Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Pemilihan Diksi Terhadap Penulisan Skripsi Mahasiswa PGSD Universitas Negeri Medan Ovi Oktavia K Sihombing; Nancy Oktavia Siagian; Novia Sari Tarigan; Priscillia Febriyanti Purba; Pretty Grace Banjarnahor; Lasenna Siallagan
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemilihan diksi dalam penulisan skripsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Universitas Negeri Medan. Pemilihan diksi merupakan aspek penting dalam penulisan ilmiah karena mempengaruhi kejelasan, keakuratan, dan kekuatan argumentasi. Penggunaan diksi yang tepat akan membantu menyampaikan ide secara efektif, sedangkan kesalahan dalam pemilihan kata dapat menyebabkan kebingungan dalam pemahaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen terhadap skripsi mahasiswa PGSD. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi, yang bertujuan untuk mengidentifikasi kesalahan diksi dan pola penggunaan kata yang sering muncul dalam skripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa kesalahan umum dalam pemilihan diksi meliputi penggunaan sinonim yang kurang tepat, penggunaan kata-kata yang ambigu, serta penggunaan kata-kata akademis yang tidak sesuai dengan konteks. Faktor yang mempengaruhi pemilihan diksi di antaranya adalah keterbatasan kosakata akademik, kurangnya pemahaman terhadap struktur bahasa ilmiah, serta pengaruh dari referensi yang digunakan. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar mahasiswa lebih memperhatikan pemilihan kata dalam penulisan ilmiah dan mendapatkan bimbingan lebih lanjut mengenai penggunaan bahasa yang tepat. Peningkatan literasi akademik dan penyediaan referensi yang memadai juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas penulisan skripsi mahasiswa.
Analisis Nilai-Nilai Pancasila Dalam Materi Teks Cerpen Bahasa Indonesia di SMP Kelas IX Novia Sari Tarigan; Agustina Verawati Simorangkir; Ernes Tifani Saragih; Qoriah br Ginting; Dewi Pika Lumbanbatu
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 2 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v2i2.2566

Abstract

Pendidikan Bahasa Indonesia di tingkat SMP menjadi salah satu ruang yang sangat potensial untuk menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Dalam konteks ini, salah satu materi yang secara khas menggambarkan penerapan nilai-nilai Pancasila adalah teks cerita pendek (cerpen). Cerpen sebagai salah satu bentuk karya sastra Indonesia memiliki kemampuan unik untuk menggambarkan realitas kehidupan masyarakat dalam skala yang lebih kecil namun dalam intensitas yang lebih dalam. Di dalamnya, cerpen mampu memuat pesan-pesan moral yang mendalam, yang sering kali mengandung nilai-nilai Pancasila secara tersirat maupun eksplisit. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif, sebuah metode yang tepat untuk menggali pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai Pancasila dalam teks cerpen Bahasa Indonesia di SMP kelas IX. Dengan pendekatan ini, peneliti dapat memperoleh data yang kaya dan mendetail tentang bagaimana nilai-nilai Pancasila tercermin dalam cerita-cerita pendek tersebut. Melalui analisis deskriptif yang teliti, peneliti akan dapat mengidentifikasi pola-pola dan tema-tema yang muncul, serta menganalisis bagaimana nilai-nilai Pancasila diwakili dan dipahami oleh para penulis cerpen. Penelitian ini mengungkap bahwa teks cerpen Bahasa Indonesia di SMP kelas IX menjadi cermin yang memantulkan nilai-nilai Pancasila secara mendalam. Analisis yang teliti menunjukkan bahwa nilai-nilai tersebut tidak hanya menjadi ajaran dalam ruang kelas, tetapi juga terakar dalam narasi dan karakter-karakter cerita, menjadi kompas moral yang membimbing dalam pengambilan keputusan.
Analisis Pemilihan Diksi Terhadap Penulisan Skripsi Mahasiswa PGSD Universitas Negeri Medan Ovi Oktavia K Sihombing; Nancy Oktavia Siagian; Novia Sari Tarigan; Priscillia Febriyanti Purba; Pretty Grace Banjarnahor; Lasenna Siallagan
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 1 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemilihan diksi dalam penulisan skripsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Universitas Negeri Medan. Pemilihan diksi merupakan aspek penting dalam penulisan ilmiah karena mempengaruhi kejelasan, keakuratan, dan kekuatan argumentasi. Penggunaan diksi yang tepat akan membantu menyampaikan ide secara efektif, sedangkan kesalahan dalam pemilihan kata dapat menyebabkan kebingungan dalam pemahaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen terhadap skripsi mahasiswa PGSD. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi, yang bertujuan untuk mengidentifikasi kesalahan diksi dan pola penggunaan kata yang sering muncul dalam skripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa kesalahan umum dalam pemilihan diksi meliputi penggunaan sinonim yang kurang tepat, penggunaan kata-kata yang ambigu, serta penggunaan kata-kata akademis yang tidak sesuai dengan konteks. Faktor yang mempengaruhi pemilihan diksi di antaranya adalah keterbatasan kosakata akademik, kurangnya pemahaman terhadap struktur bahasa ilmiah, serta pengaruh dari referensi yang digunakan. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar mahasiswa lebih memperhatikan pemilihan kata dalam penulisan ilmiah dan mendapatkan bimbingan lebih lanjut mengenai penggunaan bahasa yang tepat. Peningkatan literasi akademik dan penyediaan referensi yang memadai juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas penulisan skripsi mahasiswa.
Problematika Leksikografi dalam Penyusunan Kamus Dwibahasa Batak Toba–Indonesia Priscillia Febrianty Purba; Ovi Oktavia Sihombing; Novia Sari Tarigan; Nancy Oktavia Siagian; Agustina Verawati Simorangkir; Ernes Tifani Anastasia br Saragih; Pretty Grace Banjarnahor
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 2 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v2i2.7613

