Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Perbandingan Metode Simple Moving Average dan Weighted Moving Average pada Toko ABC Amel Beauty Tiara Emilia Putri; Anggun Maharani; Muhammad Sofwan; Muhammad Fahrul Hakiki; Zulfan Efendi
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1290

Abstract

Peramalan penjualan merupakan salah satu upaya yang dapat membantu pelaku usaha mengelola persediaan produk agar sesuai dengan kebutuhan konsumen. Kesalahan dalam memperkirakan jumlah penjualan dapat menyebabkan kelebihan maupun kekurangan stok yang berdampak pada meningkatnya biaya operasional dan menurunnya peluang penjualan. Penelitian ini bertujuan membandingkan tingkat akurasi metode Simple Moving Average (SMA) dan Weighted Moving Average (WMA) dalam meramalkan penjualan produk skincare di Toko ABC Amel Beauty. Data yang digunakan berupa data penjualan lima jenis produk skincare selama periode Januari hingga Desember 2024. Tingkat akurasi kedua metode dievaluasi menggunakan indikator Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), Root Mean Squared Error (RMSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Weighted Moving Average menghasilkan akurasi yang lebih baik pada produk Face Wash dengan nilai MAD sebesar 2,0733, MSE sebesar 5,4215, RMSE sebesar 2,3284, dan MAPE sebesar 4,3739%, lebih rendah dibandingkan metode Simple Moving Average. Secara keseluruhan, metode Weighted Moving Average lebih efektif dalam menghasilkan peramalan penjualan sehingga dapat dijadikan sebagai dasar dalam menentukan jumlah persediaan produk secara lebih tepat.
Perbandingan WMA dan SES dalam Peramalan Pendaftar Peserta Didik Baru KB Gemilang Bangsa Sofri Nabila Tasya; Anisa Fadillah; Annisa Fitri Henry Harahap; Muhammad Rizky Fadilla; Zulfan Efendi
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1295

Abstract

Perubahan jumlah pendaftaran peserta didik baru setiap tahun menjadi tantangan bagi lembaga pendidikan dalam menyusun perencanaan akademik, pengalokasian tenaga pendidik, serta penyediaan sarana dan prasarana. Oleh karena itu, diperlukan metode peramalan yang mampu menghasilkan prediksi dengan tingkat kesalahan yang rendah. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja metode Weighted Moving Average (WMA) dan Single Exponential Smoothing (SES) dalam meramalkan jumlah pendaftaran peserta didik baru di KB Gemilang Bangsa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data historis jumlah pendaftar selama lima tahun ajaran, yaitu 2017/2018 hingga 2021/2022. Evaluasi akurasi kedua metode dilakukan menggunakan indikator Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode WMA menghasilkan prediksi jumlah pendaftar tahun ajaran 2022/2023 sebesar 15,83 peserta didik, sedangkan metode SES menghasilkan prediksi sebesar 19,48 peserta didik. Berdasarkan hasil evaluasi, metode WMA memperoleh nilai MAD sebesar 5,50, MSE sebesar 60,50, dan MAPE sebesar 45,84%, yang lebih rendah dibandingkan metode SES dengan nilai MAD 7,87, MSE 80,69, dan MAPE 61,25%. Dengan demikian, metode WMA dinilai memiliki tingkat akurasi yang lebih baik sehingga lebih direkomendasikan untuk mendukung perencanaan penerimaan peserta didik baru di KB Gemilang Bangsa.
Peramalan Penjualan Pada Warung Fitra Menggunakan Metode Simple Moving Average dan Single Exponential Smoothing Aidil Fitra; Marsha Aulia Putri; Putri Andika Ijtihadiah; Syahbilla; Zulfan Efendi
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1300

Abstract

Persediaan merupakan aspek penting dalam operasional usaha dagang karena berpengaruh terhadap ketersediaan barang dan kelancaran pelayanan kepada pelanggan. Warung Fitra masih menentukan jumlah persediaan berdasarkan pengalaman pemilik tanpa didukung analisis data penjualan, sehingga berpotensi menimbulkan kondisi overstock maupun stockout. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan dan membandingkan dua metode peramalan, yaitu Simple Moving Average (SMA) dan Single Exponential Smoothing (SES), agar dapat menemukan metode yang paling tepat dan akurat dalam memprediksi penjualan gas LPG 3 kg, minyak goreng, dan beras 5 kg. Studi ini mengaplikasikan metode kuantitatif dengan menggunakan data penjualan dari bulan Januari sampai Desember tahun 2025. Hasil prediksi dinilai berdasarkan tiga ukuran yaitu Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Penelitian ini menunjukkan bahwa metode SMA memberikan akurasi terbaik untuk produk beras 5 kg dengan nilai MAD sebesar 2,00, MSE 7,31, dan MAPE 10,03%, serta untuk produk gas LPG 3 kg dengan nilai MAD sebesar 2,15, MSE 6,77, dan MAPE 2,76%. Sementara itu, pendekatan SES memberikan hasil terbaik untuk produk minyak goreng dengan nilai MAD sebesar 1,76, MSE sebesar 4,44, serta MAPE sebesar 3,87%. Secara keseluruhan, metode SMA lebih sesuai diterapkan pada peramalan penjualan Warung Fitra karena menghasilkan tingkat kesalahan yang lebih rendah pada sebagian besar produk yang diteliti.
PENDAMPINGAN TRANSFORMASI DIGITAL UMKM JAMUR MELALUI IMPLEMENTASI DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING USAHA Zulfan Efendi; Arninda Sekar Sari Siregar; Indah Purnama
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.61352

