Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Indonesia Analisis Kesiapan SDM Kebandarudaraan Menghadapi Transformasi Digital Operasional Bandara Di Era Industri 4.0 Agus Purwo Wicaksono; Cynthia Rahmawati; Novita Damayanti
JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. 16 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah M-Progress
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/mpu.v16i2.2034

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapan sumber daya manusia (SDM) kebandarudaraan menghadapi transformasi digital operasional bandara di era Industri 4.0. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan dukungan analisis kualitatif untuk menilai kompetensi digital, sikap terhadap teknologi, serta dukungan organisasi terhadap proses digitalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapan SDM kebandarudaraan masih tergolong rendah. Berdasarkan survei Airports Council International (ACI), hanya 22% bandara yang telah melaksanakan pelatihan digital formal secara menyeluruh. Rendahnya kepercayaan diri pegawai terhadap kemampuan digital (35%) dan lemahnya budaya inovasi di lingkungan kerja menandakan belum optimalnya kesiapan menghadapi sistem digital berbasis data dan otomatisasi. Analisis menggunakan kerangka DigComp 2.2, Technology–Organization–Environment (TOE), serta Dynamic Capabilities Theory menunjukkan bahwa faktor organisasi, dukungan manajerial, dan infrastruktur pembelajaran digital berperan signifikan dalam meningkatkan kesiapan SDM. Untuk itu, diperlukan strategi pengembangan berbasis digital leadership, integrated learning system, dan kemitraan multi-sektor guna menciptakan SDM bandara yang adaptif, inovatif, dan kompetitif dalam mendukung terwujudnya smart airport di masa depan.
Competitive Strategy and Performance in Traditional Food SMEs: The Role of Competitive Advantage Vera Sylvia Saragi Sitio; Novita Damayanti; Yohanes Ferry Cahaya; Shirley M.C. Yeung; Sri Yanthy Yosepha
MIX: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN Vol. 16 No. 2 (2026): MIX : Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objective: Improving business success remains a problem for traditional food SMEs. Digital literacy, productivity, legality, financing, branding, human resources, certification products, standard distribution, quality products, quantity products, and customer services are all necessary because of the lack of innovation and technology.Methodology: This research uses a quantitative approach with Structural Equation Modelling (SEM). The statistical method used to determine the objectives of the study was SmartPLS 3.0.Data collection through a questionnaire and distributed to SMEs in Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Bekasi, and Tangerang). The data was obtained 300  respondents.Findings: The findings demonstrated that entrepreneurial approach had little bearing on how well a business performed. Conversely, market orientation had a favourable and noteworthy impact on firm performance, entrepreneurial orientation on competitive advantage, and market orientation on competitive advantage. Business performance is influenced by competitive advantage as an intervening variable.Conclusion: These findings prove that managerial skills, decision-making, entrepreneurial orientation, and innovation are essential for traditional food SMEs to optimize business performance and achieve competitive advantage. In addition, this research provides the right insights for the government, SME players, and customers in achieving SMEs’ business goals and promoting traditional Indonesian food products in both domestic and global markets.