Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan kompetensi siswa di SMA Negeri 1 Sungai Kakap kabupaten Kubu Raya melalui pelatihan isolasi dan ekstraksi DNA secara sederhana Hasria Alang; Pasmawati Pasmawati; Fitriagustiani Fitriagustiani; Sandi Fransisco Pratama; Yuyun Nisaul Khairillah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.26035

Abstract

AbstrakPengetahuan yang sifatnya up to date diperlukan untuk melatih dan meningkatkan kecakapan atau profesionalisme peserta didik khususnya siswa/i SMA yang mempelajari materi bioteknologi. Perkembangan bioteknologi yang semakin berkembang memiliki peranan yang sangat luas dalam kehidupan. Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu meningkatkan kompetensi siswa/i SMA Negeri 1 Sungai Kakap melalui praktikum isolasi dan ekstraksi DNA secara sederhana. Kegiatan pengabdian ini terdiri dari tiga tahapan yaitu tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta pengabdian ini adalah siswa/i kelas XII IPA1 dan IPA2 SMA Negeri 1 Sungai Kakap sebanyak 60 orang. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah sosisalisasi berupa penyampaian informasi melalu ceramah dan praktek. Materi yang disampaikan adalah peranan DNA dalam perkembangan ilmu pengetahuan, metode yang digunakan dalam isolasi DNA serta alat dan bahan yang dibutuhkan untuk isolasi DNA. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah adanya peningkatan kompetensi siswa/i SMA Negeri 1 Sungai Kakap melalui praktikum isolasi dan ekstraksi DNA secara sederhana. Kegiatan ini telah menambah pengalaman dan pengetahuan siswa. Kata kunci: isolasi DNA; kitchen preparation method; SMAN 1 Sungai Kakap AbstractUp to date knowledge is needed to train and improve the skills or professionalism of students, especially high school students who study biotechnology material. The increasingly developing development of biotechnology has a very broad role in life. The aim of this service activity is to increase the competency of students at SMA Negeri 1 Sungai Kakap through simple DNA isolation and extraction practice. This service activity consists of three stages, namely the preparation, implementation and evaluation stages. Participants in this service were 60 students of class XII IPA1 and IPA2 of SMA Negeri 1 Sungai Kakap. The method used in this service is outreach in the form of conveying information through lectures and practice. The material presented is the role of DNA in the development of science, the methods used in DNA isolation as well as the tools and materials needed for DNA isolation. The result of this service activity is an increase in the competency of students at SMA Negeri 1 Sungai Kakap through simple DNA isolation and extraction practice. This activity has increased students experience and knowledge. Keywords: DNA isolation; kitchen preparation method; SMAN 1 Sungai Kakap
TRANSFORMASI LITERASI IKLIM DI SEKOLAH DASAR: EDUKASI JEJAK KARBON DAN FOLU NET SINK 2030 DI GUGUS I PAYAKUMBUH BARAT Sandi Fransisco Pratama; Bali Yana Fitri; Fitri Olvia Rahmi; Helsa Rahmatika; Rahmawati Darussyamsu; Wulan Rahmadani; Hayatur Rahmi
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 5 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i5.3547

Abstract

Perubahan iklim memberikan dampak signifikan hingga tingkat lokal, termasuk di Payakumbuh Barat, Sumatera Barat, sementara literasi iklim siswa sekolah dasar masih rendah. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan literasi iklim siswa dan memberdayakan guru dalam menyusun serta menerapkan pembelajaran berbasis lingkungan. Metode kegiatan meliputi workshop dan pendampingan guru, penerapan pembelajaran interaktif bagi siswa melalui edukasi jejak karbon, simulasi perhitungan jejak karbon, eksperimen efek rumah kaca, dan penanaman bibit pohon, serta evaluasi pretest–posttest dan penyediaan media edukatif untuk keberlanjutan program. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan siswa dari 80% menjadi 95% dan kesadaran lingkungan dari 80% menjadi 98%, dengan partisipasi aktif dalam seluruh kegiatan. Empat orang guru berhasil menyusun RPP berbasis literasi iklim yang inovatif dan aplikatif, mendukung integrasi isu lingkungan dalam pembelajaran sehari-hari. Keberlanjutan program dijamin melalui toolkit edukatif, media visual, dan penyerahan bibit pohon yang memungkinkan praktik ramah lingkungan tetap diterapkan di sekolah. Kegiatan ini menunjukkan efektivitas pendekatan interaktif, kontekstual, dan aplikatif dalam menumbuhkan literasi iklim, kesadaran, serta perilaku ramah lingkungan pada siswa sejak usia dini.