Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Addition of Herbal Supplements in Feed on the Growth and Survival Rate of Cachama (Colossoma macropomum) with the Recirculation System Wishal Novan Pradana; Mulyadi Mulyadi; Iskandar Putra
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 27 No. 1 (2022): February
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.27.1.62-66

Abstract

This study aims to determine the best dose of herbal supplements in feed for growth and survival of Colossoma macropomum with a recirculation system. This research was conducted from 27 November - 6 January 2021 at the UPT Experiment Pool Faculty of Fisheries and Marine, University of Riau. The container used was a black tub with a volume of 100 L as many as 15 units with a stocking density of 20 individuals / 60 L. This study used a one-factor completely randomized design (CRD) method with five levels of treatment and three replications. The level of treatment applied in this study was P0 = without giving herbal supplements (control), P1 = doses of herbal supplements 100 mL / kg of feed, P2 = 200 mL/kg of feed, P3 = 300 mL / kg of feed, and P4 = 400 mL / kg of feed. The results showed that giving herbal supplements to feed with different doses had a significant effect (P <0.05) on growth but had no significant effect (P> 0.05) on the survival of Colossoma macropomum. The best treatment was found at the herbal supplement dosage of 300 ml / kg of feed, which resulted in absolute weight growth (24.24 g), absolute length growth (5.04 cm), specific growth rate (5.29%), feed efficiency (137, 96%), feed conversion ratio (0.72), survival rate (93.3%), total erythrocytes 1.64x104 cells / mm3, hemoglobin level 9.00 g/dL and blood glucose 89.33 mg/dL.
Pengaruh Perendaman Ekstrak Daun Karamunting (Melastoma malabathricum) dengan Konsentrasi Berbeda terhadap Maskulinisasi Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Nissa Hasanah; Usman Muhammad Tang; Iskandar Putra
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 2 (2024): Juli
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.12.2.261-267