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM jamur tiram di Desa Merbau, Kecamatan Datuk Tanah Datar, melalui pendampingan terpadu pada aspek pengelolaan produksi, digital branding, dan pemasaran digital. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah pemasaran yang masih bergantung pada pelanggan tetap dan promosi dari mulut ke mulut sehingga pertumbuhan penjualan cenderung stagnan dan daya saing usaha relatif rendah. Kegiatan dilaksanakan secara bertahap melalui identifikasi permasalahan, pelatihan, implementasi teknologi digital, dan evaluasi hasil. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang dikombinasikan dengan pendekatan pendampingan partisipatif untuk mendorong keterlibatan aktif mitra dalam setiap tahapan kegiatan. Implementasi digital marketing melalui pemanfaatan media sosial dan marketplace menjadi strategi utama dalam memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan efektivitas promosi, serta memperkuat daya saing usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi digital mitra yang ditandai dengan kenaikan skor pemahaman dari 37,5 sebelum pendampingan menjadi 82,5 setelah pelatihan. Selain itu, mitra mampu mengimplementasikan strategi digital marketing secara mandiri, meningkatkan kualitas produk dan pengelolaan usaha, serta memperluas jangkauan pemasaran. Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis transformasi digital efektif dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dan berpotensi mendukung peningkatan daya saing serta keberlanjutan usaha.
ANALISA PREDIKSI PENJUALAN SPAREPART SEPEDA MOTOR HONDA MENGGUNAKAN REGRESI LINIER Zulfan Efendi; Maulana Dwi Sena; Muhammad Bayu Al Dhana; Wulan Dari
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4082

Abstract

Abstract: The availability of motorcycle spare parts on time and in sufficient quantities is the key to maintaining customer satisfaction and the smooth operation of authorized workshops and dealers. However, one of the main problems faced is the uncertainty in the amount of demand that often fluctuates due to seasonal factors, consumer behavior, and vehicle maintenance trends. This condition can cause excess stock which increases storage costs or shortages of stock which has an impact on declining service and the potential for losing customers. This study aims to analyze and predict sales of Honda motorcycle spare parts by utilizing the linear regression method. This method was chosen because of its ability to map the relationship between time variables and sales volume quantitatively and simply. The data used are monthly sales data for the last two years from authorized Honda distributors. The results of the analysis show that the linear regression model can predict sales trends with a fairly good level of accuracy, indicated by the coefficient of determination (R²) of 0.86. Thus, this model can be used as a decision-making tool in inventory management and marketing strategy planning that is more adaptive to changes in market demand Keywords: linear regression; motorcycle spare parts; sales prediction; stock                  management. Abstrak: Ketersediaan sparepart sepeda motor secara tepat waktu dan dalam jumlah yang memadai merupakan kunci dalam menjaga kepuasan pelanggan dan kelancaran operasional bengkel maupun dealer resmi. Namun, salah satu permasalahan utama yang dihadapi adalah ketidakpastian dalam jumlah permintaan yang sering kali fluktuatif akibat faktor musiman, perilaku konsumen, hingga tren perawatan kendaraan. Kondisi ini dapat menyebabkan kelebihan stok yang meningkatkan biaya penyimpanan atau kekurangan stok yang berdampak pada penurunan pelayanan dan potensi kehilangan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memprediksi penjualan sparepart sepeda motor Honda dengan memanfaatkan metode regresi linier. Metode ini dipilih karena kemampuannya dalam memetakan hubungan antara variabel waktu dan jumlah penjualan secara kuantitatif dan sederhana. Data yang digunakan merupakan data penjualan bulanan selama dua tahun terakhir dari distributor resmi Honda. Hasil analisis menunjukkan bahwa model regresi linier dapat memprediksi tren penjualan dengan tingkat akurasi yang cukup baik, ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,86. Dengan demikian, model ini dapat dijadikan alat bantu pengambilan keputusan dalam pengelolaan persediaan dan perencanaan strategi pemasaran yang lebih adaptif terhadap perubahan permintaan pasar. Kata kunci: manajemen stok; prediksi penjualan; regresi linier; sparepart motor.