Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Kebijakan Kesehatan Terhadap Pembangunan Ekonomi di Sumatera Utara Irfan Sazali Nasution; Nabila Andini; Nabila Hasmi; Putri Ukandari; Putri Zahrina Zahra; Silvia Nst; Sofyana Syifa Pane; Syifa Aulia Asri
Journal of Education Transportation and Business Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v1i2.3206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami pendapat masyarakat terkait Pengaruh Kebijakan Terhadap Pembangunan Ekonomi di lingkungan masyarakat. Melalui survei dan wawancara mendalam, data diperoleh dari sejumlah responden masyarakat. Hasil penelitian mengungkapkan beragam perspektif mahasiswa terhadap kebijakan Kesehatan. Selain itu, penelitian ini juga mempertimbangkan faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap Kebijakan Kesehatan. Implikasi dari temuan ini dalam konteks masyarakat dan pengembangan ekonomi dibahas dalam diskusi. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang Pengaruh Kebijakan Kesehatan.
Analisis Kebijakan Pemanfaatan Teknologi Digital Dalam Pelayanan Kesehatan Telemedicine Irfan Sazali Nasution; Andhara Tisya; Chairunnisa Chairunnisa; Dita Sajidah Poerwansyah; Diva Keysha Aura Silalahi; Ikima Fauziah; Khairunnisa Afriani; Lilya Yulandari
Journal of Education Transportation and Business Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v1i2.3235

Abstract

Dengan potensinya yang luar biasa untuk mentransformasi layanan kesehatan, penggunaan teknologi telemedicine telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Penggunaan teknologi dalam pelayanan kesehatan masyarakat sangat dipengaruhi oleh berbagai regulasi yang diberlakukan oleh pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai keefektifan dan pengaruh kebijakan yang berlaku saat ini terhadap pemanfaatan dan implementasi telemedicine dalam industri kesehatan. Penelitian ini mengkaji infrastruktur teknologi, dan kebijakan terkait untuk menunjukkan peluang dan tantangan untuk peningkatan layanan telemedicine. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun teknologi digital telah meningkatkan aksesibilitas dan efektivitas layanan kesehatan, dukungan pemerintah, pengembangan infrastruktur, dan kesenjangan literasi digital masih perlu diisi. Terdapat kesenjangan regulasi terkait standar layanan, perlindungan data pasien, dan sistem pembiayaan. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan kerja sama antara pemerintah, fasilitas kesehatan, dan pihak-pihak lain yang berkepentingan.
The risk factors of hypertension in children at Private Middle School IT Jannatul Firdaus in coastal area Irfan Sazali Nasution; Muhamad Habib Nurwahdan; Muhammad Husin Pangaribuan; Afzidan Lufthi Amaryu Marpaung; Iswar Saputra Nasution; Dimas Septiadi
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 2 (2025): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v9i2.8947

Abstract

prevalence of hypertension in children continues to rise globally, including in coastal areas that face specific challenges in terms of healthcare access, education, and lifestyle. This study aims to identify the factors associated with the risk of hypertension among 7th-grade students at SMP Swasta IT Jannatul Firdaus, Perlis Village. The study used a descriptive qualitative design with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews with students, teachers, and the school principal, as well as direct observation in the school environment. The instruments used included interview guidelines and observation notes. Data were analyzed using thematic analysis. The results showed that most students had habits of consuming high-salt foods, skipping breakfast regularly, and engaging in minimal physical activity. The school did not yet have specific health programs for early hypertension detection or nutrition education. Additionally, the low socioeconomic status of families influenced students' food choices and lifestyle. The conclusion of this study is that an unhealthy diet, lack of physical activity, insufficient health education, and poor family socioeconomic conditions are significant factors contributing to the risk of hypertension in children. Collaborative intervention among schools, families, and communities is necessary to create an environment that supports healthy living habits from an early age. Keywords: Childhood hypertension; Risk factors; Lifestyle; Coastal; School.
Efektivitas Metode Penyuluhan Berbasis Multimedia terhadap Peningkatan Pengetahuan tentang Penyakit Jantung Koroner pada Kalangan Pelajar Irfan Sazali Nasution; Citra Syahrani; Khansa Kanastri Santoso; Lifira Naila Salsabila; Dea Fadilla; Alysa Rahmadani Hasibuan; Novita Rahmayanti Harahap
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.472

