Irna Diyana Kartika Kamaluddin
Universitas Muslim Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Skrining Fitokimia Ekstral Etanol Kunyit (Curcuma longa Linn) dan Bawang Putih (Allium sativum): Analisis Kandungan Bioaktif dan Implikasi Klinis Irna Diyana Kartika Kamaluddin; Arung Anugrah Al Azis; Rezky Putri Indarwati Abdullah; Syamsu Rijal; Aryanti R. Bamahry
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan fitokimia pada ekstrak etanol kunyit (Curcuma longa) dan bawang putih (Allium sativum) serta membandingkan profil senyawa aktif yang terdapat pada keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol kunyit positif mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, dan steroid, sedangkan ekstrak etanol bawang putih positif mengandung alkaloid, flavonoid, dan saponin, namun negatif terhadap tanin dan steroid. Kandungan alkaloid pada kedua ekstrak terdeteksi melalui reaksi dengan pereaksi Mayer, Dragendroff, dan Bouchardat, mengindikasikan potensi aktivitas biologis sebagai antimikroba dan neuroprotektif. Sementara itu, keberadaan flavonoid yang teridentifikasi melalui uji AlCl₃ mendukung potensi efek antioksidan dan antiinflamasi dari kedua tanaman. Terdapat perbedaan yang jelas dalam profil fitokimia antara kedua tanaman. Kunyit menunjukkan keragaman senyawa bioaktif yang lebih tinggi dengan empat golongan senyawa positif dibandingkan bawang putih yang hanya mengandung tiga golongan senyawa, yang menjelaskan dasar ilmiah perbedaan aplikasi klinisnya.
Hubungan Kualitas Tidur dan Kadar Gula Darah Puasa Pada Pasien Diabetes Melitus di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Agnes Feterina Parwati Gosal; Prema Hapsari Hidayati; A. Husni Esa Darussalam; Andi Kartini Eka Yanti Yanti; Irna Diyana Kartika Kamaluddin
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v8i1.9960

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang umum di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, dengan prevalensi yang terus meningkat. Kadar glukosa darah yang tinggi pada penderita DM sering disebabkan oleh resistensi insulin dan gangguan sekresi insulin. Salah satu faktor yang mempengaruhi pengelolaan DM adalah kualitas tidur, yang diketahui dapat mempengaruhi kadar glukosa darah puasa (GDP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dan kadar GDP pada pasien DM di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Metode yang digunakan adalah penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional yang melibatkan 36 pasien DM yang memenuhi kriteria inklusi. Kualitas tidur diukur menggunakan kuisioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), dan kadar GDP diukur menggunakan glukometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 75% pasien mengalami kualitas tidur yang buruk, dengan 55,6% pasien memiliki kadar GDP yang tidak terkontrol (≥126 mg/dL). Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square menunjukkan hubungan signifikan antara kualitas tidur dan kadar GDP (p-value 0,049), di mana pasien dengan kualitas tidur baik memiliki kontrol gula darah yang lebih baik. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas tidur merupakan faktor penting dalam pengelolaan diabetes, dan memperbaiki kualitas tidur dapat membantu meningkatkan kontrol glikemik pada pasien. Oleh karena itu, intervensi yang fokus pada perbaikan kualitas tidur, seperti manajemen stres dan kebiasaan tidur sehat, harus menjadi bagian dari strategi pengelolaan diabetes.