Ogin Syaputra Sinaga
Universitas Negeri Medan

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Nilai Tukar dan Suku Bunga Terhadap Permintaan Uang di Indonesia Pada Tahun 2017-2022 Nakita Nakita; Fitrawaty Fitrawaty; Yanti Masryana Sianturi; Nadia Enjel Lina Silalahi; Ogin Syaputra Sinaga
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana nilai tukar dan suku bunga berdampak pada permintaan uang di Indonesia dari tahun 2017 hingga 2022. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif sebagai jenis data dan data sekunder digunakan dari tahun 2017 hingga 2022. Data di uji dengan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel, yaitu suku bunga dan nilai tukar, berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan uang untuk pemerintah merencanakam dan menerapkan kebijakan keuangan yang relavan nilai tukar dan suku bunga yang berpotensi berdampak permintaan uang.
Analisis Mediasi Pengaruh Belanja Daerah dalam Pengaruh Belanja Modal dan Investasi PMDN Terhadap PDRB Sumatera Utara 2011-2024 Tri Rahayu; Ranti Delima Tobing; Ogin Syaputra Sinaga; Joko Suharianto
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh belanja modal dan investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Sumatera Utara dari tahun 2011 hingga 2024, melalui peran belanja daerah sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif dan metode analisis jalur digunakan untuk menguji hubungan kausal antara variabel-variabel tersebut. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belanja modal memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap PDRB, didukung oleh perannya dalam meningkatkan infrastruktur dan produktivitas daerah. Investasi PMDN juga terbukti memiliki pengaruh positif terhadap PDRB, baik langsung maupun tidak langsung melalui belanja daerah. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan anggaran yang efektif serta peningkatan iklim investasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Selain itu, hasil analisis jalur menunjukkan bahwa belanja daerah secara signifikan memediasi pengaruh investasi dan belanja modal terhadap PDRB. Penelitian ini memberikan implikasi kebijakan, menyarankan agar pemerintah daerah lebih strategis dalam mengelola belanja modal dan mempromosikan investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan di Sumatera Utara. Dengan demikian, penelitian ini memperkaya literatur terkait pengaruh kebijakan fiskal dan investasi terhadap pertumbuhan ekonomi regional di Indonesia.
Politik Subsidi dan Ketimpangan Sosial: Tinjauan Sistematis atas Kebijakan Ekonomi Populis di Negara Berkembang Tri Rahayu; Ranti Delima Tobing; Ogin Syaputra Sinaga; Brigita Zai; Natalia Tan; Nadia Vega Surbakti
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran politik dalam kebijakan subsidi dan dampaknya terhadap ketimpangan sosial di negara berkembang, khususnya Indonesia. Melalui pendekatan systematic literature review, studi ini mengkaji berbagai penelitian terkait ekonomi politik subsidi yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2021 hingga 2025. Data dikumpulkan dari berbagai basis data akademik yang terpercaya dan dianalisis menggunakan metode analisis tematik dan content analysis untuk mengidentifikasi pola utama, tren, serta faktor-faktor politik yang mempengaruhi implementasi subsidi. Temuan menunjukkan bahwa meskipun subsidi dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan mengurangi ketimpangan, praktiknya sering kali memperkuat struktur ketimpangan sosial dan ekonomi akibat adanya politisasi dan distribusi manfaat yang tidak merata. Faktor politik, seperti kepentingan elektoral dan kekuasaan politik, sangat berpengaruh dalam penentuan kebijakan subsidi yang cenderung bersifat populis dan tidak berkelanjutan. Selain itu, kebijakan subsidi yang tidak tepat sasaran dan kurang transparan menyebabkan sumber daya publik tidak optimal dan sering dinikmati oleh kelompok menengah ke atas. Hasil studi ini merekomendasikan perlunya reformasi kebijakan berbasis data yang akurat dan kolaborasi multi-sektoral untuk mencapai distribusi manfaat yang lebih adil dan efektif.
