Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

AAnalysis of the Impact of the Covid 19 Pandemic on Distance Learning at Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma Cynthia Rahmawati; Jehan Saptia Kurnia
Jurnal Mantik Vol. 5 No. 4 (2022): February: Manajemen, Teknologi Informatika dan Komunikasi (Mantik)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Covid-19 pandemic had a extraordinary impact on various aspects of life, including aspects of health, humanity, economy, social and education. Therefore, to reduce the impact of the spread of Covid-19 evenly and quickly, health protocols and policies for restricting mobility between regions and between countries are strictly implemented. The world of higher education has changed lectures, thesis guidance and other academic activities that initially used the face-to-face method (offline), now need to be changed to distance learning methods. At Dirgantara Marshal Suryadarma University is required to change the face-to-face learning system to an online system (E-Class) as a result of the COVID-19 pandemic. However, based on the observations of previous researchers, several obstacles were found in the current PJJ system process which is still not effective and efficient as a substitute for formal or face-to-face education. The main purpose of this paper is to further analyze the direct and indirect impacts that have occurred and been caused by the Covid-19 pandemic on distance learning on student satisfaction in higher education, especially at the Industrial Technology Faculty, Dirgantara Marshal Suryadarma University in the academic year. 2020/2021 Even. This study uses quantitative descriptive research methods. Based on the results of the study, it is known that the impact of the pandemic on the distance learning process so far 57.47% of students already have devices, but on the other hand students feel they cannot study independently by 8.14%, and there is an ineffectiveness of PJJ that is felt by students in receiving material learning by 6.79%. This ineffectiveness is caused by several dominant obstacles, among others: constrained by unfavorable environmental conditions (33%), and constrained by unstable internet network (29.9%). The results of this study are expected to assist in the preparation of effective and efficient learning methods, so that students can obtain optimal education in a conducive environment and supported by a stable internet network. For this reason, universities need to review current distance learning methods, and also need to strengthen digital literacy for both students and lecturers.
Tantangan Dan Ancaman Keamanan Siber Indonesia Di Era Revolusi Industri 4.0 Cynthia Rahmawati
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol 2 (2020): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.935 KB)

Abstract

Revolusi Industri 4.0 dan peningkatan konektivitas antara bisnis dan kehidupan kita sehari-hari kini tengah mendorong transformasi bisnis dan memajukan kehidupan para karyawan dan pelanggan di seluruh dunia. Oleh karena itu, Pemerintah, Swasta, Pelaku Bisnis, dan Masyarakat Digital Indonesia dapat menjadi tolak ukur kedepannya terhadap tantangan dan ancaman keamanan siber yang terjadi. Penulisan ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data, mengulas masalah terkait dengan pemerintah, pelaku bisnis/perusahaan swasta, dan masyarakat digital terhadap tantangan dan ancaman keamanan siber di era revolusi industri 4.0, meneliti data, menganalisis dan ditutup dengan kesimpulan. Simpulan yang diperoleh yaitu dalam hal tantangan dan ancaman siber Indonesia saat ini yakni cara membangun sistem keamanan melawan ancaman eksternal dan internet. Tantangan tersebut di bidang ekonomi, sosial, teknis, lingkungan, politik & aturan. Data tantangan industri tersebut terhadap keamanan siber dikategorikan dalam 3 tantangan: target serangan, ransomware, dan orang dalam. Oleh karena itu, dalam mengatasi tantangan dan ancaman keamanan siber di era Revolusi Industri, maka keterlibatan Indonesia mulai dari sektor pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat digital antar lain: kesiapan masyarakat digital yang mandiri dan pengetahuan tinggi terhadap bahaya serangan siber, setiap perusahaan memerlukan sertifikasi kesiapan memasuki revolusi industri 4.0, sinergitas, perencanaan dan strategi sesuai dengan implementasi yang baik di setiap Kementerian dan lembaga terkait bidang keamanan siber. Sebagai contoh adanya 10 inisiatif Making Indonesia 4.0 didukung dengan peningkatan keamanan siber, kapasitas dan kualitas SDM/pekerja Indonesia. Saran dari penulisan ini adalah masih perlu dibahas lebih lanjut bagaimana implementasi peningkatan kapasitas dan kualitas SDM di bidang keamanan siber yang siap untuk dipekerjakan di era Revolusi Industri. Dengan demikian, Pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian lebih jelas dalam memberikan indikator penilaian kesiapan Industri 4.0 di Indonesia.
PENGENDALIAN DAN PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 BERDASARKAN PERATURAN INTERNATIONAL AIR TRANSPORT ASSOCIATION (IATA) PADA PENUMPANG PESAWAT DI INDONESIA Cynthia Rahmawati
Jurnal Explore Vol 13, No 1 (2023): JANUARI
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/explore.v13i1.649

