Penelitian ini didorong oleh pentingnya peran dosen dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung keaktifan mahasiswa serta kemampuan mahasiswa untuk beradaptasi dengan lingkungan akademik dan sosial. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran integrasi strategi penguatan dan penyesuaian diri mahasiswa (student adjustment) dalam membentuk kesadaran belajar yang berkelanjutan serta meningkatkan keaktifan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Prosedur penelitian meliputi perencanaan, pengumpulan data, analisis, dan penarikan kesimpulan. Objek penelitian adalah mahasiswa dan dosen PGSD. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, sedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penguatan berupa pujian, nilai tambahan, dan kesempatan berpartisipasi aktif secara signifikan meningkatkan keaktifan belajar, rasa percaya diri, dan motivasi mahasiswa. Di sisi lain, penyesuaian diri mahasiswa berperan dalam pengelolaan stres, penguatan regulasi diri, dan keterlibatan akademik. Integrasi kedua pendekatan tersebut membentuk sinergi yang mendukung terciptanya kesadaran belajar yang reflektif, mandiri, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026