Juan Vito Simanjuntak
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Masa Pemerintahan VOC di Nusantara: Awal Kedatangan Hingga Penyebab Bubarnya VOC Rosmaida Sinaga; Juan Vito Simanjuntak; Ocha Primalia Tondang; Suci Larasati
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4065

Abstract

Artikel ini membahas tentang Vereenigde Oostindische Compagnie atau yang sering disebut juga sebagai VOC dimana merupakan sebuah perusahaan kongsi dagang Belanda yang berbadan hukum juga diberi hak istimewa oleh pihak kerajaan Belanda itu sendiri bak sebuah negara berdaulat dan memiliki kekayaan terbesar sepanjang sejarah dan didirikan pada 20 maret 1602, dengan tujuan untuk melakukan monopoli perdagangan di wilayah Hindia-Timur yang berfokus kepada penjualan rempah- rempah. Penulisan artikel ini dilatarbelakangi oleh maksud dan tujuan dari didirikannya VOC juga masa-masa pemerintahan nya selama di Nusantara, yang dimana kedudukan VOC di Nusantara merupakan tonggak dan akar sejarah yang penting di ingat dalam sejarah Indonesia, sebab pada periodesasi nya kehadiran VOC merupakan cikal bakal hadirnya kolonialisme di seluruh wilayah Hindia-Timur atau Nusantara. Masa-masa VOC di Nusantara juga mencetak berbagai alkulturasi budaya yang merambat ke Indonesia melalui penerapan kebijakan yang dilakukan. Pada awalnya VOC datang sebagai perusahaan dagang, namun karena hak istimewa nya VOC menjadi kekuatan politik dan militer yang memiliki pengaruh kuat di Hindia-Timur. Selama VOC memerintah dan melakukan monopoli akibat hak istimewa yang diberikan oleh kerajaan Belanda itu sendiri, VOC mengalami puncak kejayaan akibat penghasilan rempah-rempah hingga mengalami keruntuhan dan kerugian akibat tindakan korupsi dan nepotisme yang terjadi yang membuat pembengkakan hutang kepada VOC sehingga perusahaan kongsi dagang ini bubar pada tahun 1799. Penulisan artikel ini menggunakan metode penelitian sejarah yang berdasarkan kajian heuristik dengan mengumpulkan dan memadukan berbagai sumber-sumber sejarah lewat buku dan artikel pendukung lainnya.
IMPLEMENTASI NILAI SILA KELIMA PANCASILA DALAM PENDIDIKAN PPKN SEKOLAH DASAR UNTUK MENGURANGI KESENJANGAN SOSIAL Juan Vito Simanjuntak; Muhammad Iqbal; Maharani Br Purba; Nurdilla Ramadhani; Risky C Pratama Manullang; Tiara Niammusyfah Pasaribu
Jurnal Merah Putih Sekolah Dasar Vol. 2 No. 6 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmpsd.v2i6.72480

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Fifth Principle of Pancasila values in Civic Education (PPKn) learning in elementary schools as an effort to reduce social inequality from an early age. Social inequality remains a significant issue in Indonesian society and may lead to injustice in various aspects of life. Elementary education plays a strategic role in instilling social justice values as a foundation for students’ character development. This research employs a qualitative descriptive method through a literature review by examining scientific journals, books, and policy documents related to Pancasila, character education, and Civic Education learning in elementary schools. The findings indicate that the implementation of social justice values can be carried out through the integration of PPKn learning materials, contextual learning approaches, teacher role modeling, and the habituation of fair attitudes, tolerance, and social empathy in school life. Civic Education learning based on Pancasila values is expected to foster students’ awareness of social justice and contribute to reducing social inequality in the future.