Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Dukungan Keluarga Dan Peran Kader Terhadap Pemanfaatan Posyandu Lansia Di Desa Cot Nga Kabupaten Bireuen Tahun 2025 Nurlaili Nurlaili; Jihan Rabi’al; Khairiyatul Munawwarah; Bukhari Bukhari
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posyandu lansia adalah suatu kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat daerah setempat dengan adanya kerjasama antara masyarakat dan petugas kesehatan puskesmas daerah. Adapun yang terlibat dalam suatu kegiatan yaitu peran serta para lansia, keluarga, tokoh masyarakat dan organisasi sosial dalam penyelenggaraannya meliputi pendataan atau pendaftaran, penimbangan dan pengukuran, pencatatan hasil penimbangan dan pengukuran dalam kartu menuju sehat, penyuluhan dan pemberian beberapa vitamin serta informasi kesehatan yang dibutuhkan, banyak lansia kurang aktif dalam berpartisipasi posyandu lansia dikarenakan faktor usia lansia yang tidak sanggup lagi ke posyandu, kurangnya kepedulian keluarga pada lansia. Tujuan: penelitian Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan peran kader  terhadap pemanfaatan posyandu lansia di Desa Cot nga. Metode: penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah korelasi dengan mengunakan pendekatan cross sectional untuk mengidentifikasi hubungan dukungan keluarga dan peran kader terhadap pemanfaatan posyandu lansia di Desa Cot nga. Hasil: menunjukkan mayoritas responden berusia 60–74 tahun sebanyak 77 orang (83,7%) dan usia 75–90 tahun sebanyak 15 orang (16,3%). Uji bivariat menunjukkan adanya hubungan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia (p = 0,008; p < 0,05), sedangkan peran kader tidak berhubungan dengan pemanfaatan posyandu lansia (p= 0,400). Kesimpulan penelitian ini adalah dukungan keluarga berperan penting dalam meningkatkan pemanfaatan posyandu lansia. Keluarga perlu lebih aktif mendampingi dan memotivasi lansia agar rutin memanfaatkan layanan posyandu.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Keperawatan di Bangsal Kardiologi RSUD dr. Fauziah Bireuen : Factors Affecting Patient Satisfaction Levels with Nursing Services in the Cardiology Ward of Dr. Fauziah Bireuen Regional General Hospital Fatna, Nesa; Jihan Rabi’al; Nurul Husna; Bukhari; Hernita
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.294

Abstract

Latar Belakang: Seorang perawat profesional selalu berusaha untuk menjalankan peran, fungsi dan tanggung jawabnya dalam melaksanakan pelayanan keperwatan, dimana perawat dituntut untuk memiliki keterampilan dan keahlian dibidangnya serta disiplin yang tinggi. Pasien akan merasa puas dengan kinerja pelayanan kesehatan yang diperolehnya atau fasilitas yang ditawarkan sesuai dengan harapannya. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan keperawatan di bangsal Kardiologi Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Fauziah Kabupaten Bireuen. Waktu penelitian telah dilaksanakan pada tanggal 01 sampai dengan 14 Agustus 2024.Metode: Desain penelitian dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang berada di bangsal berjumlah 42 pasien. Sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa komunikasi dari mulut ke mulut berhubungan dengan tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan keperawatan dengan nilai p value= (0.001) < α= (0.05). Kebutuhan pribadi berhubungan dengan tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan keperawatan dengan nilai p value= (0.007) < α= (0.05). Pengalaman masa lalu berhubungan dengan tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan keperawatan dengan nilai p value= (0.001) < α= (0.05). Kesimpulan: Diharapkan kepada Rumah Sakit dapat meningkatkan pelayanan diketiga aspek ini yaitu komunikasi mulut ke mulut, pemenuhan kebutuhan pribadi pasien/keluarga dan selalu belajar dari pengalaman-pengalaman yang sudah terjadi untuk meningkatkan kepuasan pasien rumah sakit.