Abstract

 Control and Prevention of the Spread of Covid-19 Based on International Air Transport Association (IATA) Regulations for Aircraft Passengers in IndonesiaFreddy Fransiscus1, Cynthia Rahmawati2Freddyf60@rocketmail.com, crahmawati@unsurya.ac.id Universitas Dirgantara Marsekal SuryadarmaFakultas Teknologi Kedirgantaraan Abstrak – Penerbangan merupakan bagian tak terpisahkan dari transportasi negara mana pun yang kini turun drastis karena pandemi COVID 19. Maskapai-maskapai yang menjadi sumber transportasi cepat bagi penumpang secara tidak sadar turut mengangkut virus melintasi perbatasan. Namun, banyak negara telah memulai beberapa operasi penerbangan domestik bahkan internasional untuk memenuhi tujuan terbang yang mendesak bagi warganya pada tahun 2022. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, studi literature dan memperoleh data dari data sekunder yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian dan pencegahan covid 19 pada penumpang di pesawat memiliki model dan strategi yang baik untuk setiap sektor yang bertugas menangani covid 19 saat di bandara. Namun demikian, model dan strategi harus dipatuhi dan dijalankan juga dengan baik oleh penumpang pesawat. Peraturan IATA sudah disesuaikan dengan baik oleh setiap sektor di dalam model dan strategi bisnis penerbangan dalam mengendalikan dan mencegah covid 19 sesuai protocol kesehatan dimulai dari di dalam bandara (pre flight service), saat di dalam pesawat (in flight service) dan saat  selesai penerbangan (post flight service).  Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu . pihak bandara dan maskapai penerbangan di Indonesia sudah menjalankan peraturan IATA terkait pengendalian dan pencegahan penyebaran Covid-19, namun perlu adanya upaya peningkatan kesadaran penumpang pesawat untuk menjalankan serangkaian peraturan protokol kesehatan yang telah dibuat, dengan cara dapat bekerjasama sesuai peraturan yang ada. Kata kunci: Pengendalian, Pencegahan, IATA, Penumpang Pesawat, Covid 19, Indonesia  
Pengendalian Dan Pencegahan Penyebaran Covid19 Berdasarkan Peraturan International Air Transport Association (IATA) Pada Penumpang Pesawat Di indonesia Freddy Fransiscus; Cynthia Rahmawati
Explore Vol 13 No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/ex.v13i1.34

Abstract

Penerbangan merupakan bagian tak terpisahkan dari transportasi negara mana pun yang kini turun drastis karena pandemi COVID 19. Maskapai-maskapai yang menjadi sumber transportasi cepat bagi penumpang secara tidak sadar turut mengangkut virus melintasi perbatasan. Namun, banyak negara telah memulai beberapa operasi penerbangan domestik bahkan internasional untuk memenuhi tujuan terbang yang mendesak bagi warganya pada tahun 2022. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, studi literature dan memperoleh data dari data sekunder yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian danpencegahan covid 19 pada penumpang di pesawat memiliki model dan strategi yang baik untuk setiap sektor yang bertugas menangani covid 19 saat di bandara. Namun demikian, model dan strategi harus dipatuhi dan dijalankan juga dengan baik olehpenumpang pesawat. Peraturan IATA sudah disesuaikan dengan baik oleh setiap sektor di dalam model dan strategi bisnis penerbangan dalam mengendalikan dan mencegah covid 19 sesuai protocol kesehatan dimulai dari di dalam bandara (preflight service), saat di dalam pesawat (in flight service) dan saat selesai penerbangan (post flight service). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu . pihak bandara dan maskapai penerbangan di Indonesia sudah menjalankan peraturan IATA terkait pengendalian dan pencegahan penyebaran Covid-19, namun perlu adanya upaya peningkatan kesadaran penumpang pesawat untuk menjalankanserangkaian peraturan protokol kesehatan yang telah dibuat, dengan cara dapat bekerjasama sesuai peraturan yang ada.
9. ANALISIS PERBANDINGAN OPERASIONAL ANTARA VISUAL DOCKING GUIDANCE SYSTEM DAN MARSHALLING Muhammad Umar Abdulloh; Mufti Arifin; Cynthia Rahmawati; Muchammad Furqon Muchaddats; T. Dikatama
Jurnal TNI Angkatan Udara Vol 3 No 4 (2024): Jurnal TNI Angkatan Udara Triwulan Keempat
Publisher : Staf Komunikasi dan Elektronika, TNI Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62828/jau.v3i4.30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui meningkatnya lalu lintas udara,efisiensi operasional bandar udara menjadi semakin penting, terutama dalam proses parkirpesawat. Visual Docking Guidance System dan marshalling merupakan dua metodeutama yang digunakan untuk memandu pesawat menuju tempat parkir. VDGS merupakansistem otomatis yang memanfaatkan sensor dan algoritma canggih untuk memandu pesawatdengan cepat dan akurat, sehingga meningkatkan efisiensi dan keselamatan denganmengurangi ketergantungan pada faktor manusia. Sebaliknya, marshalling melibatkanpersonel darat yang memberikan panduan manual dengan sinyal visual, sehinggamenawarkan fleksibilitas yang besar untuk menyesuaikan diri dengan perubahan kondisilingkungan. Namun, metode ini berisiko tinggi terhadap kesalahan manusia, yang dapatmeningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan atau kerusakan. Penelitian ini bertujuanuntuk menganalisis perbandingan antara VDGS dan marshalling dengan fokus padaefisiensi, akurasi, keselamatan, dan kepuasan pengguna. Studi literatur yang dilakukanmengintegrasikan hasil penelitian dari jurnal yang diterbitkan dalam dekade terakhir,Penelitian yang dilakukan oleh Mathavara menunjukkan bahwa marshalling memiliki risikoyang signifikan terkait dengan kesalahan manusia, yang dapat memengaruhi keselamatanoperasi penerbangan. Kesalahan dalam proses penyusunan dapat meningkatkan risikokecelakaan dan insiden, mengingat metode ini sangat bergantung pada keterampilankomunikasi dan penilaian individu dari penyusun. Di sisi lain, VDGS, dengan fitur-fiturotomatisnya, dapat mengurangi kemungkinan kesalahan manusia dan meningkatkankeselamatan operasional yang menunjukkan bahwa VDGS unggul dalam hal efisiensi danakurasi, sementara penyusunan tetap relevan dalam situasi yang memerlukan penyesuaianmanual. Sebagai kesimpulan, VDGS menawarkan keuntungan yang signifikan dalam halkecepatan dan keselamatan, sementara penyusunan tetap penting dalam menghadapikondisi operasional yang dinamis. Manajemen risiko terhadap kesalahan manusia dalampenyusunan adalah kunci untuk memastikan keselamatan dan efisiensi dalam proses parkirpesawat.
Analysis of the Impact of Skywalker Drone Battery Waste Management on the Environment Using Linear Programming Method Rahmawati, Cynthia; Yuniarti, Endah; Haryanti, Munnik; Yulianti, Bekti; Fairuza, Syarifah; Ashari, Muhammad Yazid
Industrial and Domestic Waste Management Volume 5 - Issue 2 - 2025
Publisher : Tecno Scientifica Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53623/idwm.v5i2.757