Abstract

This study aimed to evaluate the effectiveness of multimedia-based counseling methods in improving knowledge about Coronary Heart Disease (CHD) among students. Using a pre-experimental one group pre-test and post-test design, 27 students aged 15-17 years participated in the study. The results of the analysis showed a significant increase in participants' knowledge of CHD after the educational intervention, with some statements showing a change from incorrect to correct answers. These findings confirm that multimedia education is effective in delivering health information in an engaging and easy-to-understand manner, and is important for increasing health awareness among adolescents.
Peran Aktor Dalam Kebijakan Kesehatan Mental Di Era Pandemi Covid 19 Irfan Sazali Nasution; Ica Khairunissa; Maymira Inory Harahap; Muchlisin Limbong; Nazwa Nadira Siregar; Natasya Dwi Caudya; Putri Radifah Supardi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1638

Abstract

The COVID-19 pandemic has significantly impacted the mental health of communities worldwide, including in Indonesia. This study aims to explore the role of actors in mental health policy during the pandemic. A qualitative descriptive method was employed, utilizing questionnaires for data collection. Survey results revealed that 63% of respondents experienced anxiety, and 66% experienced depression. The research identifies various key actors, including the government, educational institutions, and healthcare professionals, and provides recommendations for enhancing mental health support. The study concludes that collaboration among actors is crucial for building a responsive and inclusive mental health system in the pandemic era.
KONSEP TEORI KEBIJAKAN KESEHATAN Irfan Sazali Nasution; Aryanda Pangestu Nainggolan; Mutiah Azzifa Azwar Nasution; Naflah Khalila; Nailah Fitriah Lubis; Nova Afsari; Tricia Madina
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1641

Abstract

Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah kesehatan ini, seperti melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang bertujuan untuk memberikan akses layanan kesehatan yang lebih merata bagi seluruh penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kebijakan kesehatan utama di Indonesia, serta mengevaluasi keberhasilan dan tantangan dalam implementasinya. Metode penelitian menggunakan metode tinjauan literatur untuk menganalisis mengidentifikasi dan menganalisis kebijakan kesehatan utama di Indonesia, serta mengevaluasi keberhasilan dan tantangan dalam implementasinya. Tinjauan literatur merupakan metode yang efektif untuk mengumpulkan, menganalisis, dan mensintesis informasi dari berbagai sumber yang relevan dengan topik penelitian. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pentingnya kebijakan kesehatan di Indonesia untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Melalui identifikasi kebijakan kesehatan utama, evaluasi keberhasilan, dan tantangan dalam implementasinya, penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang dinamika politik yang memengaruhi kebijakan kesehatan.
Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Hiv Dan Aids Setelah Edukasi Di Sma Sains Tahfidz Qur’an Al-Ammar Irfan Sazali Nasution; Jenni Maia Khalijah Hasibuan; Tri Radia Wiranti; Nazwa Rizkya Salma Pulungan; Khairunnisa Khairunnisa; Mawar davira; Nabila Rahmadhani; Ghefira Syifa Salsabilla; Khairunnisa Br Lubis; Alichia Puteri Rizki Sitindaon; Muhammad Rizqhy Ananda Telaumbanua; Farhan Akbar Lubis
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7047

Abstract

HIV dan AIDS masih menjadi permasalahan kesehatan yang penting bagi masyarakat, terutama di kalangan remaja yang rentan melakukan tindakan berisiko karena kurangnya pengetahuan dan sikap yang belum matang. Salah satu cara yang strategis untuk meningkatkan pemahaman dan membentuk sikap remaja terhadap pencegahan HIV dan AIDS adalah melalui edukasi kesehatan di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV dan AIDS setelah menerima edukasi di SMA Sains Tahfidz Qur’an Al-Ammar. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dan sampel penelitian adalah seluruh siswa laki-laki kelas X, XI, dan XII yang berjumlah 30 orang, dengan metode pengambilan sampel total. Data dikumpulkan melalui kuesioner setelah penyuluhan kesehatan yang berlangsung selama 90 menit dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua responden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori cukup, dengan 50% berada di kategori baik dan 50% di kategori cukup. Tidak ada responden yang memiliki tingkat pengetahuan kurang. Dalam hal sikap terhadap orang yang hidup dengan HIV/AIDS, terdapat 53,3% responden yang memiliki sikap positif dan 46,7% masih memiliki sikap negatif. Kesimpulannya, edukasi tentang HIV dan AIDS di sekolah berhasil meningkatkan pengetahuan remaja. Namun, perubahan sikap terhadap orang dengan HIV/AIDS masih perlu diperkuat melalui pendekatan edukasi yang terus-menerus dan berfokus pada pembentukan empati serta pengurangan stigmatisasi.