Rumput laut merupakan salah satu komoditas unggulan masyarakat pesisir yang memiliki potensi ekonomi tinggi. Namun demikian, petani rumput laut di Pulau Lemukutan, Kabupaten Bengkayang, masih menghadapi berbagai kendala yang menghambat peningkatan pendapatan usaha, seperti kurangnya inovasi pemasaran, keterbatasan modal usaha, minimnya pelatihan dan penyuluhan, serta rendahnya harga jual rumput laut. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petani mengenai pemberdayaan usaha rumput laut melalui pengembangan produk dan pemasaran yang lebih inovatif. Kegiatan dilaksanakan di Desa Pulau Lemukutan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat dengan sasaran petani rumput laut. Metode yang digunakan berupa ceramah dan diskusi. Ceramah dilakukan untuk memberikan pemahaman mengenai peluang pengembangan usaha rumput laut berbasis nilai tambah, sedangkan diskusi digunakan untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi petani serta merumuskan alternatif solusi yang dapat diterapkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petani memperoleh pemahaman mengenai pentingnya diversifikasi produk dan inovasi pemasaran sebagai strategi peningkatan pendapatan. Selain itu, kegiatan ini berhasil mengidentifikasi beberapa faktor penghambat pengembangan usaha rumput laut yang memerlukan perhatian berbagai pihak. Outcome yang diharapkan dari kegiatan ini adalah munculnya inovasi dalam pengembangan usaha rumput laut melalui diversifikasi produk, pemasaran yang lebih efektif, serta peningkatan kemampuan kewirausahaan petani sehingga dapat meningkatkan nilai tambah produk dan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.