Margaret Priska Iman Zebua
UNIVERSITAS NIAS

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick dan Teams Games Tournament Terhadap Keterampilan Proses Sains Peserta Didik Kelas V SDN 078011 Tetehosi Deniat Tri Lestari Ndraha; Kasih Notatema Zalukhu; Kelvin Exodius Telaumbanua; Antonius Waruwu; Margaret Priska Iman Zebua; Joni Blenes Shah Price Zai; Dwi Cahyani Zega; Mesra Zebua; Edwad Harefa
Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD) JRPD Volume 5 Nomor 2, September 2024
Publisher : Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrpd.v5i2.23305

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe talking-stick dan teams-games-tounrnament terhadap keterampilan proses sains peserta didik kelas V SDN 078011 Tetehosi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen dengan menggunakan aplikasi SPSS dalam menguji data. Jenis penelitian ini menggunakan sampel penelitian peserta didik kelas V SDN 078011 Tetehosi secara keseluruhan. Variabel bebas pada penelitian ini adalah talking-stick dan teams-games-tounrnament dan variabel terikatnya adalah Keterampilan Proses Sains. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan memberikan soal berupa pre-test dan post-test pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Uji Instrumen penelitian ini terdiri dari empat uji yakni: 1) uji instrument butir soal 2) uji prasyarat analisis 3) uji hipotesis (komparatif) 4) uji N-Gain. Berdasarkan hasil dari penelitian  dapat mengambil kesimpulan jika penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick dan teams games tournament sangat mempengaruhi proses pembelajaran peserta didik sehingga dapat meningkatkan hasil prestasi dan pembentukan karakter rasa bertanggung jawab,  mandiri dan bekerja sama antara peserta didik pada keterampilan proses SAINS di SDN 078011 Tetehosi, kelas V.
Penerapan Model Contextual Teaching And Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Di Kelas IV Uptd Sd Negeri 070986 Ononamolo 1 Lot Margaret Priska Iman Zebua; Eka Periaman Zai; Indah Wijaya Lase; Asali Lase
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1248

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Pendidikam Pancasila di kelas IV UPTD SD Negeri 070986 Ononamolo I Lot. Permasalah tersebut terjadi karena pembelajaran kerap menggunakan metode ceramah yang bersifat konvensiaonal dan monoton, sehingga menggakibatkan hasil belajar yang kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menerapkan model pembelajaran contextual teaching and learning serta melihat peningkatan hasil belajar peserta didik dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus diantaranya, perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penerapan model contextual teaching and learning dilaksanakan dengan dua siklus. Siklus I mendapatkan rata- rata hasil belajar peserta didik mencapai 64,15% masih tergolong rendah dan dikategorikan cukup, pada siklus II adanya peningkatan yang menunjukaan rata- rata hasil belajar 88,25% yang dikategorikan sangat baik. pada lembar observasi peneliti/guru memperoleh hasil pada siklus I pertemuan I presentasenya sebesar 65,38%, sementara pada pertemuan II mengalami peningkatan presentasenya menjadi 67,30%. Sehingga perlu adanya tindakan lanjutan untuk memperbaiki dan menyempurnakan sehingga pada siklus II pertemuan I mendapatkan peningkatan maka di peroleh hasil presentase sebesar 80,76%, dan pada pertemuan II di peroleh presentase sebesar 92,3% yang dikategorikan sangat baik. Hasil obeservasi peserta didik mendapatkan presentase sebesar 55,65%, sementara pada pertemuan kedua diperoleh presentase yakni sebesar 72,18% dan memerlukan peningkatan lebih lanjut sehingga pada siklus II pertemuan pertama maka dipereloh peningkatan dari pada pertemuan sebelumnya presentasenya sebesar 81,87% dan pada pertemuan kedua siklus II berhasil memperbaiki dan meningkatkan kelemahan pada pertemuan sebelumnya dimana di peroleh hasil presentsaenya sebesar 85% dikotegorikan sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran contextual teaching and learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik secara signifikan.