p-Index From 2021 - 2026
0.817
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kajian Ilmiah
Enny Istanti
Fakultas Ekonomi dan Bisnis; Universitas Bhayangkara Surabaya

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Manfaat Yang Dirasakan, Kemudahan Penggunaan, Dan Efek Risiko Pada Keputusan Penggunaan QRIS: Peran Mediasi Minat Dalam Penggunaan Enny Istanti; Ida Ayu Sri Brahmayanti
Jurnal Kajian Ilmiah Vol. 26 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Publikasi (LPPMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/twn5xm43

Abstract

This study examines the impact of perceived benefit, perceived ease of use, and perceived risk on university students’ decisions to use QRIS, with interest in using as a mediating variable. Although students generally possess high digital literacy, the adoption rate of the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) remains relatively low, motivating this research. A quantitative correlational approach was employed, with data collected through an online questionnaire using a 5-point Likert scale from 80 university students. The data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4.0. The measurement model demonstrated strong validity and reliability, with factor loadings above 0.70, Average Variance Extracted (AVE) exceeding 0.50, and Composite Reliability (CR) above 0.80. Structural model results revealed that interest in using was positively influenced by perceived benefit (β = 0.311, p < 0.01) and perceived ease of use (β = 0.819, p < 0.01), while perceived risk had a negative effect (β = –0.155, p < 0.05). Furthermore, QRIS usage decision was significantly influenced by perceived benefit (β = 0.906, p < 0.001) and interest in using (β = 0.196, p < 0.01), whereas perceived risk and perceived ease of use showed no direct effect. These findings highlight interest in using as a key mediator linking perceptions to actual behavior, supporting the Technology Acceptance Model (TAM) and Theory of Planned Behavior (TPB). This study contributes to digital payment research by emphasizing perceived advantage and user engagement as central drivers of QRIS adoption among students.
Pengaruh Pemanfaatan Media Sosial Dalam Pembelajaran Digital Marketing Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tri Ginanjar Laksana; Ariel Maulana Wibowo; Imam Aji Pranoto; Nadjib Kurnia Budiawan; Alfian Dwi Nugroho; Pagi Muhamad; Azka Fauzan Firaus; Muhammad Rofi Ariansyah; Ahmad Nada Kusnendar; Nuri Annisa; Enny Istanti; Julyanto Ekantoro; Nur Maulana; Ulis Nansa Anwar; Devina Arimbi Dwimita Putri; Fatur Yanuardi Leksono; Aditya Maulana Syahputra; Ailsa Agripina; Ginaris Putri Ilhami; Silvi Nur Baitti; Sintia Rahayu; Dwi Aulya Yunitasari; Alfajri Ramadhan; Hindun Nurun Ala; Maulana Akbar Fadhillah; Iwan Abadi
Jurnal Kajian Ilmiah Vol. 23 No. 4 (2023): Special Issue (December 2023)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Publikasi (LPPMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/t3f9h442

Abstract

The aim of this research is to determine the effect of using social media in digital marketing learning on increasing knowledge of community pedagogical competence, especially PKK women, regarding information technology in Sekarwangi Village, Cibadak District, Sukabumi Regency. This research was conducted at the house of the citronella oil refinery in Sekarwangi Village, Cibadak District, Sukami Regency. The population of this study was 40 PKK women, with a sample size of 19 people, in determining the sample using the Slovin formula with an error tolerance of 5%. This research method approach is quantitative research with a correlation analysis design. The instruments used consist of the use of social media, digital marketing and pedagogical knowledge. The data collection technique uses an instrument in the form of a questionnaire and is analyzed using descriptive and inferential statistical analysis. The research results show that there is a very significant positive influence between the variable use of social media for digital marketing learning on pedagogical competence with a low strength of relationship (r = 0,584 p<0.01). The existence of a positive relationship means that the higher the use of social media for digital marketing learning, the higher the pedagogical competence related to information technology. The theories used in this research are not yet extensive, it would be good in the future that scientific developments will enable the emergence of new theories that can explain the increase in pedagogical knowledge in the field of information technology, which can then provide different results in other research.
Strategi Pemasaran UMKM Batu Permata Batu Di Desa Batu Asih, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat Enny Istanti; Julyanto Ekantoro; RM Bramastyo KN
Jurnal Kajian Ilmiah Vol. 23 No. 4 (2023): Special Issue (December 2023)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Publikasi (LPPMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/c8sgfe18

Abstract

Through the integration of domestic, foreign, and international marketing activities that can create synergies while maintaining the organization's strategic objectives and competitive advantage as a force in global marketing efforts, global gold marketing acknowledges complex global (geocentric) market commonalities. This study (Study on MSMEs in Batuasih Village, Cibadak District, Sukabumi Regency) intends to ascertain how the marketing strategy of gemstone MSMEs in Batuasih village seeks to increase family income. Qualitative research methodology is the approach employed. The following are the MSME Marketing Strategy initiatives carried out by Batu Asih Village's gemstone artisans: Establishing groups for gemstone craftsmen, bolstering marketing teams, utilizing social media, becoming a member of fan clubs for gemstones, regularity in the content uploads for Gemstone products, Regular updating of content and enhancement of the product.
Peran Work Engagement dalam Memediasi Kecerdasan Emosional, Spiritual, dan Intelektual terhadap Kinerja Dosen: Efek Moderasi Dukungan Organisasi Enny Istanti; Amiartuti Kusmaningtyas; Siti Mujanah; Achmad Daengs Gatot Suherman
Jurnal Kajian Ilmiah Vol. 25 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Publikasi (LPPMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/wkkc6176

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, dan kecerdasan intelektual memengaruhi kinerja seorang dosen; keterlibatan di tempat kerja dianggap sebagai variabel moderasi, dan dukungan organisasi dianggap sebagai variabel mediasi. Temuan sebelumnya yang tidak konsisten tentang kontribusi ketiga kecerdasan tersebut terhadap kinerja adalah masalah utama. Ini terutama berlaku untuk perguruan tinggi swasta. Studi ini melakukan penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 130 dosen tetap yang dipilih secara purposive. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner terstandar yang telah dimodifikasi, meliputi tes kecerdasan emosional, spiritual, intelektual, skala keterikatan kerja, persepsi dukungan organisasi, dan indikator kinerja dosen. Analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan spiritual berdampak negatif terhadap keterikatan kerja, sedangkan kecerdasan emosional dan kecerdasan intelektual berdampak positif. Karena keterikatan kerja tidak mempengaruhi kinerja dosen secara signifikan, peran mediasi hanya muncul secara parsial melalui jalur kecerdasan spiritual. Terbukti bahwa kinerja dosen dipengaruhi secara langsung oleh dukungan organisasi; namun, hubungan antara keterikatan kerja dan kinerja tidak diperkuat. Penelitian ini menemukan bahwa meningkatkan kecerdasan emosional dan intelektual dosen, menyelaraskan nilai spiritual dengan tujuan kinerja, dan mendapatkan dukungan organisasi yang lebih besar sangat penting. Secara teoritis, penelitian ini membantu mengembangkan model Job Demands–Resources di institusi pendidikan tinggi swasta. Namun, secara praktis, temuan-temuan ini dapat digunakan sebagai dasar untuk kebijakan manajemen sumber daya manusia di perguruan tinggi.