Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Global Warming From Ethical View Daniel Sudibyo Tjandra
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 2 (2022): Budapest International Research and Critics Institute May
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i2.5160

Abstract

This article contains a hot issue in the world's view, where global warming is a significant problem for all countries. Examines in detail the problem of global warming by using a descriptive approach to become a conceptual framework that then becomes simultaneous handling of ecological issues from the point of view of Christian ethics. It is hoped that humans can actively participate in caring for the environment and the Universe.
Yesus Kristus Sang Juruselamat Daniel S. Tjandra
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.472 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7110

Abstract

Artikel ini memiliki tujuan untuk menjelaskan atau menjabarkan tentang Yesus Kristus Sang Juruselamat dimulai dari keselamatan dalam perjanjian Lama dan perjanjian Baru, pertobatan dan keselamatan, Yesus Kristus sebagai keselamatan, iman dan keselamatan sehingga membentuk sebuah kerangka konseptual yang kemudian dapat menjadi sebuah pertimbangan dalam penghayatan iman Kristiani dalam memandang Yesus Kristus sebagai juruselamat dalam dirinya secara pribadi.
Pengaruh Persentase Butiran Halus Terhadap Perubahan Kuat Kokoh Tanah Lempung Akibat Fluktuasi Muka Air Tanah Paravita Sri Wulandari; Daniel Tjandra
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2018): Rekayasa Teknik Sipil
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v3i1.415

Abstract

ABSTRAK: Fluktuasi muka air tanah pada lapisan tanah lempung yang disebabkan perubahan musim dapat mengakibatkan perubahan kekuatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh persentase butiran halus terhadap perubahan kuat kokoh tanah lempung ketika terjadi fluktuasi muka air tanah. Pada penelitian ini digunakan contoh tanah lempung dengan besar persentase butiran halus yang berbeda dari lima lokasi di Surabaya. Fluktuasi muka air tanah pada penelitian ini disimulasikan dengan melakukan variasi kadar air pada tanah lempung. Variasi kadar air tanah dilakukan dengan melakukan pengurangan air pada contoh tanah sebesar 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50% dari kadar air pada kondisi awal. Pengujian Unconfined Compression Test dilakukan untuk mengetahui kuat kokoh tanah pada setiap variasi kadar air tanah. Dari hasil pengujian di laboratorium, didapatkan bahwa sejalan dengan turunnya kadar air dan derajat kejenuhan, kuat kokoh tanah lempung mengalami peningkatan yang signifikan demikian juga sebaliknya. Selain itu, semakin tinggi persentase butiran halus, maka perubahan kuat kokoh tanah akibat variasi kadar air semakin besar dan sebaliknya. Pada rentang perubahan kadar air yang sama yaitu sekitar 36%, tanah lempung dengan nilai persentase butiran halus kurang dari 80%, mengalami perubahan kuat kokoh tanah delapan kali lipat. Sedangkan tanah lempung dengan nilai persentase butiran halus lebih dari 95%, mengalami perubahan kuat kokoh tanah mencapai lima puluh kali lipat.
Impelementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Abad 21 Daniel S. Tjandra
SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 1, No 1 (2020): Pebruari 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52220/sikip.v1i1.33

Abstract

The era of globalization is inevitable, willing or unwilling to be ready or not ready for everyone to face globalization. The era of globalization can be said as an era of openness, an era of technology that is close to people's lives and even inherent in everyday life. Globalization colors and influences all aspects of life without exception the realm of education experiences or is affected by the effects of the times, globalization and technological sophistication. Education makes it possible to use all the advances of the times to produce an educational goal that shapes the complete human to face his day. 21st century learning provides a prominent change in the world of education, where learning is no longer focused on the results achieved, but on the learning process itself. Forming the competencies of students who have high-level thinking skills, are creative, communicative, and collaborative. This discussion will provide an understanding of 21st century learning implemented in Christian Religious Education subjects. Christian religious learning is expected to follow the development of 21st century learning so that in conveying learning content can prepare students to welcome the 21st century. Thus the curriculum in Indonesia is developed, and the 2013 curriculum is used now as part of responding to the challenges of the 21st century. Abstrak Era globalisasi tidak dapat dihindari, mau atau tidak mau siap atau tidak siap setiap orang menghadapi globalisasi. Era globalisasi dapat dikatakan sebagai era keterbukaan, era teknologi yang dekat dengan kehidupan masyarakat bahkan melekat dalam kehidupan sehari-hari. Globalisasi mewarnai dan mempengaruhi segala aspek kehidupan tanpa terkecuali ranah pendidikan mengalami atau tekena efek dari kemajuan zaman, globalisasi dan kecanggihan teknologi. Pendidikan memungkinkan meng-gunakan segala kemajuan zaman untuk menghasilkan sebuah tujuan pendidikan yang membentuk manusia secara lengkap untuk menghadapi zamannya. Pembelajaran abad 21 memberikan sebuah perubahan yang menonjol dalam dunia pendidikan, dimana pembelajaran bukan lagi dipusatkan kepada hasil yang dicapai, namun kepada proses pembelajaran itu sendiri. Membentuk kompetensi peserta didik yang memiliki keterampilan berpikir tingkat tinggi, kreatif, komunikatif, dan kolaborasi. Pada pembahasan kali ini akan memberikan pemahaman tentang pembelajaran abad 21 yang diimplementasikan dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen. Pembelajaran Agama Kristen diharapkan mengikuti perkembangan pembelajaran abad 21 sehingga dalam menyampaikan konten pembelajaran dapat mempersiapkan peserta didik menyongsong abad 21. Dengan demikian Kurikulum di Indonesia dikembangkan, dan Kurikulum 2013 yang digunakan sekarang sebagai bagian dalam menjawab tantangan zaman abad 21.
Implementation of the Independent Curriculum in Christian Education Lessons Tjandra, Daniel Sudibyo
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol 16 No 1 (2024): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v16i1.5103

Abstract

The education curriculum in Indonesia continues to evolve with the times. Recently, the education system transitioned from the 2013 Curriculum to the Merdeka Curriculum. This research aims to analyze the implementation of the Merdeka Curriculum in Christian Education Lessons, highlighting its impact and effectiveness. The significance of this study lies in its contribution to understanding curriculum development in Indonesia and how the Merdeka Curriculum aligns with national educational goals and the Pancasila student profile. A literature review methodology was employed, gathering relevant information from the Google Scholar database and other sources. Data were analyzed using a SWOT framework to identify key considerations in implementing the Independent Curriculum, aiming to maximize opportunities and minimize threats. The findings indicate that the Merdeka Curriculum aligns with the vision of Indonesian Education, promoting life competencies in students. This vision supports the Pancasila student profile, emphasizing differentiated learning to meet individual student interests and needs. The analysis involved a systematic literature review, data extraction, and SWOT analysis to synthesize and interpret the findings.
Harmoni Sains dan Iman Kristen: Teori Relativitas Einstein Dalam Pandangan Kristen Di Era Modern dan Implikasinya Bagi Kehidupan Orang Kristen Tjandra, Daniel Sudibyo
Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) Vol 7, No 1 (2025): Teologi dan Pendidikan Kristen - Februari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59177/veritas.v7i1.330

Abstract

This article aims to discuss Albert Einstein's exploration of relativity theory in the context of the Bible and its implications for the lives of Christians. Where many people consider the theory of relativity to be contrary to the Word of God. However, in fact this is not the case. The Bible provides examples in stories such as Judas' betrayal and Peter's denial to demonstrate the concept of relativity in human life. Einstein changed the world's ideas about motion, space, and time with his theory that developed relationships and comparisons between things and others. Einstein's theory of relativity explains that the speed of light is absolute, while space and time combine to give humans space and time to move. The method used is descriptive qualitative. The results of the study show that the theory of relativity does not conflict with the Bible. This theory has implications in contemporary theology. The theory of relativity applies to His creation, not to God. Christians are taught to have a strong belief in the eternity and truth of God, as well as an open heart to continue learning and growing in faith. God's truth remains unchanged even though the world and human views can be relative. For Christians, it is important to align faith with scientific discovery, so that faith and science can complement each other.AbstrakArtikel ini bertujuan untuk membahas eksplorasi teori relativitas Albert Einstein dalam konteks Alkitab dan implikasinya bagi kehidupan orang Kristen. Di mana banyak orang menganggap teori relativitas bertentangan dengan Firman Allah. Namun, faktanya tidak demikian. Alkitab memberikan contoh-contoh dalam kisah-kisah seperti penghianatan Yudas dan penyangkalan Petrus untuk menunjukkan konsep relativitas dalam kehidupan manusia. Einstein mengubah gagasan dunia tentang gerak, ruang, dan waktu dengan teorinya yang berkembang dalam hubungan dan perbandingan antara sesuatu dengan yang lain. Teori relativitas Einstein menjelaskan bahwa kecepatan cahaya adalah mutlak, sementara ruang dan waktu bersatu untuk memberi manusia ruang dan waktu bergerak. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa teori relativitas tidak bertentangan dengan Alkitab. Teori ini memiliki implikasi dalam teologi kontemporer. Teori relativitas berlaku bagi ciptaan-Nya, bukan bagi Allah. Orang Kristen diajarkan untuk memiliki keyakinan yang kuat pada kekekalan dan kebenaran Allah, serta keterbukaan hati untuk terus belajar dan bertumbuh dalam iman. Kebenaran Allah tetap tidak berubah meskipun dunia dan pandangan manusia bisa relatif. Bagi orang Kristen, penting untuk menyelaraskan iman dengan penemuan ilmiah, sehingga iman dan ilmu pengetahuan dapat saling melengkapi.
Effect of Crumb Rubber as Fine Aggregate Replacement in Cold Mixture Asphalt Paravita Sri Wulandari; Ken Kertorahardjo; Arianto Thesman; Daniel Tjandra
Civil Engineering Dimension Vol. 21 No. 2 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.081 KB) | DOI: 10.9744/ced.21.2.107-112