Forecasting Produksi, Volume Ekspor dan Nilai Devisa Ekspor Minyak Kelapa Sawit di Indonesia Menggunakan Metode Peramalan Arima Tri Rahayu; Ranti Delima Tobing; Ogin Syaputra Sinaga; Jonathan Brando Saragih; Runggu Sihombing; Albi Sutandi; Nasrullah Hidayat
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak kelapa sawit merupakan komoditas unggulan yang memiliki peranan penting dalam perekonomian nasional Indonesia, terutama dalam aspek produksi, ekspor, dan devisa. Penelitian ini bertujuan untuk memproyeksikan tren produksi, volume ekspor, dan nilai devisa ekspor minyak kelapa sawit Indonesia untuk periode 2025 hingga 2034 dengan menggunakan metode peramalan ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average). Data yang digunakan merupakan data sekunder tahunan dari Badan Pusat Statistik (BPS) periode 1990 hingga 2024, yang dianalisis secara time series untuk mengidentifikasi pola tren, musiman, serta perubahan struktural dalam data historis. Model ARIMA yang optimal dipilih berdasarkan evaluasi berbagai kriteria statistik seperti AIC dan BIC, serta dilakukan validasi model untuk memastikan akurasi prediksi. Setelah model tervalidasi, dilakukan peramalan untuk periode mendatang, menghasilkan proyeksi nilai point forecast dan interval kepercayaan 95%. Hasil peramalan menunjukkan tren peningkatan signifikan dalam produksi dan ekspor pada minyak kelapa sawit Indonesia, meskipun terdapat fluktuasi yang dipengaruhi oleh dinamika pasar global dan kebijakan domestik. Temuan ini memberikan dasar ilmiah bagi pengambil kebijakan, pelaku industri, dan petani dalam merancang strategi jangka menengah serta mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan kestabilan ekonomi nasional.
Peran Inovasi Hijau dalam Kewirausahaan Sosial Berkelanjutan: Analisis Tinjauan Terhadap Dinamika Global dan Lokal Tri Rahayu; Ranti Delima Tobing; Jonathan Brando Saragi; Ogin Syaputra Sinaga; Armin Rahmansyah Nasution; Hottarida Br Sinaga; Sam Deva Nasra Sinulingga
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan iklim, krisis lingkungan global, dan ketimpangan sosial-ekonomi memacu perlunya pengembangan model pembangunan berkelanjutan. Inovasi hijau muncul sebagai pendekatan strategis untuk mengintegrasikan keberlanjutan lingkungan dengan penciptaan nilai ekonomi melalui pengembangan produk, proses, dan sistem yang ramah lingkungan. Dalam konteks ini, kewirausahaan sosial berperan penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan dengan menggabungkan dimensi sosial dan ekonomi dalam operasi bisnisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran inovasi hijau dalam memperkuat kewirausahaan sosial berkelanjutan serta menganalisis dinamika pengaruh global dan lokal terhadap implementasinya. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dengan pendekatan PRISMA, mengkaji berbagai publikasi terkini dari database internasional dan nasional yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi hijau dapat memperkuat keberlanjutan bisnis melalui efisiensi sumber daya, kolaborasi berkelanjutan, serta peningkatan kesadaran sosial dan lingkungan. Namun, tantangan utama dalam penerapan inovasi hijau di tingkat lokal masih terkait dengan keterbatasan pemahaman, sumber daya, dan kebijakan yang mendukung. Penelitian ini menyarankan perlunya integrasi strategi inovasi hijau secara lebih komprehensif untuk mendukung pertumbuhan kewirausahaan sosial yang berkelanjutan di berbagai konteks.
Pengaruh Perkembangan Koperasi (Jumlah Koperasi Aktif, Volume Usaha, SHU) terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Sumatera Utara Khairani Alawiyah Matondang; Tri Rahayu; Ranti Delima Tobing; Ogin Syaputra Sinaga
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i1.6674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perkembangan koperasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2011–2025. Variabel yang dikaji meliputi jumlah koperasi aktif, volume usaha, dan Sisa Hasil Usaha (SHU) koperasi sebagai indikator utama kelembagaan, kapasitas, dan profitabilitas koperasi. Pendekatan analisis menggunakan metode regresi linear berganda (OLS) dengan data runtun waktu yang dikumpulkan dari Badan Pusat Statistik dan lembaga terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume usaha koperasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB, menegaskan peran penting ekspansi aktivitas usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, SHU koperasi menunjukkan hubungan negatif yang signifikan, menandakan perlunya reinvestasi yang strategis untuk meningkatkan kontribusi ekonomi koperasi. Jumlah koperasi aktif secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, namun secara simultan ketiga variabel menunjukkan pengaruh yang kuat dan positif terhadap PDRB. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kapasitas operasional dan kelembagaan koperasi merupakan faktor kunci dalam mendukung pembangunan ekonomi regional berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar kebijakan untuk meningkatkan peran koperasi dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara.