VII yang terdiri 52 orang untuk kelompok eksperimen dan 52 orang kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang signifikan pengetahuan dan sikap terhadap perundungan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dengan demikian maka dapat dikatakan bahwa intervensi yang dilakukan berupa penyuluhan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa terhadap perundangan. Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan agar kegiatan penyuluhan dapat diteruskan dan diperluas ke sekolah-sekolah lain, dan juga membuka peluang peranan pekerja sosial sekolah dalam mengatasi masalah perundungan di sekolah.Kata Kunci      : Intervensi, Penyuluhan, Pengetahuan, Sikap, Perundungan
TRAUMA HEALING OLEH MUHAMMADIYAH DISASTER MANAGEMENT CENTER (MDMC) PADA ANAK PASCA BENCANA TANAH LONGSOR DI SUKAJAYA-BOGOR Alfan Ramdoni; Retor Aquinaldo Wirabuanaputera Kaligis
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai trauma healing yang dilakukan oleh relawan Muhammadiyah Disaster Management Center Kabupaten Bogor terhadap perkembangan emosi anak pasca bencana tanah longsor di Sukajaya-Bogor. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasca terjadinya bencana tanah longsor di Sukajaya-Bogor, anak yang berada di sekitar titik terjadinya longsor mengalami trauma, dengan adanya program trauma healing yang dilakukan oleh relawan Muhammadiyah Disaster Management Center Kabupaten Bogor berdampak positif bagi kondisi anak yang mengalami trauma. Namun tidak menutup kemungkinan gejala trauma pada anak muncul kembali mengingat proses trauma healing yang terpaksa harus dihentikan karena adanya wabah Covid-19.Kata kunci: trauma, penyembuhan trauma, bencana, tanah longsor
RAGAM DISKRIMINASI PENYANDANG DISABILITAS FISIK TUNGGAL DALAM DUNIA KERJA Khofifah Mulyani; Muhammad Sahrul Sahrul; Alfan Ramdoni
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas ragam diskriminasi penyandang disabilitas fisik tunggal dalam dunia kerja, adapun pembahasan seperti kebutuhan disabilitas, penyesuaian diri penyandang disabilitas di lingkungan kerja, perlindungan penyandang disabilitas dari perusahaan yang diskriminatif, hak disabilitas dalam bekerja, makna kerja bagi penyandang disabilitas, hingga persepsi para pekerja terhadap pekerja disabilitas menjadi poin penting dalam kehidupan penyandang disabilitas terutama disabilitas fisik tunggal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja ragam diskriminasi yang dialami penyandang disabilitas fisik tunggal saat mereka bekerja dalam dunia kerja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode ini digunakan penulis untuk menggambarkan, menganalisa, serta menginterpretasikan data-data yang terkumpul. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dengan mencari berbagai informasi melalui google search dengan tools google scholar, research gate, mendeley, situs resmi, buku, karya tulis ilmiah, serta peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan penelitian. Analisis data yang peneliti gunakan adalah analisis isi yang bersifat pembahasan mendalam terhadap isi penelitian. Selanjutnya, menganalisis ragam diskriminasi apa saja yang dirasakan oleh penyandang disabilitas fisik saat bekerja. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penyandang disabilitas fisik masih merasakan diskriminasi di ruang lingkup pekerjaan seperti stigma, kesenjangan upah, kurangnya akomodasi, kesulitan dalam promosi sampai tidak mendapatkan asuransi dapat menghambat kinerja mereka selama bekerja,karena diskriminasi yang mereka terima di tempat mereka bekerja membuat penyandang disabilitas fisik secara psikis mengalami rasa rendah diri dan kesulitan menyesuaikan diri hingga mengisolasi dirinya sendiri, serta perlu adanya perlindungan kepada para pekerja disabilitas yang mengalami tindakan diskriminastif, dengan dibentuknya komisi perlindungan yang sifatnya netral bisa melindungi para pekerja, melakukan pengawasan dan juga memberikan sanksi pertama berupa teguran kepada pihak perusahaan.Kata kunci: Diskriminasi, Disabilitas Fisik, Dunia Kerja
STRATEGI INTEGRASI SOSIAL WILAYAH PENGEMBANGAN IBU KOTA NEGARA BERBASIS MULTIKULTURAL DI PENAJAM PASER UTARA, KALIMANTAN TIMUR (STUDI KASUS: DESA WONOSARI, KECAMATAN SEPAKU, KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA) Irhamni Rahman; Alfan Ramdoni
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 8: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i8.9395

