Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan guru dalam penerapan strategi dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran pendidikan pancasila di Kelas III UPTD SD Negeri 070986 Ononamolo 1 Lot. pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan informan terdiri dari satu guru kelas III dan tiga peserta didik yang dipilih secara purposif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi non-partisipatif, wawancara semi-terstruktur , dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Strategi guru dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila menggunakan strategi pembelajaran Problem Based Learning atau pembelajaran berbasis masalah; (2) faktor pendukung penerapan strategi adanya dukungan kepala sekolah, antusiasme peserta didik dalam pembelajaran, ketersediaan media pembelajaran, serta lingkungan kelas yang kondusif; (3) faktor penghambat penerapan strategi adanya keterbatasan waktu pembelajaran, adanya peserta didik yang belum berani menyampaikan pendapat, serta perbedaan kemampuan berpikir peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Strategi guru dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila menggunakan strategi pembelajaran Problem Based Learning atau pembelajaran berbasis masalah di Kelas III.