p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Currency
Muhammad Nizar
Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam, Universitas Yudharta Pasuruan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DAN KEBIJAKAN PESANTREN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SANTRI DENGAN SIKAP KEWIRAUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI PADA PONDOK PESANTREN DARUT TAQWA NGEMBEH, MOJOKERTO) Suci Ainulutvia Rosda; Muhammad Nizar; Alimatul Farida
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency (In Press)
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.1928

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan dan kebijakan pesantren terhadap minat berwirausaha santri dengan sikap kewirausahaan sebagai variabel intervening. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan analisis statistik deskriptif melalui SPSS dan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui SmartPLS terhadap 116 santri Pondok Pesantren Darut Taqwa Ngembeh, Mojokerto, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap kewirausahaan, demikian pula kebijakan pesantren. Sikap kewirausahaan berpengaruh dominan terhadap minat berwirausaha. Namun, pengaruh langsung pendidikan kewirausahaan dan kebijakan pesantren terhadap minat berwirausaha tidak signifikan. Uji mediasi menunjukkan jalur kebijakan pesantren tergolong mediasi penuh, sedangkan jalur pendidikan kewirausahaan tergolong mediasi parsial komplementer. Temuan ini menegaskan bahwa sikap kewirausahaan berperan sebagai jembatan utama yang menghubungkan intervensi institusional pesantren dengan minat berwirausaha santri, sehingga pembentukan minat berwirausaha pada lingkungan pesantren bersifat afeksi-sentris dan tidak dapat ditumbuhkan semata melalui program dan regulasi.
IMPLEMENTASI PRINSIP EKONOMI SYARIAH DALAM RANTAI PASOK KOPERASI KONSUMEN PADA PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS Ahmad Khotibul Umam; Alimatul Farida; Muhammad Nizar
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency (In Press)
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2063

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui penyediaan makanan bergizi secara berkelanjutan. Keberhasilan program ini memerlukan sistem rantai pasok yang efektif, transparan, dan sesuai dengan prinsip ekonomi syariah, khususnya pada koperasi konsumen yang berperan sebagai penyuplai bahan pangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi prinsip ekonomi syariah dalam kegiatan rantai pasok koperasi konsumen sebagai penyuplai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Ngoro. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pengurus koperasi, pemasok, serta pengelola Program MBG, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi telah mengimplementasikan prinsip ekonomi syariah melalui pemilihan pemasok yang memperhatikan aspek kehalalan produk, penerapan transparansi dalam transaksi, serta pengendalian kualitas bahan pangan sebelum didistribusikan. Koperasi juga berperan penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan kelancaran distribusi bahan pangan kepada dapur MBG. Namun demikian, implementasi rantai pasok syariah masih menghadapi beberapa kendala, seperti fluktuasi harga bahan pokok, keterlambatan distribusi, keterbatasan fasilitas penyimpanan, dan belum optimalnya pengawasan sertifikasi halal pada beberapa produk. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa praktik rantai pasok yang dijalankan telah mencerminkan implementasi maqashid syariah, khususnya hifz al-nafs (perlindungan jiwa) dan hifz al-mal (perlindungan harta). Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip ekonomi syariah dalam rantai pasok koperasi konsumen dapat meningkatkan efektivitas distribusi bahan pangan, memperkuat kepercayaan antar pemangku kepentingan, serta mendukung keberhasilan Program MBG dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kemaslahatan bersama.