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan spesies ikan air tawar yang populer dikalangan masyarakat Indonesia dan mempunyai nilai ekonomis tinggi. Laju pertumbuhan ikan nila jantan 40% lebih cepat dibanding nila betina, menunjukkan bahwa nila jantan lebih produktif untuk diproduksi. Salah satu upaya untuk meningkatkan pembalikan kelamin jantan ikan nila, yaitu maskulinisasi melalui perendaman ekstrak daun karamunting. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi terbaik ekstrak daun karamunting terhadap tingkat persentase maskulinisasi ikan nila. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-September 2023 bertempat di Laboratorium Teknologi Budidaya, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau. Metode yang digunakan eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman menggunakan ekstrak daun karamunting dengan konsentrasi berbeda memberikan pengaruh nyata (p<0,05) terhadap persentase jantan ikan nila. Perlakuan terbaik diperoleh pada P4 (7 mg/L) sebesar 65,62%, namun dari hasil uji statistik persentase jantan pada P1 (1 mg/L) dengan persentase 53,12% dinyatakan tidak berbeda nyata dengan perlakuan P4. Kisaran parameter kualitas air dalam media kultur selama penelitian, yaitu suhu 28ºC-29ºC, pH 6,51-7,46, DO 4,80-5,77 mg/L, dan amonia 0,1101-0,2291 mg/L.
Pemeliharaan Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus) yang di Beri Pakan Diperkaya Daun Kelor (Moringa oleifera) dengan Manipulasi Fotoperiod pada Sistem Aquaponik: 1Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau, Pekanbaru Riski Annavi; Rusliadi Rusliadi; Iskandar Putra; Windarti Windarti
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 1 (2024): Maret
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Ikan patin (Pangasianodon hypophthalmus) merupakan salah satu ikan konsumsi memliki nilai ekonomis yang tinggi dan digemari masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis daun kelor yang tepat dalam pakan terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan patin yang dipelihara dengan keadaan gelap selama 24 jam menggunakan sistem resirkulasi akuaponik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret s/d Mei 2023 selama 60 hari. Metode yang digunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Dosis perlakuan daun kelor yaitu P0 kontrol (0 g/kg), P1 (5 g/kg), P2 (10 g/kg), dan P3 (15 g/kg). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan yang diperkaya daun kelor berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup patin. Dosis terbaik pada penelitian ini adalah P1 (10 g/kg) yang menghasilkan panjang mutlak 7,62 cm, berat mutlak 31,93 g, LPS 3,29%/hari, dan tingkat kelangsungan hidup 98,89%.
Pengaruh Pemberian Probiotik Rabal pada Pakan dengan Dosis yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Gabus (Channa striata) Menggunakan Sistem Resirkulasi Zulfa Herfiko; Iskandar Putra; Rusliadi Rusliadi
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 1 (2024): Maret
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Probiotik rabal adalah probiotik dari hasil fermentasi ragi dan bakteri asam laktat. Probiotik rabal mengandung bakteri baik yaitu Lactobacillus cassei dan yeast. Penambahan probiotik pada pakan meningkatkan aktivitas enzim pencernaan sehingga penyerapan makanan menjadi lebih sempurna. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dosis terbaik pemberian probiotik rabal pada pakan untuk pertumbuhan dan kelulushidupan ikan gabus menggunakan sistem resirkulasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April – Mei 2023 yang bertempat di Laboratorium Teknologi Budidaya, Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau, Provinsi Riau. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) lima taraf perlakuan dan tiga kali ulangan yaitu P0 (pakan tanpa penambahan probiotik), P1 (30 mL probiotik/ 100 g pakan), P2 (35 mL probiotik/ 100 g pakan), P3 (40 mL probiotik/ 100 g pakan), P4 (45 mL probiotik/ 100 g pakan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian probiotik rabal pada pakan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan gabus (p<0,05). Perlakuan terbaik adalah P3 (40 mL probiotik/ 100 g pakan) dengan pertumbuhan bobot mutlak 2,91±0,03 g, panjang mutlak 3,72±0,15 cm, LPS 3,69±0,06%/hari, kelangsungan hidup 98,33±2,88% dan FCR 3,16±0,04. Parameter kualitas air selama penelitian yaitu suhu 28-29,5 ˚C, pH 6,1-7,1, oksigen terlarut 3,9-4,9 mg/L, dan amoniak 0,0006-0,0019 mg/L masih dalam kondisi baik untuk ikan gabus.
Pengaruh Penambahan Daun Kelor (Moringa oleifera) dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan dan Kesehatan Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus) dengan Manipulasi Fotoperiod dan Sistem Resirkulasi Novelin Nanda Nadhita Nurhendra; Iskandar Putra; Niken Ayu Pamukas; Windarti Windarti
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 1 (2024): Maret
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Ikan patin (Pangasianodon hypophthalmus) merupakan ikan yang berekonomis karena minat masyarakat terhadap ikan patin tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan daun kelor dalam pakan serta dosis terbaiknya terhadap pertumbuhan dan kesehatan ikan patin yang dipelihara dengan manipulasi fotoperiod pada sistem resirkulasi. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 70 hari pada bulan Februari – April 2023 yang bertempat di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau dan pengamatan hematologi ikan dilakukan di Laboratorium Biologi Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau. Metode penelitian ini yaitu eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor menggunakan empat perlakuan dan tiga pengulangan, yaitu P0: tidak diberi penambahan daun kelor, P1: 10 g/kg pakan, P2: 15 g/kg pakan, dan P3: 20 g/kg pakan. Penelitian ini menggunakan benih ikan patin berukuran 4-6 cm dengan padat tebar 30 ekor/wadah yang bersisi 100 L air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan daun kelor dengan dosis 10 g/kg pakan merupakan perlakuan terbaik, yang memberikan rata-rata bobot mutlak sebesar 37,10 g, laju pertumbuhan spesifik 2,8%, nilai efisiensi pakan 93,51%, konversi pakan 1,06, total eritrosit 2,13 x 106 sel/mm3, kadar hemoglobin 8,13 g/dL, kadar hematokrit 31,33%, serta nilai kelulushidupan 96,66%.
Pengaruh Padat Tebar Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Gabus (Channa striata) yang Dibudidayakan Menggunakan Sistem Boster Shindy Andriani; Niken Ayu Pamukas; Iskandar Putra
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 1 (2024): Maret
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh padat tebar berbeda terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan gabus (Channa striata) yang dibudidayakan menggunakan sistem boster. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari s/d April 2023 selama 56 hari di Laboratorium Teknologi Budidaya, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan. Taraf perlakuan yang diterapkan pada perlakuan ini adalah P1 = 300 ekor/m3, P2 = 400 ekor/m3, P3 = 500 ekor/m3, P4 = 600 ekor/m3. Hasil penelitian menunjukkan padat tebar berbeda berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik, efisiensi pakan, konversi pakan, kelulushidupan, dan glukosa darah ikan gabus (p<0,05). Padat tebar terbaik ditemukan pada perlakuan P3 dengan padat tebar 500 ekor/m3 yang menghasilkan pertumbuhan bobot mutlak 9,28±0,39 g, panjang mutlak 7,80±0,70 cm, laju pertumbuhan spesifik 3,67±0,07%, efisiensi pakan 83,68±2,12%, konversi pakan 1,20±0,03, kelulushidupan 90,83±2,89% dan kadar glukosa darah 67±4,58 mg/dL, dengan suhu berkisar antara 25,6-29,8 oC, pH 6,6–7,9, DO 3,6–5,4 mg/L, dan NH3 0,0024 – 0,0060 mg/L.
The Influence of Probiotics Addition to the Maintenance Media on the Growth and Survival Rate of Seabass (Lates calcarifer) Wirdha Listiani; Iskandar Putra; Mulyadi Mulyadi
Jurnal Akuakultur SEBATIN Vol. 5 No. 1 (2024): May
Publisher : Department of Aquaculture, Faculty of Fisheries and Marine Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jas.5.1.32-39

Abstract

This research was conducted from July to September 2021 for 42 days at the Hall of Brackish Water Fish Seed, Kepulauan Meranti Regency, Riau. This study aims to determine the best dose for addition of probiotics to the maintenance media for the growth rate and survival of seabass. This study used completely randomized design (CRD) of one factor consisting of five levels of treatment and three replications. The treatments applied are (P0) control without probiotics (P1) with a dose of 2.5 mL/m3, (P2) with a dose of 5 mL/m3, (P3) with a dose of 10 mL/m3, and (P4) with a dose of 12.5 mL/m3. Research results show that P4 gives the best results of the water quality such as temperature ranges from 27.67-29˚C; water pH ranges from 6.67-7.37; dissolved oxygen (DO) ranges from 4.9-5.53; and ammonia ranges from 0.00138-0.00513. Absolute weight growth of 11.67 g; absolute length growth of 12.33 cm; specific growth rate of 3.78%; survival of 100%; feed efficiency 104.67%; and food conversion ratio (FCR) of 0.95.
The Growth and Survival of Gouramy at Different Stocking Densities Elvi Esa; Rusliadi Rusliadi; Iskandar Putra
Jurnal Akuakultur SEBATIN Vol. 5 No. 1 (2024): May
Publisher : Department of Aquaculture, Faculty of Fisheries and Marine Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jas.5.1.62-72

Abstract

This study aims to determine the effect of different stocking densities on the growth and survival of gouramy (Osphorenemus gouramy) fed a feed containing booster aquaenzymes and to determine the best stocking density to increase growth and survival of gouramy. This research was conducted in November-January 2022 at the Aquaculture Technology Laboratory, Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau. The container used was an aquarium with a size of 30x50x50 cm. This study used a one-factor Completely Randomized Design (CRD) method with four treatments and three replications. The treatment levels applied in this study were P1 = stocking density of 10 gourami fish/30 L, P2 = 12 fish/30 L, P3 = 14 fish/30 L and P4 = 16 fish/30 L. The results showed that there was an effect of different stocking densities on the growth and survival of gouramy. The stocking density of 10 fish/30 L gave the best growth and survival performance, namely absolute weight growth of 4.06 grams, absolute length growth of 3.25 cm, specific growth rate of 1.93%, feed efficiency 42.69% and survival rate is 96.67%. The range of water quality during maintenance is in the tolerable range for the growth of gouramy fry, namely temperatures ranging from 26.7-28.4oC, pH 6.9-7.5, DO 5.2-5.9 mg/L, and ammonia 0.00047-0.00059 mg/L.
Effect Of Different Stock Densities On Growth And Lifetime Of Red Tilapia (Oreochromis niloticus) That Are Maintained By Bioflok Technology Septibelavitta Simangunsong; Iskandar Putra; Rusliadi Rusliadi
Jurnal Akuakultur SEBATIN Vol. 4 No. 2 (2023): November
Publisher : Department of Aquaculture, Faculty of Fisheries and Marine Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jas.4.2.65-77

Abstract

This research was carried out in December 2020-January 2021 at the Aquaculture Technology Laboratory, Faculty of Fisheries and Marine Affairs, University of Riau. The purpose of this study was to determine the effect of stocking density of red tilapia reared with biofloc. The method used in this study was an experiment with a completely randomized design (CRD) one factor four experimental levels three times. The treatments carried out were different stocking densities of red tilapia with treatments that were P1 16 fish/80 L, P2 24 fish/80 L, P3 32 fish/80 L, P4 40 fish/80 L. The best was found in P4 40 tails/80 L with an average weight of 6.63 g, Absolute Weight Growth 5.67 g, Specific Growth Rate 4.83%/day, Average Length Growth 7.95 cm, Absolute Length Growth 4.16 cm, Feed Conversion Ratio 0.93, Feed Efficiency 107.55%, Survival Rate 88.33%, and water quality parameters such as temperature 27-30 OC, pH 5-6, DO 7.5-8.2 mg/L and NH3 0.009-0.035 mg/L.
Climbing Perch (Anabas testusdineus) Culture With Aquasimber System Fed With The Addition Of Bromelain Enzyme Nadia Safitri; Iskandar Putra; Niken Ayu Pamukas
Jurnal Akuakultur SEBATIN Vol. 4 No. 1 (2023): May
Publisher : Department of Aquaculture, Faculty of Fisheries and Marine Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jas.4.1.71-77

Abstract

This study aims to determine the best dose of bromelain enzyme to increasing the growth rate and survival rate of climbing perch reared with aquasimber system. The research was conducted on January 1 to February 10, 2022 at the Aquaculture Hatchery, Faculty of Fisheries and Marine Affairs, Riau University. The research method is a Completely Randomized Design (CRD) with one factor, five treatments and three repetitions. And the use of a 100 L volume bucket container. The treatment levels applied in this study were P0 (control), P1 5 g/kg feed, P2 10 g/kg feed, P3 15 g/kg feed, P4 20 g/kg feed. The results showed that the difference in bromelain enzyme doses had a significant effect (P<0.05) on the growth and survival of climbing perch. The best treatment was obtained at P3 15 g/kg with temperature (28.2-29.30C), pH 6.4-7.3, DO (6.6-7.9 mg/L) , and level of NH3 (0.0010-0.0045 mg/L), absolute weight growth (3.98 g), absolute length growth (3.53 cm), specific growth rate (1.80%), feed efficiency (41.12%) , feed conversion(2.43%), survival (100%), content ofenzyme bromelain (0.19 IU/mL)