Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Forest Management Based On Local Wisdom In Mosso Village, Balanipa District, Polewali Mandar District andi irma andi irma; Muhammad Yusuf; Muhammad Arafat Abdullah
Jurnal Penelitian Kehutanan BONITA Vol 6, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55285/bonita.v6i1.2753

Abstract

Keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan hutan  sangat penting dan dibutuhkan.Salah satu yang mampu Membuat masyarakat menjaga hutan dengan menjiwai petuah leluhur dan eksistensi lembaga adat. Adanya Pappuagan Tenggelang yang bertugas untuk mengurus bidang pertanian an kehutanan memberikan sebuah persepsi tentang adanya  sistem pengelolaan hutan yang ada diwilayah kerajaan, termasuk Mosso yang merupakan bagian dari kerajaan Balanipa. Penelitian ini dilkukan di Desa Mosso Kec.Balanipa di bulan februari sampai agustus  2023, dengan  menggunakan metode deskriftif kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan tiga aktivitas yaitu observasi, wawancara dan dokumnetasi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengelolaan hutan yang berbasis kearifan lokal yang ada di Desa Mosso Kecamatan Balanipa.Kearaifan lokal dalam mengelolah hutan yang ada di Desa Mosso berbentuk anjuran dan larangan. Bentuk kearifan lokal berupa ussul, makkewattu, putika, dan mappasa’bi. Kearifan lokal tersebut menjadi rambu-rambu, pedoman yang dijiwai  dan dipertahankan oleh masyarakat dan masih juga dikuatkan oleh lembaga adat  Pepuangan Mosso yang ada di Mosso
Analisis Pembangunan Ekonomi Daerah Berbasis Pilar Pro-Poor, Pro-Job, Dan Pro-Environment: Studi Empiris Kabupaten Majene Samsuardi Said; Muhammad Yusuf
Jurnal Ekuilnomi Vol. 8 No. 2 (2026): Ekuilnomi Vol 8 (2), Mei 2026
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/n9k4fx77

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi pembangunan ekonomi daerah berdasarkan tiga pilar: Pro-Poor, Pro-Job, dan Pro-Environment, serta merumuskan model kebijakan adaptif untuk Kabupaten Majene. Penelitian ini bersifat eksplorasi dengan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM-PLS) dengan indikator data Pro-Poor, Pro-Job, dan Pro-Environment tahun 2014-2024. Penelitian ini menemukan bahwa hanya Pro-Poor yang berpengaruh signifikan terhadap pembangunan ekonomi, dengan p-value 0,028, sedangkan Pro-Environment dan Pro-Job tidak menunjukkan pengaruh signifikan selama periode penelitian. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa kebijakan pengurangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat miskin memiliki peran signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Meskipun Pro-Job dan Pro-Environment tidak berpengaruh signifikan. Pemerintah perlu memperkuat strategi kebijakan pembangunan yang mendukung penciptaan lapangan kerja dan kelestarian lingkungan, sehingga mampu meningkatkan daya saing daerah dan memastikan pembangunan ekonomi daerah yang selaras dengan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan sumber daya alam. Penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam merancang strategi pembangunan yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan
Introduksi Teknologi Fermentasi pada Produksi Banana Paper (Baper) dari Limbah Gedebog Pisang Loka Pere bagi Pemuda Karang Taruna Desa Adolang: Introduction of Fermentation Technology in the Production of Banana Paper (Baper) from Loka Pere Banana Pseudostem Waste for Youth of Karang Taruna in Adolang Village Mufti Hatur Rahmah; Aisyah Aisyah; Muh. Irham Risaldi; Nur Aulia; Riska Aprianti; Muhammad Yusuf; Erwin Erwin; Hairunnisa Hairunnisa; Nurul Afifah Rahmadinah; Nurhalizah Nurhalizah
MALAQBIQ Vol. 4 No. 2 (2025): Malaqbiq : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Adolang bertujuan memberdayakan pemuda Karang Taruna melalui pelatihan produksi Banana Paper (Baper) berbasis limbah gedebog pisang Loka Pere. Pelatihan ini dirancang untuk menjawab masalah penumpukan limbah gedebog pisang yang belum dimanfaatkan sekaligus membuka peluang usaha kreatif ramah lingkungan bagi pemuda desa. Metode pelaksanaan meliputi pemetaan kebutuhan, penyampaian materi pengelolaan limbah, pelatihan teori dan praktik fermentasi menggunakan Trichoderma sp., pembuatan lembar Banana Paper (Baper), pengembangan produk turunan, serta sesi kewirausahaan dan pendampingan rencana usaha. Sebanyak 25 peserta dilibatkan dan dibagi dalam beberapa kelompok kecil untuk mempraktikkan seluruh tahapan produksi secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai dampak limbah dan konsep pemanfaatan serat non-kayu, serta keterampilan dalam melakukan fermentasi, mengolah pulp, dan menghasilkan lembar Banana Paper yang dapat dikembangkan menjadi produk seperti kartu, sampul buku, dan kemasan sederhana. Data angket skala Likert memperlihatkan seluruh peserta memberikan penilaian setuju dan sangat setuju terhadap relevansi materi, kejelasan penyampaian, manfaat praktik, serta kebermanfaatan sesi kewirausahaan, selaras dengan teori bahwa fermentasi dapat menjadi perlakuan biologis awal yang mendukung ekonomi sirkular. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa introduksi teknologi fermentasi yang diintegrasikan dengan pelatihan kewirausahaan mampu meningkatkan keterlibatan dan kapasitas pemuda dalam pengelolaan limbah serta dapat menjadi pendorong terbentuknya embrio usaha ramah lingkungan di tingkat desa.