Abstract

The number of waste tires has been increasing as an impact of rapidly growing number of vehicles and becomes a global environmental concern. The environmental impact can be reduced by converting the waste tires to crumb rubber and reusing it as a replacement of fine aggregates in asphalt mixture. Dense graded cold mixtures asphalt design was developed for rubberized mixtures with up to 100% (by weight) crumb rubber replacement. Series of laboratory testing were performed for evaluating the Marshall stability and volumetric properties of rubberized cold mixture asphalt. The findings of this laboratory study indicated that Marshall stability and volumetric properties of these mixtures were affected by crumb rubber percentage. Although the use of crumb rubber in cold mixture asphalt could decrease the mechanical and volumetric properties of mixtures, but still has a great potential as a partial fine aggregate replacement in cold mixture asphalt. Rubberized cold mixture asphalt could be considered as a flexible pavement subjected to low traffic medium load.
Keberhasilan Kepemimpinan Musa Membawa Keluar Bangsa Israel Dari Tanah Perbudakan Dan Kegagalannya Ke Tanah Perjanjian Reinhard Sianipar; Daniel Sudibyo Tjandra
Jurnal Shema Vol. 8 No. 02 (2025): Jurnal Shema: Jurnal Teologi dan pendidikan agama Kristen
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Shema Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemimpin ideal adalah mereka yang mampu mempengaruhi orang lain dan dipilih oleh Tuhan, sebagaimana dicontohkan dalam Alkitab. Pemimpin rohani sejati menyadari bahwa Yesus adalah pemimpin utama yang menjadi teladan dalam menghadapi tekanan dan kesulitan. Seorang pemimpin rohani dituntut untuk bersikap positif, sabar, mengasihi, mengendalikan emosi, dan menjalin persahabatan. Musa adalah contoh pemimpin besar dalam Perjanjian Lama, yang kepemimpinannya terbentuk melalui pengalaman hidup dan dipakai Tuhan untuk membebaskan Israel dari perbudakan. Tuhan memilih dan memperlengkapi Musa bukan hanya karena kemampuannya, tetapi juga karena ketekunan dan semangatnya. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif teologis dengan kajian literatur, bertujuan untuk menggali makna kepemimpinan Musa dalam konteks kekristenan masa kini. Meskipun Musa gagal masuk Tanah Perjanjian karena ketidakpercayaannya, kisahnya tetap relevan sebagai inspirasi bagi pemimpin rohani masa kini.
The Influence of Facilities and Infrastructure on Learning Effectiveness at Insan Prima Bekasi National School Christianus Gumilar Akoso; Daniel S. Tjandra
Manajia: Journal of Education and Management Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/manajia.v3i3.93

Abstract

The school facilities can affect the effectiveness of learning process. The existence of school facilities such as libraries and computer laboratories provide opportunities for students to read references outside the student handbook. Classrooms that are not crowded allow students to carry out various learning activities. The functioning of facilities and infrastructure also affects students in following the learning process well. Classrooms that are hot or cold provide discomfort for students in participating in learning.  This research aims to provide evidence that the existence and functioning of school facilities and infrastructure can have a positive influence on students in participating in the learning process. By using qualitative methods in the form of interviews and direct observation, the data was analyzed to see the influence of facilities and infrastructure in learning process. The conclusion of this research shows that the existence of facilities and infrastructure owned by the school helps students to follow learning process well. Teachers can apply more diverse learning methods and strategies. The non-functioning of facilities and infrastructure provides inconvenience and inhibits students from participating in learning process well. In addition to that, teachers have limitations in applying learning methods and strategies in the learning process.
The Influence of Early Childhood Education Teachers' Academic Qualifications on the Quality of Learning at Insan Prima National Kindergarten, Cikarang, Bekasi Venus Wanudyaningsih Kanugrahan; Daniel S. Tjandra
Manajia: Journal of Education and Management Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/manajia.v3i3.94

Abstract

Early childhood education (PAUD) has a very important role or function in building the foundation of children's intelligence, social and emotional skills. Therefore, the quality of education provided at this stage requires special attention, especially in terms of the quality of PAUD teachers. PAUD teachers not only act as teachers, but also as facilitators who guide the cognitive, social and emotional development of their students. The main factor influencing the quality of the learning process in ECED is the teacher's educational background or teacher academic qualification. PAUD teacher education encompasses a range of knowledge and skills required to design, implement and evaluate learning in line with children's developmental needs. PAUD teachers who have a good educational background can create a fun, safe and stimulating learning environment for children, At last the teacher's educational background can affects to develop of the child. This research aims to determine and describe the influence of PAUD teachers' educational background on the quality of learning. By using qualitative methods in the form of interviews and direct observation to see the influence of PAUD teachers' educational background on the quality of learning. The conclusion of this research shows that teachers who have formal education in the field of PAUD, especially S1 PAUD, are more effective in managing the classroom, designing learning, and using media relevant to child development.