Abstract

Penelitian ini membahas berbagai problematika leksikografi dalam penyusunan Kamus Dwibahasa Batak Toba–Indonesia karya Andre Antonius Hutagalung (2011). Analisis dilakukan dengan fokus pada struktur makro, struktur mikro, konsistensi penyajian lema, kelengkapan informasi linguistik, serta representasi budaya dan dialektal. Hasil kajian menunjukkan bahwa kamus tersebut masih memiliki sejumlah kelemahan leksikografis, antara lain ketiadaan label kelas kata, tidak tersedianya transkripsi fonetik, lema turunan yang tidak dikelompokkan secara hierarkis, ketiadaan penanda polisemi, serta inkonsistensi ortografi. Selain itu, lema-lema bermuatan budaya seperti dalihan, tondi, dan begu hanya diterjemahkan secara literal tanpa konteks etnolinguistik. Minimnya kosakata modern dan variasi dialektal juga menunjukkan bahwa kamus masih bersifat dokumentatif dan belum memenuhi standar kamus dwibahasa modern. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar pengembangan leksikografi bahasa Batak Toba yang lebih sistematis dan relevan.
Peran Media Televisi Dalam Pendidikan Demokrasi pada Pemilu 2024, Agar Pemilu Pemula Memberikan Suaranya (Studi Kasus di Organisasi UK-KMK Santo Martinus) Novia Sari Tarigan; Parlaungam Gabriel Siahaan; Novridah Reanti Purba; Anggun Daniela Ringo Sipangpang; Josua Vatrick Tarigan; Sintya Stefanie Sihaloho; Tesa Arizky Simanjuntak
JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Vol. 2 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jamparing.v2i1.1399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana sebuah Pendidikan demokrasi dengan perkembangan teknologi informasi media televisi. Televisi menjadi salah satu bagian penting dalam Pendidikan demokrasi. Oleh karena itu melalui penelitian ini kami mewawancari mahasiswa baru dalam organisasi Unit Kegiatan Kerohanian Mahasiswa Katolik Santo Martinus (UK-KMK Santo Martinus) sebanyak 5 orang responden untuk mengetahui bagaimana media televisi menambah wawasan dan mengubah pola pikir mereka menuju pemilu 2024. Penulis menyelediki para kaum muda yang belum pernah memilih pada pesta-pesta demokrasi sebelumnya, namun pada tahun 2024 mendatang akan memilih presiden. Kaum muda adalah kaum yang akrab dengan modern namun masih minim ilmu demokrasi. Media televisi ini dapat membantu, khususnya pada pesta demokrasi tahun 2024 dan Para pemilih pemula dapat mengetahui dan menamabah wawasan melalui media televisi. Penilitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi Pustaka, survei yaitu dengan memilih sumber-sumber refensi dan literatur perkembangan teknologi guna mengajak pemilu pemula untuk menggunakan suaranya di pemilihan 2024.
Meaning Relations in Indonesian Semantic Studies Agustina Verawati Simorangkir; Novia Sari Tarigan; Pretty Grace Banjarnahor; Yuliana Sari
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v3i2.2688

Abstract

This research examines the relationship between meaning in Indonesian. Developments in the field of science and advances in technology can cause changes in the meaning of a word. This is where a word slowly experiences degradation caused by a new view. The meaning of a sentence cannot be separated from the role of language in it. Language functions as a medium of communication. Meaning as an element of language is an element that has the potential to change because meaning is related to concepts and human thoughts that do not stop. This means that language contains meaning that can be understood. Therefore, in studying languages, especially Indonesian, there are many branches of scientific disciplines, one of which is the science that studies meaning which is called semantics. In the context of the linguistic hierarchy, the meanings of words that are related to each other are called meaning relations. Meaning relationships can take various forms. In every language, including Indonesian, we often find meaning relationships or semantic relationships between words or other language units. Relationships or relationships related to meaning have many variations, so the focus of meaning studies includes similarity of meaning (synonymy), opposite meaning (antonymy), double meaning (polysemy), inclusion of meaning (hyponymy) and multilevel meaning (homonymy).