Wadiyo Wadiyo
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Campursari Karya Manthous: Kreativitas Industri Musik Jawa dalam Ruang Budaya Massa Wadiyo Wadiyo; Timbul Haryono; R.M. Soedarsono R.M. Soedarsono; Victor Ganap
PANGGUNG Vol 22 No 4 (2012): Dimensi Sejarah, Transformasi, dan Diseminasi Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v22i4.72

Abstract

ABSTRACTManthous’s Campursari is a blend of Javanese gamelan pentatonic music with popular music in Indonesia which is based on Western diatonic music. The tones of gamelan and the frequencies of the tune are all transformed into diatonic tone frequency. However, the harmonization which is used is pentatonic harmony of Javanese gamelan. Manthous’s Campursari has succesfully become one of the major music industries since it is supported by three components, namely the organizers of the music productions, the current distribution of music productions, and the needs of the community. The role of mass media is also very helpful toward the existence of this work. News about Manthous’s and his Campursari spread out widely to the public through the mass media. In a relatively short time of its emergence, Manthous’s Campursari has become a mass cultural Javanese music.Keywords: Campursari, mass culture, music industryABSTRAKCampursari karya Manthous adalah sebuah campuran dari musik pentatonik gamelan Jawa dengan musik populer di Indonesia yang mengacu padaMusik diatonis Barat. Nada gamelan dan frekuensi lagu semuanya ditransformasikan menjadi nada frekuensi diatonis. Namun, harmonisasi yang digunakan adalah harmoni pentatonis gamelan Jawa. Campursari karya Manthous telah berhasil menjadi salah satu industri musik besar karena didukung oleh tiga komponen, yaitu penyelenggara produksi musik, distribusi produksi musik, dan kebutuhan masyarakat. Peran media massa juga sangat membantu terhadap keberadaan karya ini. Berita tentang Manthous dan Campursarinya menyebar secara luas di masyarakat melalui media massa. Dalam waktu kemunculannya yang relatif singkat, Campursari karya Manthous telah menjadi musik Jawa dalam ruang budaya massa.Kata kunci: Campursari, budaya massa, industri musik
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENGENAL MACAM-MACAM ALAT MUSIK DENGAN MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA FLIPBOOK Nurul Hidayah; Eka Titi Andaryani; Udi Utomo; Tri Joko Raharjo; Wadiyo Wadiyo
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4575

Abstract

Based on observations in Class 5C SD Labschool UNNES, researchers found several problems, namely the lack of understanding of students in recognizing various musical instruments, the lack of active participation of students in learning music, and the learning methods used by teachers are less communicative. This study aims to describe the application of learning to recognize various kinds of musical instruments with the PjBL model assisted by Flipbook Media in learning Music Art in grade V Elementary School. The focus of this research is: (1) Knowing the Kinds of Musical Instruments (2) Steps of the PjBL learning model (3) Flipbook. The approach in this research is qualitative research, while the object of research is Music Learning The subjects of this research are: (1) learning activities to recognize various kinds of musical instruments using the PjBL model assisted by Flipbook. (2) class V C students. (3) Class V C teachers. The method used in this research is descriptive method. Data collection techniques are observation techniques, LKPD work, and making projects by students. Data processing was carried out using qualitative descriptive analysis. The results showed that students' learning understanding in recognizing various musical instruments using the PjBL learning model assisted by Flipbook increased. Based on these results, the use of the PjBL learning model assisted by Flipbook has an effect on understanding the kinds of musical instruments of grade V elementary school students.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SEKOLAH DASAR Dwi Wahyu Nugraeni; Ngabiyanto; Wadiyo Wadiyo; Tri Joko Raharjo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam pembentukan kepribadian siswa sejak dini. Pendidikan Pancasila di sekolah dasar memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai karakter yang sesuai dengan falsafah bangsa Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Pancasila dalam penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar melalui kajian literatur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur dengan menganalisis berbagai sumber akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan karakter dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dapat dikembangkan melalui pendekatan kontekstual, pembelajaran berbasis nilai, serta keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Selain itu, tantangan yang dihadapi dalam penerapan pendidikan karakter di sekolah dasar antara lain kurangnya kesiapan guru, keterbatasan media pembelajaran, serta kurangnya dukungan dari lingkungan sosial siswa. Kesimpulan dari kajian ini menegaskan bahwa Pendidikan Pancasila memiliki potensi besar dalam membentuk karakter siswa yang berintegritas, berempati, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih efektif dalam implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar.a. Kesimpulan dari kajian ini menegaskan bahwa Pendidikan Pancasila memiliki potensi besar dalam membentuk karakter siswa yang berintegritas, berempati, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih efektif dalam implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar.
IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA TEMA REKAYASA TEKNOLOGI DALAM PENGUATAN KETERAMPILAN 4C PADA SISWA SEKOLAH DASAR Nurul Hidayah; Ngabiyanto; Wadiyo Wadiyo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 December 2024 In Press.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.22585

Abstract

This research discusses the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) with the theme of Technological Engineering in strengthening 4C skills (Communication, Collaboration, Critical Thinking, and Creativity) for elementary school students. The Merdeka curriculum implemented in Indonesia emphasizes the importance of strengthening student character through project-based learning. This research was conducted at SD Labschool UNNES with a descriptive qualitative approach, using observation, interview, and documentation techniques to collect data. The results showed that the implementation of P5 with the theme of Technological Engineering was able to strengthening students' critical thinking, communication, creativity, and collaboration skills through various projects, such as making creative houses, aesthetic lanterns, swing wheels, and simple robots. In addition, the integration of technology in learning also helps students understand technology concepts more deeply and applicatively. Therefore, the implementation of P5 based on Engineering Technology can be an effective strategy in strengthening 4C skills for elementary school students.