Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kinerja Jaringan Perpipaan dalam Pencegahan Back Pressure Gathering Station di PT X Indra Indra; Firdaus Firdaus; Selvia Sarungu
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 7 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i7.4236

Abstract

Back pressure yang berlebihan pada gathering station merupakan kendala operasional yang umum dijumpai dalam industri perminyakan karena dapat menghambat laju alir fluida dari kepala sumur, menurunkan efisiensi perolehan hidrokarbon, serta berpotensi merusak peralatan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan laju alir fluida dan distribusi tekanan dalam jaringan pipa dari sumur produksi menuju gathering station, serta mengevaluasi apakah sistem produksi pada lapangan PT X telah beroperasi secara optimal. Metode yang digunakan adalah simulasi numerik dengan perangkat lunak Pipesim berdasarkan data sekunder lapangan yang mencakup spesifikasi perpipaan, data fluida, serta parameter tekanan dan temperatur operasi pada jaringan pipa yang menghubungkan lima sumur produksi aktif (PDL 1–PDL 5) menuju satu gathering station. Hasil simulasi menunjukkan tekanan sumur PDL 1 menurun dari 61 psia menjadi 59,8 psia, PDL 2 dari 60,5 psia menjadi 59,8 psia, PDL 3 dan PDL 4 relatif stabil pada 60 psia dan 59,5 psia, serta PDL 5 menurun dari 70 psia menjadi 60 psia, dengan pressure drop pada setiap jalur berkisar 1–10 psi. Laju alir menuju gathering station hanya menurun sebesar 0,8 bbl/d dari total 27.665,5 bbl/d (0,0028%). Seluruh tekanan operasi yang diperoleh berada dalam rentang standar tekanan operasi sumur minyak (50–500 psi), dan penurunan laju alir tidak lebih dari batas deviasi validasi model perpipaan sebesar 4,58%. Berdasarkan kriteria tekanan operasi, besaran pressure drop, dan penurunan laju alir tersebut, sistem perpipaan pada gathering station PT X dinyatakan beroperasi dalam kondisi optimal tanpa indikasi back pressure yang berlebihan.
Teknik Pengendalian Mutu Dengan Menggunakan Metode Diagram Pareto Dalam mencapai Customer Satisfaction Rachmasari Pramita Wardhani; Lukman; Selvia Sarungu; Siti Norhidayah
JURNAL TEKNOSAINS KODEPENA Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknosains Kodepena Volume 4 Nomor 2 Januari 2024
Publisher : Kodepena (Komunitas Dosen Penulis dan Peneliti Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54423/jtk.v4i2.58

Abstract

Graphic analysis tools and methods are very useful tools that can help quality managers shed light on developing problems and one that has an important role in control engineering methods is the Pareto Diagram, a simple chart that can provide actionable insight into how prioritize quality management resources that are maintained or improved. In the world of service-based work, this Pareto diagram is used to determine the level of importance that must be prioritized for improvements. The object of writing this scientific work is to examine how customer service from a company operating in the service sector achieves customer satisfaction. It is not easy for companies in the service sector to achieve customer satisfaction. There are various complaints that must be accommodated and considered in order to provide solutions so that the maximum level of customer trust is achieved. Keywords: Pareto, Quality, Satisfaction, Service, Control
Analisis Peramalan Jumlah Kunjungan Mahasiswa Prodi XP Ke Perpustakaan Kampus Dengan Metode Least Square Aulia Anzalni; Nhajihaq Nhajihaq; Rachel Ananta; Rachmasari Pramita Wardhani; Selvia Sarungu
JURNAL TEKNOSAINS KODEPENA Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Teknosains Kodepena Volume 6 Nomor 1 Agustus 2025
Publisher : Kodepena (Komunitas Dosen Penulis dan Peneliti Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54423/jtk.v6i1.111

Abstract

A prediction system for determining the number of student visits is one way to determine the priorities and the number of students interested in literacy culture each year. Creating a prediction system requires a robust calculation method, which is why a prediction system is needed. This prediction system uses the Least Squares method. Based on the research conducted, the system can implement the Least Squares method to predict students studying and using library facilities. This helps library administrators prepare the necessary needs for students who wish to study in the library.