Albi Sutandi
Universitas Negeri Medan

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Pengaruh Jumlah Uang Beredar dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Tingkat Inflasi Di Indonesia: Analisis Regresi Berganda Periode 2014-2023 Agnes Monica Sianipar; Albi Sutandi; Enjel Widia Sari Gea; Fitrawaty; Mutia Annisa
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5631

Abstract

Komponen penting dalam perekonomian suatu negara adalah jumlah uang beredar dan nilai tukar, terutama dalam kaitannya dengan tingkat inflasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak nilai tukar dan jumlah uang beredar terhadap inflasi Indonesia dari tahun 2014 hingga 2023. pengolahan data yang digunakan yaitu data kuantitatif, dengan data sekunder yang dikumpulkan antara tahun 2014 dan 2023 sebagaisumber data. Teknik analisis regresi linier berganda digunakan dalam analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tukar secara signifikan dan negatif mempengaruhi inflasi Indonesia, sedangkan jumlah uang yang beredar secara signifikan dan positif mempengaruhi inflasi.
Pengaruh Produksi Kelapa Sawit terhadap Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara tahun 2016 - 2021 Bonaraja Purba; Albi Sutandi; Jonathan Brando Saragi; Ogin Syaputra; Tio Nardo Gulo
Jurnal Ekuilnomi Vol. 6 No. 3 (2024): Ekuilnomi Vol 6(3) Nov 2024
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/m5wxcq86

Abstract

Studi ini menyelidiki pengaruh produksi kelapa sawit terhadap PAD Sumatera Utara selama periode 2016 – 2021. Variabel produksi kelapa sawit berfungsi sebagai variabel bebas, sementara Pendapatan Asli Daerah berperan sebagai variabel terikat; dan analisis ini dilakukan dengan metode regresi linier. Sumber data untuk analisis ini adalah Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut. Hasil analisis menunjukkan sebetulnya tidak ada pengaruh simultan yang signifikan antara produksi kelapa sawit dan Pendapatan Asli Daerah, dengan hasil uji F yang tidak mencapai tingkat signifikansi yang diharapkan. Uji t juga mengindikasikan bahwa Produksi Kelapa Sawit tidak memiliki dampak signifikan terhadap PAD, dimana nilai thitung sebesar 1,059 berada di bawah nilai t tabel 2,13185. Temuan ini menyiratkan bahwa meskipun produksi kelapa sawit merupakan komponen penting dalam perekonomian daerah, faktor lain seperti pajak daerah, kebijakan pemerintah, dan kondisi ekonomi makro kemungkinan memiliki peranan yang lebih signifikan dalam menentukan PAD. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang variabel lain yang dapat memengaruhi Pendapatan Asli Daerah, penelitian ini juga harus mempertimbangkan faktor-faktor eksternal yang mungkin berkontribusi terhadap temuan yang tidak signifikan ini
Forecasting Produksi, Volume Ekspor dan Nilai Devisa Ekspor Minyak Kelapa Sawit di Indonesia Menggunakan Metode Peramalan Arima Tri Rahayu; Ranti Delima Tobing; Ogin Syaputra Sinaga; Jonathan Brando Saragih; Runggu Sihombing; Albi Sutandi; Nasrullah Hidayat
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak kelapa sawit merupakan komoditas unggulan yang memiliki peranan penting dalam perekonomian nasional Indonesia, terutama dalam aspek produksi, ekspor, dan devisa. Penelitian ini bertujuan untuk memproyeksikan tren produksi, volume ekspor, dan nilai devisa ekspor minyak kelapa sawit Indonesia untuk periode 2025 hingga 2034 dengan menggunakan metode peramalan ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average). Data yang digunakan merupakan data sekunder tahunan dari Badan Pusat Statistik (BPS) periode 1990 hingga 2024, yang dianalisis secara time series untuk mengidentifikasi pola tren, musiman, serta perubahan struktural dalam data historis. Model ARIMA yang optimal dipilih berdasarkan evaluasi berbagai kriteria statistik seperti AIC dan BIC, serta dilakukan validasi model untuk memastikan akurasi prediksi. Setelah model tervalidasi, dilakukan peramalan untuk periode mendatang, menghasilkan proyeksi nilai point forecast dan interval kepercayaan 95%. Hasil peramalan menunjukkan tren peningkatan signifikan dalam produksi dan ekspor pada minyak kelapa sawit Indonesia, meskipun terdapat fluktuasi yang dipengaruhi oleh dinamika pasar global dan kebijakan domestik. Temuan ini memberikan dasar ilmiah bagi pengambil kebijakan, pelaku industri, dan petani dalam merancang strategi jangka menengah serta mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan kestabilan ekonomi nasional.
Analisis Pengaruh Jumlah Uang Beredar dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Tingkat Inflasi Di Indonesia: Analisis Regresi Berganda Periode 2014-2023 Agnes Monica Sianipar; Albi Sutandi; Enjel Widia Sari Gea; Fitrawaty; Mutia Annisa
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5631

Abstract

Komponen penting dalam perekonomian suatu negara adalah jumlah uang beredar dan nilai tukar, terutama dalam kaitannya dengan tingkat inflasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak nilai tukar dan jumlah uang beredar terhadap inflasi Indonesia dari tahun 2014 hingga 2023. pengolahan data yang digunakan yaitu data kuantitatif, dengan data sekunder yang dikumpulkan antara tahun 2014 dan 2023 sebagaisumber data. Teknik analisis regresi linier berganda digunakan dalam analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tukar secara signifikan dan negatif mempengaruhi inflasi Indonesia, sedangkan jumlah uang yang beredar secara signifikan dan positif mempengaruhi inflasi.
Pengaruh Ekspor Dan Impor Terhadap Laju Pertumbuhan Ekonomi Di Sumatera Utara Tahun 2001-2019: Analisis Kuantitatif Agnes Monica Sianipar; Albi Sutandi; Enjel Widia Sari Gea; Mutia Annisa; Nakita Nakita; Respa Mellia Sirait
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 4: Mei 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i4.8675

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai pengaruh ekspor dan impor terhadap laju pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara dari tahun 2001 hingga 2019. Secara khusus, penelitian ini memeriksa apakah ekspor dan impor memiliki dampak positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara selama periode tersebut. Data deret waktu yang dikumpulkan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara digunakan untuk analisis kuantitatif yang menggunakan metode regresi linier berganda. Untuk memahami dinamika antara pertumbuhan ekonomi regional dan perdagangan internasional, kerangka teoretis yang digunakan termasuk teori pertumbuhan berbasis ekspor Feder, teori neoklasik Solow, dan teori dependensi perdagangan Prebisch-Singer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspor memiliki dampak positif dan signifikan secara statistik terhadap pertumbuhan ekonomi, sementara impor menunjukkan korelasi negatif dengan pertumbuhan ekonomi. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,630 menunjukkan bahwa aktivitas ekspor dan impor menyumbang sekitar 63% dari variasi pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara, dengan 37% tambahan disebabkan oleh faktor-faktor di luar model. Hasil ini sangat penting untuk ekonomi Sumatera Utara, yang didominasi oleh pertanian dan perkebunan. Sektor ini berkonsentrasi pada ekspor komoditas seperti kelapa sawit, karet, dan kopi, sementara mengimpor bahan baku dan barang modal untuk mendukung produksi lokal.