Ni Wayan Kartini
Universitas Negeri Manado

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Komunitas Lokal dalam Mempromosikan Keberlanjutan Usaha Pedagang Kecil di Desa Mopolo Ruth Sriana Umbase; Romi Mesra; Ni Wayan Kartini
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 5 No. 1 (2024): (JUNI 2024) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v5i1.9914

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran komunitas lokal dalam mempromosikan keberlanjutan usaha pedagang kecil di Desa Mopolo. Menggunakan pendekatan kualitatif, studi ini menggabungkan observasi partisipan dan wawancara mendalam dengan berbagai pemangku kepentingan di desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas lokal memainkan peran multifaset dalam mendukung pedagang kecil, meliputi pemberian dukungan langsung, pembentukan nilai-nilai bisnis, dan fasilitasi kolaborasi ekonomi. Temuan utama mengungkapkan bahwa kolaborasi antara pedagang kecil dan komunitas lokal telah memberikan dampak positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi desa, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan pendapatan warga. Analisis menggunakan teori modal sosial menunjukkan bahwa kekuatan jaringan sosial dan kepercayaan dalam komunitas menjadi faktor kunci keberhasilan ini. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan peran komunitas lokal merupakan strategi efektif dalam mendorong keberlanjutan usaha kecil dan pembangunan ekonomi pedesaan, menekankan pentingnya pendekatan berbasis komunitas dalam pengembangan ekonomi lokal.
Interaksi Antara Mahasiswa KKN Dan Masyarakat: Pengaruh Terhadap Budaya Kumawus Desa Mopolo Ferdinand Kerebungu; Sanita C. Sasea; Ni Wayan Kartini; Afriono Tagaku; Putri Cristina Mariam Pareda; Nisyalom Irna Legoh; Juanito Bagit
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 1 No 1 (2024): (MARCH) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/jxzgr245

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk  mengkaji salah satu tradisi yang terdapat pada wilayah minahasa salah satunya di desa mopolo yang diciptakan oleh para leluhur warga setempat. Tulisan ini menyebutkan wacana pelaksanaan serta makna tradisi kumawus bagi keluarga yang berduka di Jemaat GMIM “ Setia suci” Pondang. Awalnya tradisi ini dipegang kendali oleh para leluhur. Tradisi ini dilakukan hari minggu setelah jenazah dimakamkan serta dilaksanakan oleh keluarga yang berduka cita. Pelaksanaan tradisi ini dilaksanakan dalam bentuk ibadah beserta dengan jemaat dan warga setempat dan sehabis itu keluarga yang berduka menjamu para tamu undangan dengan makan bersama kumawus menyimpan aneka macam makna positif bagi keluarga yang berduka cita.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif suatu pendekatan penelitian yang berfokus pada pemahaman mendalam terhadap suatu fenomena sosial atau perilaku insan. Tujuan utama dari metode ini adalah untuk menggali makna, konsep dan konteks yang melibatkan interaksi manusia pada situasi alamiah.
Antisipasi Bencana Banjir di Desa Mopolo, Kecamatan Ranoyapo Ni Wayan Kartini; Romi Mesra
Collaborative: Journal of Community Service Vol 1 No 3 (2025): (JULY) Collaborative: Journal of Community Service
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/7xp3de97

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah mengembangkan strategi antisipasi bencana banjir yang komprehensif dan berbasis partisipasi masyarakat di Desa Mopolo, Kecamatan Ranoyapo. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas adaptasi masyarakat, mengurangi kerugian ekonomi akibat banjir, dan membangun sistem mitigasi bencana yang berkelanjutan. Metode pengabdian menggunakan pendekatan Community-Based Disaster Risk Management (CBDRM) yang dilaksanakan melalui lima tahap utama: pemetaan partisipatif untuk identifikasi area berisiko, pengembangan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan workshop, implementasi sistem peringatan dini berbasis teknologi sederhana, penguatan kelembagaan melalui pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana Desa (FPRBD), dan monitoring evaluasi berkelanjutan menggunakan metode Most Significant Change (MSC). Hasil pengabdian menunjukkan keberhasilan yang signifikan dalam meningkatkan resiliensi komunitas terhadap bencana banjir. Kerugian ekonomi akibat banjir berhasil dikurangi sebesar 60%, waktu respons masyarakat meningkat dari 4-6 jam menjadi 1-2 jam, terbentuk 12 kelompok siaga bencana dengan 180 anggota aktif, dan sistem peringatan dini mencapai tingkat keberfungsian 95%. Program ini berhasil membangun model antisipasi bencana yang sustainable dan dapat direplikasi di desa-desa dengan karakteristik serupa, memberikan kontribusi signifikan terhadap pengurangan risiko bencana di tingkat komunitas.