Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STIMULASI PADA ANAK TK DI BUKITTINGGI DALAM UPAYA MENINGKATKAN PERKEMBANGAN ANAK Rina Mariyana; Silvia Silvia; Wiwit Febrina; Cory Febrina; Mesy Yunia Sari; Siska Rahmadiya
Surya Edukasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2025): Surya Edukasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/se.v2i1.9714

Abstract

Pengantar: Sebanyak 250 juta anak gagal mencapai potensi perkembangan mereka di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. 1000 hari pertama kehidupan (kehamilan dan dua tahun pertama) merupakan masa kritis bagi perkembangan otak dan anak. Keluaran dari strategi yang menargetkan perkembangan anak mencakup stimulasi praktik di rumah (kesempatan belajar sejak dini seperti menyanyi/bercerita) dan pengetahuan pengasuh tentang perkembangan anak. Perkembangan anak mengintegrasikan beberapa domain yang saling bergantung, namun hanya sedikit pengabmas yang mencoba mengidentifikasi faktor-faktor umum yang berkontribusi terhadap berbagai domain perkembangan pada sekolah. Tujuan dari pengabmas ini adalah untuk mengidentifikasi pencapaian perkembangan pada anak usia sekolah Metode: Kami menggunakan data dari Children’s Student, sebuah studi di sekolah satu sekolah bukittinggi. Menalukan pengisian kuesioner KPSP menurut usia anak dalam rangka melihat perkembangan anak. Skala perkembangan anak digunakan untuk mengevaluasi hasil perkembangan anak. Hasil: Sebanyak XX anak dilibatkan dalam analisis ini. Setelah disesuaikan dengan variabel lingkungan menunjukkan bahwa stimulasi kognitif ibu yang lebih besar dikaitkan dengan perkembangan motorik halus, motorik kasar, bahasa reseptif, bahasa ekspresif, hubungan sosial,. Hasilnya juga menunjukkan bahwa pola asuh suportif sejak dini membantu mendorong perkembangan dalam manipulasi, bahasa reseptif, dan hubungan sosial. Kesimpulan: Pola asuh yang suportif dan stimulasi kognitif ibu merupakan kontributor paling penting bagi sebagian besar domain perkembangan anak.
DETERMINAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA IBU POST SECTIO CAESAREA DI RSUP DR.M. DJAMIL PADANG Vitria Komala Sari; Detty Afriyanti; Ridesvina; Siska Rahmadiya
JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 2 No. 2 (2026): JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/jakia.2.2.65

Abstract

Preeklampsia merupakan komplikasi obstetri serius yang masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternal, termasuk pada periode postpartum. Ibu yang menjalani sectio caesarea (SC) memiliki risiko lebih tinggi mengalami preeklampsia pascapersalinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan usia ibu, paritas, indeks massa tubuh (IMT), dan riwayat hipertensi kehamilan sebelumnya dengan kejadian preeklampsia pada ibu post SC. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan case control. Sampel terdiri dari 304 ibu post SC, terbagi menjadi 152 kasus dan 152 kontrol yang dipilih secara purposive. Data berasal dari rekam medis RSUP Dr. M. Djamil Padang periode 2022–2024 dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan perhitungan odds ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia (p = 0,093) dan paritas (p = 0,126) tidak menunjukkan hubungan bermakna.Sedangkan IMT (p = 0,001; OR = 2,328) dan riwayat hipertensi (p = 0,000; OR = 20,109) berhubungan signifikan dengan kejadian preeklampsia post SC. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu IMT tidak normal dan riwayat hipertensi merupakan determinan utama kejadian preeklampsia pada ibu post SC serta menunjukkan besaran risiko yang cukup tinggi sehingga perlu menjadi fokus utama dalam upaya pencegahan. Disarankan agar tenaga kesehatan memperkuat skrining antenatal untuk IMT dan riwayat hipertensi, meningkatkan edukasi mengenai pengendalian status gizi dan tekanan darah, serta melakukan pemantauan secara lebih komprehensif.