Abstract

The disposal of lithium-based drone batteries presents a significant environmental challenge due to the presence of heavy metals and hazardous substances. Effective management strategies are essential to reduce pollution and mitigate operational risks associated with improper handling. This study proposes an optimal waste management strategy for Skywalker drone batteries using a Linear Programming (LP) approach. The model incorporates three waste management options: recycling, temporary storage, and final disposal. It also accounts for facility capacity limitations, environmental regulations, and cost constraints. The simulation results demonstrate that the LP model provides an optimal waste allocation scheme. Compared to conventional waste management methods, the LP-based strategy reduces environmental impact and achieves higher cost efficiency. The findings highlight the effectiveness of LP modeling as a decision-support tool for waste management planning. The study recommends the adoption of an LP-based integrated management framework to support future environmental and operational decisions in drone technology.
Design and Build a Push-Pull Inverter for Room Lighting Haryanti, Munnik; Yulianti, Bekti; Rahmawati, Cynthia; Adhicandra, Iwan
Green Intelligent Systems and Applications Volume 5 - Issue 2 - 2025
Publisher : Tecno Scientifica Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53623/gisa.v5i2.761

Abstract

This study addressed the issue of harmonic distortion in solar power systems that required inverters to convert DC voltage to AC for indoor lighting applications. The objective was to design and evaluate a push-pull inverter incorporating pulse width modulation (PWM) to reduce harmonics and ensure a stable voltage output. A push-pull topology was selected because of its relatively simple design and ability to step up DC voltage using a transformer, making it suitable for low- to medium-power applications. The inverter employed two metal–oxide–semiconductor field-effect transistor (MOSFET) switching devices operated alternately to generate AC waves at the output. The core of the design was a 50 Hz pulse generator producing a 5 V pulse signal with a small current, which was then amplified using a current amplifier before being supplied to the transformer. The transformer functioned to induce the electromagnetic field from the pulse source and release it at a higher voltage of 220 V. Experimental testing was performed using 2.3 W, 5 W, and 8 W LED lights. A minor modification to the gate resistor improved system performance, resulting in stable transformer output voltages at 5 W and 8 W loads. These results demonstrated that the PWM-controlled push-pull inverter successfully reduced harmonics and maintained voltage stability under higher loads, making it effective for indoor LED lighting powered by solar energy. Future studies could aim to enhance efficiency at lower loads, minimize switching losses, and implement more advanced PWM techniques to achieve performance levels comparable to pure sine wave inverters.