Fatima Azzahra
Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Filsafat Pragmatisme dalam Pendidikan: Analisis Konseptual dan Implementasi dalam Praktik Pembelajaran Modern Muh. Niamur Ridho; Fatima Azzahra; Idawati Fadollah; Srilestari Srilestari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.3094

Abstract

Pragmatisme merupakan salah satu aliran filsafat yang memiliki pengaruh besar dalam dunia pendidikan. Pendekatan ini menekankan pengalaman dan refleksi sebagai dasar dalam proses pembelajaran, sehingga relevan untuk dianalisis dalam konteks pendidikan modern.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar pragmatisme dalam pendidikan dan implementasinya dalam praktik pembelajaran modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode telaah pustaka atau studi pustaka. Data penelitian dikumpulkan dari artikel dan buku tentang filsafat pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pragmatisme telah memberikan pengaruh signifikan terhadap praktik pendidikan modern melalui pembelajaran berbasis pengalaman, pendekatan pemecahan masalah, dan prinsip pendidikan demokratis. Kesimpulan dari penelitian ini yakni pragmatisme dalam pendidikan menekankan pentingnya pengalaman langsung, pembelajaran berbasis pemecahan masalah, serta pendekatan yang fleksibel dan demokratis dalam proses belajar-mengajar. Dari hasil kajian literatur, ditemukan bahwa prinsip-prinsip pragmatisme telah banyak diterapkan dalam praktik pembelajaran modern, terutama dalam metode pembelajaran aktif, student-centered learning, dan pendekatan berbasis proyek. Dengan memberikan ruang bagi peserta didik untuk bereksperimen dan merefleksikan pengalaman mereka, pragmatisme berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman. Oleh karena itu, implementasi pragmatisme dalam pendidikan perlu terus dikembangkan agar dapat memberikan manfaat yang lebih optimal bagi peserta didik dan dunia pendidikan secara keseluruhan.
Integrasi Strategi Penguatan dan Student Adjustment dalam Membentuk Kesadaran Belajar untuk Meningkatkan Keaktifan Mahasiswa Sirajuddin Sirajuddin; Mukhlis Mukhlis; Fatima Azzahra; Witasari Witasari; Dina Amalia
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i01.986

Abstract

Penelitian ini didorong oleh pentingnya peran dosen dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung keaktifan mahasiswa serta kemampuan mahasiswa untuk beradaptasi dengan lingkungan akademik dan sosial. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran integrasi strategi penguatan dan penyesuaian diri mahasiswa (student adjustment) dalam membentuk kesadaran belajar yang berkelanjutan serta meningkatkan keaktifan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Prosedur penelitian meliputi perencanaan, pengumpulan data, analisis, dan penarikan kesimpulan. Objek penelitian adalah mahasiswa dan dosen PGSD. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, sedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penguatan berupa pujian, nilai tambahan, dan kesempatan berpartisipasi aktif secara signifikan meningkatkan keaktifan belajar, rasa percaya diri, dan motivasi mahasiswa. Di sisi lain, penyesuaian diri mahasiswa berperan dalam pengelolaan stres, penguatan regulasi diri, dan keterlibatan akademik. Integrasi kedua pendekatan tersebut membentuk sinergi yang mendukung terciptanya kesadaran belajar yang reflektif, mandiri, dan berkelanjutan.