Abstract

The relocation of the National Capital (IKN) from Jakarta to Penajam Paser Utara (PPU), East Kalimantan, presents new challenges regarding social integration in a multicultural region. This study aims to identify the aspects involved in the social integration process in Wonosari Village, Sepaku District, and to analyze effective strategies for promoting social integration in the area. The methodology employed is a qualitative approach using a case study, which involves in-depth interviews and field observations. The research findings indicate that high ethnic and cultural diversity, effective multicultural communication, and inclusive public policies are important aspects in creating social harmony. This study recommends the development of inter-ethnic dialogue initiatives, cross-cultural communication training, and participatory policies to support sustainable social integration in the IKN. These findings are expected to serve as a reference for the development of social integration strategies in other regions with similar characteristics.
PENGUATAN POLA PARENTING KELUARGA TERHADAP ANAK USIA DINI UNTUK PENGURANGAN PENGGUNAAN GAWAI BAGI ORANGTUA MURID DAN KOMUNITAS TAMAN KANAK-KANAK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL RANTING GRAND DEPOK CITY Wa Ode Asmawati; Ramdoni, Alfan; Zamzam, Rohimi; Nurjuman, Husnan; Gemala, Fadillah Putri; Salsabilah, Catur Syalifah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.23477

Abstract

Pengabdian masyarakat dilaksanakan di komunitas sekitar TK ABA 23 Cluster Gardenia Grand Depok City dengan mengembangkan pengetahuan bagi orangtua murid dan masyarakat guna mendapatkan ilmu untuk sosialisasi dan edukasi tentang parenting bagi anak dalam keluarga. Pencegahan penggunaan gawai berlebihan pada anak usia dini menjadi keresahan bagi orangtua, berdasar hasil assesment bahwa masih sulit bagi orangtua untuk melarang anak menggunakannya secara berlebihan. Orang tua memiliki gaya parenting dan komunikasi keluarga yang berbeda-beda dengan tujuan agar terbentuk karakter anak menjadi versi lebih baik, penggunaan gawai menjadi salah satu hambatan tumbuh kembang anak usia dini. Pentingnya untuk mengurangi penggunaan gawai pada anak usia dini dengan memberikan edukasi berupa sosialisasi guna memahami metode pengasuhan sebagai salah satu alternatif yang dapat mengurangi penggunaan gawai pada anak usia dini. Solusi yang ditawarkan adalah mendidik anak harus sesuai dengan zamannya karena perkembangan anak sangat dipengaruhi oleh dua faktor; faktor internal & eskternal. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan melalui sosialisasi dan pengembangan poster penggunaan gawai terhadap anak usia dini yang didiseminasikan kepada orangtua dan guru dengan memberikan langkah-langkah bagi orangtua dalam mendidik dengan pengaturan jadwal dan penggunaan gawai yang sesuai kebutuhan anak serta tips lain yang relevan agar orangtua dapat memastikan pengurangan gawai bagi anaknya.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MAHASISWA TENTANG PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL DI LINGKUNGAN KAMPUS Ramdoni, Alfan; Asmawati, Wa Ode; Fauziah, Salmah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.33186

Abstract

Kekerasan seksual di lingkungan pendidikan masih sering kita dengar akhir-akhir ini, baik itu di lingkungan pesantren, sekolah dan juga di lingkungan kampus. Kekerasan seksual di lingkungan kampus merupakan masalah serius yang berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental korban serta mengganggu proses belajar mengajar. Pencegahan kekerasan seksual membutuhkan pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan, salah satunya melalui kegiatan diskusi publik. Metode pengabdian masayarakat ini dilakukan melalui diskusi publik untuk peningkatan pengetahuan mahasiswa tentang pencegahan kekerasan seksual. Artikel ini membahas pentingnya meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang pencegahan kekerasan seksual melalui kegiatan diskusi publik, diskusi publik ini sebagai sarana untuk meningkatkan kesadaran, memberikan pendidikan, serta mendorong partisipasi aktif dari seluruh civitas akademika dalam upaya pencegahan kekerasan seksual di kampus. Selain itu, diskusi publik juga dapat digunakan untuk merumuskan kebijakan dan strategi pencegahan yang efektif serta membangun kerjasama dengan berbagai pihak terkait. Dengan demikian, melalui kegiatan diskusi publik, kampus dapat menciptakan budaya yang lebih aman dan inklusif, serta menurunkan angka kekerasan seksual.